SARGA.CO - Monochrome menjadi sorotan jelang gelaran Indonesia’s Horse Racing (IHR) Jateng Derby 2026. Kuda betina berwarna merah dengan tinggi mencapai 163 cm ini bukan sekadar tampil sebagai peserta, tetapi datang membawa modal performa yang solid.
Anakan dari De Lago King x Myriadin Y ini merupakan andalan Miranda Stable, Sulawesi Utara. Postur tinggi dan proporsional menjadi salah satu kekuatan utamanya, memberi keuntungan dalam langkah panjang serta jangkauan stride yang efisien, faktor penting di lintasan jarak menengah hingga klasik.
Monochrome dijadwalkan turun di Kelas 3 Tahun Derby Divisi I – 1.600 meter, kelas paling prestisius bagi generasi tiga tahun, dalam ajang yang digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Minggu, 15 Februari 2026.
Rekam jejaknya pun tak bisa dipandang sebelah mata. Pada IHR: Piala Raja Hamengku Buwono X 2025, Monochrome tampil di Kelas 3 Tahun Derby Div. I – 1.400 meter dan menunjukkan performa solid di divisi tertinggi. Ia mampu menjaga tempo lomba, mengontrol ritme, serta tetap stabil di bawah tekanan persaingan, indikasi kuat bahwa mental tandingnya telah teruji.
Kini, tantangan sesungguhnya menanti di jarak 1.600 meter. Dengan fondasi stamina, postur ideal, dan pengalaman di level elite, Monochrome datang bukan hanya untuk meramaikan Derby Divisi I 2026. Kuda betina asal Sulawesi Utara ini siap menebar ancaman untuk para rival!
Install SARGA.CO News
sarga.co