SARGA.CO - Usia boleh 6 tahun, tapi soal kecepatan dan daya ledak, Better Sweet belum kehilangan taringnya. Di Race V Kelas D Sprint 1.000 meter Indonesia’s Horse Racing (IHR) Jateng Derby 2026, kuda senior ini kembali menunjukkan kelasnya.
Berlaga di Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Better Sweet tampil dominan dalam perebutan Piala Japfa dengan total hadiah Rp20 juta. Menghadapi sembilan pesaing dari berbagai daerah, ia justru terlihat paling tenang dan paling siap.
Sejak gate dibuka, Harata Eclipse, Better Sweet, dan Lady Baharna langsung membentuk barisan terdepan. Namun tak butuh waktu lama bagi Better Sweet untuk mengontrol tempo. Dengan postur 151 cm, ia menjaga ritme lari stabil dan efisien.
Anakan pejantan Keeninsky dan indukan Princes Kanda itu memimpin dengan jarak nyaman, bahkan sempat unggul dua panjang kuda atas Lady Baharna. Dua tikungan terakhir menjadi panggung ketenangannya.
Persaingan seru terjadi di belakang sang juara. P Cinta Negara dari BHM Stable (Kalimantan Selatan) membuat kejutan dengan manuver agresif di last corner. Kuda tersebut sukses merebut posisi podium, menggeser rival-rivalnya di detik-detik akhir.
Hasil akhir Race V Kelas D Sprint 1.000 meter:
Juara I: Better Sweet – Cahaya Bulan Stable (Jawa Timur)
Juara II: Harata Eclipse – Eclipse Stable (Jawa Tengah)
Juara III: P Cinta Negara – BHM Stable (Kalimantan Selatan)
Di tengah persaingan generasi baru, Better Sweet membuktikan bahwa pengalaman dan kematangan tetap menjadi senjata utama. Jateng Derby 2026 bukan hanya ajang unjuk gigi kuda muda, tetapi juga panggung pembuktian bahwa sang senior masih layak diperhitungkan. Better Sweet belum habis. Dan di lintasan 1.000 meter itu, ia memastikan semua orang tahu.
Install SARGA.CO News
sarga.co