SARGA.CO - Ada satu momen yang benar-benar membakar adrenalin di Indonesia’s Horse Racing (IHR) Jateng Derby 2026: saat Kasmaran tampil beringas dan tak memberi celah bagi para rivalnya. Berlaga di Kelas F Heat I – 1.000 meter yang memperebutkan Piala Blue Blood berhadiah total Rp7,5 juta, kuda betina setinggi 140,5 cm itu tampil dominan di Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Minggu 15 Februari 2026
Sejak starting gate dibuka, 11 kuda langsung tancap gas. Namun, momentum awal langsung dikuasai Kasmaran bersama joki Agung Saidil. Tanpa ragu, ia memimpin barisan terdepan, meninggalkan Platinum Star dan Hercules yang mencoba menempel ketat.
Anakan pejantan Leonardo Eclipse dan indukan Princes Ambun itu benar-benar menunjukkan kelasnya. Hingga 100 meter pertama, ia masih stabil di depan. Ancaman mulai datang dari sisi luar ketika Belladona dan Bless Virginia berusaha menyusun strategi serangan.
Belladona bahkan sukses menyalip beberapa pesaing dan merangsek ke posisi kedua 300 meter jelang finis. Joki Riska Dwi Cahya sempat memberi dorongan ekstra agar Belladona memperkecil jarak.
Namun semuanya terlambat. Kasmaran sudah terlalu jauh di depan. Dengan langkah mantap dan ritme yang tak goyah, ia melesat menuju garis akhir tanpa bisa disentuh. Bahkan, kemenangan diraihnya dengan selisih dua panjang kuda, jarak yang cukup untuk menegaskan superioritasnya.
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan trofi, melainkan penegasan bahwa Kasmaran masih menjadi kekuatan yang sulit digoyahkan di kelasnya. Start eksplosif, kontrol tempo yang matang, dan finishing yang tajam menjadi kombinasi sempurna dalam momen “Kasmaran beringas” di Jateng Derby 2026.
Di tengah persaingan ketat dan nama-nama unggulan yang turun, Kasmaran membuktikan satu hal: ketika ia sudah memimpin, sulit bagi siapa pun untuk mengejarnya.
Install SARGA.CO News
sarga.co