SARGA.CO - Darah juara itu nyata. Di Kelas 2 Tahun Perdana C/D heat I–800 meter IHR Jateng Derby 2026, nama Roman The King langsung mencuri perhatian. Kuda jantan berwarna jragem setinggi 154,8 cm milik King Halim Stable ini tampil sebagai pembuka juara di Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Minggu 15 Februari 2026.
Roman The King adalah anak dari pejantan Borsalino dan indukan Cinderela Jatim, sang legenda Indonesia Derby 2019. Kombinasi silsilah elit itu seolah menjelma di lintasan saat ia merebut Piala SARGA.CO dengan total hadiah Rp10 juta.
Sebanyak 12 kuda turun di kelas pembuka ini. Nama-nama seperti Crystal Eclipse (Eclipse Stable), Frissia The Lady (King Halim Stable), Intan Maja (Jalu Stable), hingga Rangga Wera (Awo Stable Wera) membuat tensi lomba langsung tinggi.
Start cepat ditunjukkan Black Diamond dari Bullion 99 Stable yang memimpin di awal. Mozart Jordan (Jordan Stable) dan Roman The King membayangi dari posisi ketiga.
Namun, 400 meter jelang finis, Roman The King menunjukkan kelasnya. Datang dari sisi dalam lintasan, ia memanfaatkan celah sempit dengan akselerasi tajam. Dalam hitungan detik, posisi terdepan berpindah tangan. Mozart Jordan ikut merapat, tetapi keunggulan Roman tak lagi terbendung hingga garis akhir.
Kemenangan ini bukan sekadar hasil sprint 800 meter. Roman membawa warisan besar dari induknya, Cinderela Jatim, pemenang Indonesia Derby 2019 yang dikenal cepat, kuat, dan konsisten dengan 8 kemenangan dari 11 penampilan sebelum mencapai puncak kariernya.
Kini, estafet kejayaan itu seperti menemukan penerusnya. Roman The King tampil matang untuk ukuran kuda 2 tahun: tenang, taktis, dan mematikan di fase penentuan.
Jika ini baru awal, maka publik patut menantikan bagaimana “Putra Cinderela Jatim” ini berkembang di musim 2026. Satu hal sudah pasti, namanya tak lagi sekadar Roman. Di lintasan pembuka Jateng Derby, ia benar-benar tampil sebagai The King.
Install SARGA.CO News
sarga.co