SARGA.CO - Kemenangan Zilong Rimboka di Indonesia Derby 2026 menjadi kebanggan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara. Setelah penantian sekitar lima tahun akhirnya gelar kuda usia 3 tahun terbaik kembali lagi diraih kuda asal Bumi Nyiur Melambai.
Bagi Bendang Stable, kemenangan ini juga memberi arti tersendiri. Stable asal Tompaso, Kabupaten Minahasa itu meraih Piala Peternak dan bagian 10 persen dari total hadiah kelas Derby tersebut. Artinya Bendang Stable membawa pulang Rp25 juta dari kemenangan Zilong Rimboka.
Pemilik sekaligus pengelolan Bendang Stable, Mario Bahar menjelaskan kalau selain hadiah dan piala peternak yang didapat, keberhasilan ini juga jadi ajang pembuktian.
tutur Mario saat berbicara dengan Sarga, usai kemenangan Zilong di race 14, Indonesia Derby 2026.
Dia menambahkan kalau ada sangat banyak kasus kuda berganti kepemilikan tapi kemudian prestasinya kendor atau bahkan hilang sama sekali dari dunia pacuan. Kemenangan Zilong Rimboka ini menunjukkan hal itu tidak terjadi dengan kuda-kuda Bendang Stable.
Apa yang dikatakan dan diharapkan Mario itu juga terbukti dari race Indonesia Derby 2026. Dari 12 ekor kuda yang bertarung di kelas elite usia 3 tahun itu, ada empat ekor yang merupakan ternakan Bendang Stable; Sunpowe Nagari, Suntora Berjaya, dan Fox Ranger.
Hebatnya lagi Suntora Berjaya yang dulu bernama Suntora Nagari menempati posisi ketiga di Indonesia Derby 2026. Artinya 2 dari 3 podium Indonesia Derby 2026 didapatkan oleh kuda-kuda seangkatan di Bendang Stable.
Mario juga menegaskan kalau hasil di Indonesia Derby 2026 menunjukkan kualitas ternakan dari kuda-kuda asal Sulawesi Utara, secara khusus Bendang Stable.
Gebrakan dari kuda-kuda Bendang Stable juga tampaknya akan kembali berlanjut. Di kelas Pemula 2 Tahun setidaknya ada beberapa nama yang berpotensi menjadi penantang di kelompok 3 tahun, baik Remaja maupun Derby.
Alarcos Nagari, yang masih berada di Bendang, sempat mencuri kemenangan di Kelas 2 Tahun Pemula A/B, tahun depan berpeluang besar menjadi kelas Derby. Sementara di Kelas 2 Tahun Pemula C/D, sang pemenang di Indonesia Derby 2026, P. Arimbi Borneo yang dahulu Almaraz Nagari juga merupakan ternakan Bendang Stable.
Selain itu masih ada juga P. Werkudoro dan Price Legolas di kelas ini. Jangan lupa juga dengan Abrantes Nagari dan Atienza Nagarai yang masih berpeluang tumbuh di kelas ini.
Sementara untuk angkatan Derby 2028, Bendang juga punya 20 ekor kuda yang sudah tersebar di berbagai stable kenamaan. "Semua namanya berawalan huruf 'M'. Di saya sisa enam ekor. Total ada 20 ekor angkatan itu," jelas Mario saat berbincang dengan Sarga beberapa waktu lalu.
Dia mengatakan dari kuda-kuda tersebut ada beberapa yang punya pedigree atau turunan unggul.
Mario menjelaskan, seekor yang masih berada di bawah bendera Bendang, Madrid Nagari, tengah dipersiapkan untuk debut di IHR akhir tahun, Piala HB X, November 2026 mendatang.
Jika berkaca dari Indonesia Derby 2026, bukan tak mungkin angkatan Derby 2027 dan 2028 akan kembali didominasi oleh kuda-kuda yang berkampung halaman di Tompaso, kandang Bendang Stable.
Install SARGA.CO News
sarga.co