SARGA.CO - Selain Star of Stars, Super Sprint menjadi salah satu kelas yang juga dinanti dalam Indonesia's Horse Racing (IHR) Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi Ke-59 Seri II di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, Bantul, DIY, Minggu, 19 Oktober 2025.
Sejak 2009, deretan kuda pacu terbaik dari berbagai daerah telah mencatatkan namanya sebagai juara, beberapa bahkan lebih dari sekali.
Tentunya banyak yang penasaran, kuda-kuda yang akan turun pada tahun ini? Dua kuda diprediksi bakal tampil, yakni Princess Gavi dan Dominator.
Dengan jarak hanya 1.300 meter, Super Sprint menuntut kecepatan eksplosif sejak awal lomba, pengambilan posisi yang akurat, dan stamina kuda yang dipacu dalam waktu singkat. Di sinilah kecermatan pelatih, kemampuan joki, dan insting kuda benar-benar diuji.
Super Sprint Indonesia bukan hanya soal kecepatan, tapi juga soal konsistensi dan karakter. Dengan nama-nama besar seperti Djohar Manik, Queen Thalassa, hingga Balerion Nagari, ajang ini menjadi salah satu yang paling dinantikan setiap tahunnya oleh para penggemar pacuan kuda tanah air.
Queen Thalassa menjadi satu-satunya kuda dalam daftar ini yang menang dua kali (2019 dan 2024), keduanya ditunggangi oleh joki J. Runtu, mempertegas statusnya sebagai legenda di arena sprint. Djohar Manik juga mencatat dua kemenangan beruntun di 2014 dan 2016 bersama J. Turangan.
Provinsi Jawa Barat tampil dominan dalam satu dekade terakhir, mengoleksi 6 kemenangan sejak 2015. Joki J. Runtu mengoleksi empat gelar juara dengan tiga kuda berbeda (Queen Diamond, Dragon Runner, Queen Thalassa, Luxotica), menjadikannya salah satu joki tersukses di sejarah Super Sprint.
Install SARGA.CO News
sarga.co