SARGA.CO - Seri pembuka Indonesia’s Horse Racing (IHR) 2026, Jateng Derby sukses mencetak sejarah. Digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, ajang ini menyedot lebih dari 37.000 penonton, meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya yang mencatat sekitar 15.000 pengunjung.
Sejak sebelum race pertama dimulai, ribuan penonton telah memadati arena. Atmosfer meriah terasa sepanjang hari, memadukan ketegangan kompetisi dengan hiburan musik dan interaksi digital yang membuat ajang ini tampil sebagai sportainment modern.
Musisi kenamaan Helarius Daru Indrajaya atau yang akrab disapa Ndarboy hadir sebagai guest star sekaligus guest commentator. Ia mengaku tak menyangka besarnya skala dan profesionalisme ajang pacuan kuda nasional ini.
“Ini pengalaman pertama saya hadir dalam event pacuan kuda. Terus terang banyak sekali yang membuat saya kaget. Pertama, kaget karena ternyata Indonesia memiliki gelaran pacuan kuda yang begitu baik dan profesional. Kedua, kaget karena antusiasme pengunjung begitu tinggi terhadap pacuan kuda,” ujarnya.
Antusiasme juga terasa di ranah digital. Youtuber Ade Setyawan yang melakukan re-streaming melalui akun @set1awanade mengaku terkejut dengan respons netizen. Tayangan ulang tersebut ditonton lebih dari 195.000 viewers, menunjukkan daya tarik IHR tak hanya di arena, tetapi juga di ruang digital.
Promotor SARGA.CO memaknai lonjakan jumlah penonton sebagai indikator meningkatnya minat masyarakat terhadap pacuan kuda sebagai hiburan keluarga. Co-Founder & CEO SARGA.CO, Aseanto Oudang, menegaskan peningkatan ini merupakan hasil strategi menghadirkan elemen hiburan yang lebih kuat dalam setiap gelaran.
“Kalau tahun lalu sekitar 15.000 pengunjung, maka tahun ini peningkatannya lebih dari 100%. Ini hasil strategi kami menambahkan elemen hiburan guna memberikan pengalaman baru bagi masyarakat dalam menikmati pacuan kuda,” jelasnya.
169 Kuda, 18 Race, Total Hadiah Rp497,5 Juta
IHR Jateng Derby 2026 diikuti oleh 169 kuda terbaik dari 12 provinsi yang berlaga dalam 18 kelas. Sebanyak 54 kuda naik podium dengan total hadiah mencapai Rp497,5 juta.
Debut impresif ditunjukkan kuda-kuda usia 3 tahun seperti Nara Eclipse, Whoosh Agis, Kana Eclipse, dan Danantara yang menjuarai kelas bergengsi Derby dan Remaja. Sementara itu, nama-nama besar musim lalu seperti Kasmaran, Dominator, Arceus Nagari, dan Naga Sembilan kembali menunjukkan kelasnya.
Pertarungan paling dramatis terjadi di Kelas Terbuka Sprint 1.300 meter ketika Dominator unggul tipis atas Princess Gavi dan P Bintang Kalsel. Di kelas 2.000 meter, Naga Sembilan sukses mengungguli para eks-derby terbaik 2025 seperti Romantic Spartan dan Queen Devona.
Eclipse Stable (Jawa Tengah) tampil sebagai stable dengan podium terbanyak (8 podium), disusul BHM Stable (6) dan King Halim Stable (4). Joki Meikel Soleran menjadi yang tersukses dengan 5 podium, diikuti Achmad Saefudin dan Rizky Nugraha masing-masing 4 podium.
Dengan berakhirnya Jateng Derby 2026, rangkaian IHR 2026 resmi dimulai. Total ada delapan kejuaraan sepanjang Februari hingga November 2026, termasuk Triple Crown Series, Kejurnas Indonesia Derby, hingga Hamengku Buwono X Cup.
Seluruh rangkaian digelar oleh SARGA.CO bekerja sama dengan PP PORDASI di berbagai provinsi seperti Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Sumatera Barat, dan Sulawesi Utara.
Mengusung tema “Race to the World Stage”, IHR 2026 menegaskan komitmen meningkatkan standar pacuan kuda Indonesia ke level internasional—mulai dari kualitas penyelenggaraan, pengembangan atlet dan joki, kesiapan venue, hingga ekspansi jangkauan penonton.
Rekor 37.000 penonton di Jateng Derby 2026 menjadi sinyal kuat bahwa pacuan kuda nasional tengah memasuki babak baru: lebih profesional, lebih meriah, dan semakin diminati lintas generasi.
Install SARGA.CO News
sarga.co