SARGA.CO - Kejuaraan FIA European Rallycross Championship kelas Euro RX1 musim 2026 akan mencapai puncaknya akhir pekan ini. Sirkuit Lousada, Portugal, menjadi panggung penentuan gelar melalui format double-header pada 12-13 September, dengan hanya satu poin yang memisahkan dua kandidat juara, Andreas Bakkerud dan Johan Kristoffersson.
Persaingan keduanya telah menjadi benang merah sepanjang musim. Bakkerud dan Kristoffersson sama-sama mengoleksi dua kemenangan seri hingga putaran kelima, membuat perebutan mahkota juara Eropa tetap terbuka hingga balapan terakhir.
Bakkerud saat ini berada di posisi teratas klasemen dengan keunggulan tipis satu angka setelah tampil lebih baik pada putaran sebelumnya di Lohéac, Prancis. Meski sama-sama gagal meraih kemenangan di sana, pebalap Norwegia itu finis kedua, sementara Kristoffersson hanya mampu menempati posisi keempat.
Situasi tersebut membuat tensi jelang seri penutup semakin tinggi. Di satu sisi, Bakkerud berpeluang menambah koleksi gelar Eropa yang sudah tiga kali ia raih. Di sisi lain, Kristoffersson yang merupakan juara dunia rallycross delapan kali justru belum pernah mencicipi gelar Euro RX1.
"Bagi saya, situasinya masih sama seperti awal musim. Kami tidak punya apa-apa untuk kalah, sementara Johan dan KMS punya segalanya untuk dipertaruhkan," kata Bakkerud.
tambah Bakkerud, soal apa yang akan terjadi di Lousada.
Pebalap Bergen Motorsport Evolution tersebut memperkirakan duel di Lousada akan ditentukan oleh detail-detail kecil, terutama performa sejak start. Menurutnya, grip tinggi di garis start membuat kecepatan mobil Volkswagen Polo milik Kristoffersson Motorsport tetap menjadi ancaman serius.
Sementara itu, Kristoffersson mengakui timnya masih memiliki pekerjaan rumah besar, khususnya pada fase peluncuran mobil saat start yang beberapa kali menjadi kelemahan sepanjang musim ini.
"Saya pikir kami harus bersyukur hanya tertinggal satu poin menuju putaran terakhir," ujar pebalap Swedia tersebut.
evaluasi Kristoffersson, menuju race di Portugal, akhir pekan ini.
Kristoffersson optimistis KMS mampu melakukan perbaikan sebelum berlaga di Portugal.
"Jika kami bisa memenangkan start di Lousada, semuanya akan menjadi lebih mudah. Kami juga perlu sedikit meningkatkan performa mobil agar memiliki ruang untuk menyerang kembali jika kehilangan posisi saat joker lap. Kami akan bertarung sampai akhir," tegasnya.
Pernyataan senada juga datang dari CEO Kristoffersson Motorsport, Tommy Kristoffersson. Ia yakin timnya masih memiliki peluang besar membalikkan keadaan.
"Kami masih kesulitan saat start, tetapi kami akan memperbaikinya dan memberikan tontonan yang menarik. Kami pernah berada dalam situasi sulit sebelumnya dan selalu berhasil bangkit. Kami belum pernah meninggalkan final musim sebagai pihak yang kalah," ujarnya.
Meski sorotan utama tertuju pada Bakkerud dan Kristoffersson, satu nama lain berpotensi memberi warna pada perebutan gelar maupun posisi podium akhir musim, yakni Juha Rytkönen.
Pebalap Finlandia tersebut tampil impresif pada putaran sebelumnya di Lohéac. Ia memimpin klasemen sementara setelah hari pertama, memenangkan duel-duel penting melawan legenda reli dunia Sébastien Loeb, dan akhirnya mengamankan podium ketiga di hadapan sekitar 80.000 penonton.
Hasil tersebut membuat Rytkönen kini hanya terpaut satu poin dari posisi ketiga klasemen yang ditempati Ole Christian Veiby.
"Saya sangat senang. Ini mungkin performa terbaik saya tahun ini," kata Rytkönen.
"Ketika melihat siapa saja yang kami hadapi, seperti Loeb, Kristoffersson dan pebalap-pebalap besar lainnya, kami benar-benar bisa merasa puas."
Pebalap SET Promotion itu yakin peluangnya masih terbuka lebar pada seri penutup nanti.
"Ini adalah titik balik musim kami. Kami harus tampil baik di Lohéac untuk tetap berada dalam perebutan medali dan kami berhasil melakukannya. Saya menyukai Lousada dan akhir pekan nanti akan sangat menarik. Semuanya masih mungkin terjadi," tegasnya.
Dengan hanya satu poin yang memisahkan dua kandidat juara dan perebutan posisi tiga besar klasemen yang juga belum selesai, Lousada menjanjikan salah satu penutup musim paling dramatis dalam sejarah Euro RX1 modern.
Format double-header selama dua hari berarti setiap heat, semifinal, hingga final akan memiliki pengaruh besar terhadap klasemen akhir. Kesalahan sekecil apa pun dapat menentukan siapa yang akan mengangkat trofi juara di Portugal.
Bakkerud datang dengan keunggulan tipis dan momentum setelah Lohéac. Namun, menghadapi Kristoffersson, sosok tersukses dalam sejarah rallycross dunia, tidak ada ruang untuk lengah.
Pada akhirnya, seperti yang diungkapkan Kristoffersson sendiri, inilah skenario yang diimpikan semua penggemar motorsport.
"Untuk semuanya ditentukan hingga balapan terakhir di Lousada adalah sesuatu yang luar biasa. Saya sangat menantikannya dan kami akan bertarung sampai akhir."
Install SARGA.CO News
sarga.co