

SARGA.CO - Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa, Pangandaran, Jawa Barat, memanas saat memasuki Race IX Kelas 3 Tahun Calon Derby – 1.400 Meter dalam ajang Indonesia’s Horse Racing (IHR) Merdeka Cup 2025, Minggu, 24 Agustus 2025.
Di bawah terik matahari siang, enam kuda muda terbaik dari berbagai penjuru Indonesia bersiap di starting gate. Ini bukan sekadar balapan biasa, ini adalah panggung seleksi paling prestisius menuju Indonesia Derby 2026, ajang impian bagi para kuda calon juara nasional.
Begitu gerbang dibuka, sorotan langsung tertuju pada Victoria of Khalim, rekan stable Aurora yang langsung melesat memimpin. Kuda dari Jabar ini dikawal ketat oleh Pusaka Padjadjaran dari Jakarta serta Aurora of Khalim yang memilih untuk bermain taktis dari sisi luar lintasan.
Namun, balapan ini bukan hanya soal siapa tercepat di awal, tapi siapa yang bisa menjaga tenaga, membaca situasi, dan memanfaatkan momentum. Itulah yang dilakukan Aurora.
Dibiarkan sedikit tertinggal di awal, ia perlahan tapi pasti mulai merangkak maju. Keunggulannya adalah kemampuan menavigasi jalur luar dengan efisien dan menunggu waktu yang tepat untuk meledakkan kecepatannya.
Saat balapan memasuki zona kritis—200 meter terakhir—terjadi perubahan dramatis. Victoria of Khalim, yang sejak awal memimpin, mulai kehilangan tenaga. Di saat bersamaan, dari belakang datang Fox Ranger, kuda jragem tangguh milik Aragon Stable, yang tiba-tiba menyusup ke barisan depan.
Namun, spotlight sesungguhnya tertuju pada duel sengit antara Aurora of Khalim dan Suntora Nagari dari Bendang Stable (Sulawesi Utara). Dua kuda ini berpacu ketat, adu cepat, dan saling kejar di lintasan akhir.
Dengan stamina yang solid dan kontrol yang apik dari joki, Aurora of Khalim akhirnya melesat dan menyentuh garis finish pertama, menandai kemenangan penting dalam karier awalnya.
Hasil Akhir Race IX – Calon Derby 3 Tahun (1.400 M):
1. Aurora of Khalim – King Halim Stable (Jawa Barat)
2. Suntora Nagari – Bendang Stable (Sulawesi Utara)
3. Fox Ranger – Aragon Stable (Jawa Barat)
Kemenangan ini menjadi sinyal bahwa Aurora of Khalim adalah nama yang patut diperhitungkan untuk musim 2025–2026. Tak hanya karena kecepatannya, tetapi juga ketenangannya dalam tekanan dan insting balap yang matang untuk usianya yang baru tiga tahun.
Balapan ini bukan hanya kemenangan, ini adalah pembuktian karakter. Aurora menunjukkan tidak harus leading sejak awal untuk jadi juara. Yang penting adalah kapan dan bagaimana mengambil kesempatan.
Dengan performa seperti ini, Aurora of Khalim mungkin saja jadi penantang serius gelar Triple Crown di masa depan.
Install SARGA.CO News
sarga.co