SARGA.CO – Sébastien Loeb kembali ke panggung FIA European Rallycross Championship Euro RX1 setelah absen sejak 2018. Tampil sebagai pebalap wildcard bersama Eleven Motorsport di Circuit de Lohéac, Prancis, Loeb langsung menembus babak final pada Euro RX of France 2026, meski akhirnya harus puas finis di posisi keenam, di depan publik kampung halamannya.
Hasil tersebut menjadi comeback yang cukup impresif bagi legenda motorsport Prancis itu. Loeb datang tanpa ritme balapan Euro RX1 sepanjang musim, sementara para rivalnya telah mengikuti rangkaian kejuaraan hingga putaran kelima. Namun, pengalaman dan kecepatannya di Lohéac membuat pebalap 52 tahun tersebut mampu bertahan hingga babak final.
Lohéac sendiri bukan tempat asing bagi Loeb. Sirkuit di Bretagne tersebut menjadi salah satu lokasi yang memiliki sejarah kuat dalam karier rallycross-nya. Dua dari 17 podium Loeb di level internasional rallycross diraih di Lohéac, termasuk kemenangan saat tampil di kejuaraan Prancis pada 2023.
Loeb mengawali akhir pekan dengan tantangan besar. Selain harus beradaptasi kembali dengan atmosfer kompetisi Euro RX1, ia menghadapi kondisi lintasan yang berubah-ubah sepanjang hari pertama.
Hujan deras pada Sabtu, 29 Agustus 2026 membuat Babak Kualifikasi 1 berlangsung dalam kondisi basah. Loeb justru langsung menunjukkan kecepatannya dengan memimpin heat pada awal balapan dan mencatat waktu lap tercepat pada lap kedua. Namun, Juha Rytkönen berhasil mengambil alih posisi terdepan di tikungan terakhir. Loeb akhirnya finis kedua dan tetap berada di posisi kompetitif dalam klasemen kualifikasi.
Ketika lintasan mulai mengering pada Babak Kualifikasi 2, Loeb kembali harus menghadapi persaingan ketat. Ia tergabung dalam salah satu heat yang mempertemukan Johan Kristoffersson, Ole Christian Veiby, dan Rytkönen. Loeb sempat kehilangan posisi setelah start, tetapi tetap mampu menyelesaikan sesi dengan hasil yang membuatnya bertahan di papan atas.
Masuk hari Minggu, Babak Kualifikasi 4, Loeb mengamankan posisi untuk satu tempat di babak gugur. Ia kemudian lolos babak perempat final sebelum kembali bertarung di semifinal.
Perjalanan Loeb akhirnya berujung di Final Euro RX of France. Ia harus menghadapi nama-nama besar seperti Fabien Pailler, Andreas Bakkerud, Juha Rytkönen, dan Johan Kristoffersson.
Di final, Loeb sempat terlibat kontak dengan Kristoffersson pada tikungan pertama. Insiden tersebut membuat keduanya kehilangan posisi dari Rytkönen. Loeb kemudian menyelesaikan balapan di posisi keenam.
Meski gagal meraih podium, hasil tersebut tetap menjadi penampilan yang layak dicatat mengingat ini merupakan penampilan pertamanya di Euro RX1 setelah beberapa tahun meninggalkan kompetisi tersebut.
Lohéac dan Sejarah Panjang Loeb di Rallycross
Kembalinya Loeb bukan sekadar penampilan satu kali di sebuah balapan. Lohéac memiliki hubungan khusus dengan perjalanan rallycross sang legenda.
Loeb sebelumnya menjadi bagian dari Euro RX1 dan World RX pada periode 2016 hingga 2018. Dalam 36 start, ia mencatat dua kemenangan dan 15 podium lainnya, sebuah catatan yang menunjukkan konsistensinya ketika berlaga di disiplin rallycross.
Pada musim terakhirnya di kompetisi internasional, Loeb bahkan menjadi satu-satunya pebalap yang mampu mencegah Johan Kristoffersson menyapu bersih kemenangan.
Lohéac juga menjadi salah satu sirkuit favoritnya. Dua podium Loeb di level internasional diraih di lintasan tersebut. Setelah terakhir tampil di Euro RX1, ia kembali ke Lohéac pada 2023 untuk mengikuti kejuaraan rallycross Prancis dan langsung meraih kemenangan.
Karena itu, keputusan untuk kembali tampil di Lohéac pada 2026 bukan tanpa alasan.
"Selalu terasa sangat spesial dan menyenangkan untuk kembali ke Lohéac. Ada suasana luar biasa di sini, baik di sirkuit maupun di desa saat parade sebelum balapan. Banyak sekali penggemar yang datang dan menciptakan atmosfer yang unik serta tidak terlupakan," ujar Loeb.
Loeb juga menyadari bahwa tantangan terbesarnya bukan sekadar menghadapi lawan, tetapi mengembalikan ritme kompetisi setelah lama tidak tampil di level tersebut.
ujar Loeb soal performanya di race-nya di Lohéac
Penampilan Loeb di Lohéac juga menghadirkan kembali salah satu rivalitas menarik dalam sejarah rallycross modern. Sebelum akhir pekan ini, ia dan Kristoffersson sudah beberapa kali berbagi podium di sirkuit tersebut.
Kristoffersson bahkan memiliki catatan luar biasa di Lohéac. Pebalap Swedia itu tidak terkalahkan ketika tampil di World Championship di sirkuit tersebut pada 2016 hingga 2018, sebelum kembali menang sebagai pebalap tamu di kejuaraan Prancis pada 2024.
Namun, pada 2026, Loeb kembali hadir sebagai salah satu variabel yang membuat persaingan semakin menarik.
Keduanya memang tidak berduel untuk kemenangan hingga akhir. Kristoffersson akhirnya finis keempat, sedangkan Loeb berada di posisi keenam. Tetapi bagi Loeb, keberhasilan mencapai final sudah menjadi pencapaian penting dalam comeback-nya.
Terlebih, akhir pekan tersebut berlangsung dalam kondisi yang tidak mudah. Hujan deras, lintasan yang cepat berubah, serta persaingan ketat membuat setiap sesi kualifikasi menghadirkan tantangan berbeda.
Pada akhirnya, Fabien Pailler menjadi bintang utama dengan meraih kemenangan perdana Euro RX1 di kampung halamannya. Andreas Bakkerud finis kedua dan Juha Rytkönen ketiga, sementara Loeb menutup comeback-nya dengan posisi keenam.
Hasil itu mungkin belum menempatkan Loeb kembali ke podium, tetapi cukup untuk menunjukkan bahwa delapan tahun setelah penampilan terakhirnya di Euro RX1, legenda Prancis tersebut masih mampu bersaing dan menembus final Euro RX1 dalam salah satu putaran paling kompetitif musim 2026.
Comeback Loeb di Lohéac kemungkinan belum menjadi penampilan terakhirnya di ajang rallycross tahun ini. Ia juga dijadwalkan tampil pada FIA Rallycross World Cup perdana yang akan digelar di Jakarta, Indonesia, 5-6 Desember 2026. Ajang tersebut menjadi kompetisi global baru yang digelar sebagai event tunggal, dengan kelas RX1 dan RX5 memperebutkan gelar World Cup.
Untuk Loeb, penampilan di Lohéac menjadi kesempatan mengembalikan feeling terhadap mobil rallycross sebelum menghadapi tantangan yang lebih besar di Jakarta. FIA telah menetapkan Jakarta sebagai tuan rumah World Cup perdana, dengan lintasan baru yang menggunakan kombinasi 60 persen aspal dan 40 persen gravel, termasuk joker lap teknis dan sebuah lompatan di lintasan.
Dengan pengalaman panjang Loeb di rallycross serta statusnya sebagai salah satu ikon terbesar motorsport dunia, kehadirannya di Jakarta tentu menjadi salah satu daya tarik utama FIA Rallycross World Cup 2026.
Install SARGA.CO News
sarga.co