test

Better experience in portrait mode.
Pacuan kuda Palio di Siena

Pacuan Legendaris Palio di Siena di Italia, Serasa Hidup di Zaman Robin Hood

SARGA.CO – Madonna, Queen of Pop, girang bukan main saat merayakan ulang tahunnya yang ke-67 pada Agustus 2025 lalu. Siapa sangka, impian penyanyi Material Girls selama bertahun-tahun akhirnya bisa terwujud di hari istimewa tersebut. 

Perempuan kelahiran Bay City, Michigan, Amerika Serikat ini ternyata punya mimpi menyaksikan salah satu pacuan kuda paling legendaris di dunia, Palio di Siena di Italia.

Momen ini semakin istimewa karena pelaksanaan Palio di Siena digelar bertepatan dengan hari ulang tahunnya.

“Impian saya selama bertahun-tahun adalah menonton pacuan kuda Palio di Siena yang diadakan pada hari ulang tahun saya, 16 Agustus, sejak tahun 1482!!,” tulis Madonna dalam video unggahannya di akun Instagram @madonna. 
 

Meski menyatu dengan tradisi, mengutip laman Harpers Bazaar, Madonna tetap tampil khas dirinya. Sepanjang hari ia berganti busana mulai dari slip dress putih santai, bodysuit korset dengan trench sutra, hingga gaun hitam-emas yang glamor. 

Usai balapan, ia menari di jalanan Siena, bersantap panjang, menikmati kembang api, dan bahkan sempat road trip ke kebun anggur.

Tak ketinggalan kue ulang tahun unik berbentuk Labubu—karakter imut yang sedang viral—dengan tulisan “Happy Birthday Madudu” plus dekorasi cone bra ala Madonna era ’90-an menambah suasana perayaan semakin meriah.

Pacuan kuda Palio di Siena

Serasa Balik ke Zaman Kerajaan

Sang Diva Pop Dunia pantas bahagia tak terkira. Pacuan kuda legendaris Palio di Siena memang jadi event yang paling ditunggu traveler dunia. Dari berbagai belahan bumi, semua orang tumpah ruah menyaksikan salah satu pacuan kuda yang disebut paling mendebarkan.

Mengutip laman Brittanica, pacuan kuda Palio di Siena sudah ada sejak tahun 1232. Palio pertama kali diadakan pada tahun 1482 sebagai perayaan sipil. Rute yang berlaku saat ini resmi ditetapkan pada tahun 1659 dan telah diadakan dua kali setahun pada 2 Juli dan 16 Agustus sejak tahun 1701.
 

Pacuan kuda Palio di Siena

Berlangsung sekitar satu menit, pacuan ini terdiri dari tiga putaran mengelilingi Piazza del Campo, alun-alun utama kota. Sebelum pacuan kuda dimulai, sebuah parade megah digelar oleh perwakilan dari 17 organisasi lingkungan kota, yang disebut contrade, yang kini berfungsi sebagai klub sosial.

Pada masanya, abad pertengahan, contrade merupakan kompi militer yang saling bersaing. Sepuluh contrade berkompetisi dalam setiap pacuan, yang dijalankan dengan semangat partisan yang intens, ketidakpercayaan yang merajalela, dan sesekali perkelahian.

Setiap contrada menyewa seorang joki profesional untuk mengenakan kostum abad ke-15 dengan warna-warnanya. Berkuda tanpa pelana atau sanggurdi, mencambuk kuda pesaing mereka saat mereka berlomba untuk Palio. Para penunggang kuda mengakhiri pacuan dengan tembakan meriam yang menandakan akhir pacuan. 

SUMBER: Instagram/palio.be___thepalio.eu

Meskipun pacuan ini dianggap sebagai acara sekuler , setiap kuda diberkati di gereja contrada -nya oleh pastor paroki sebelum pacuan dimulai. Festival ini dimeriahkan oleh para penabuh drum dan pelempar bendera yang memperagakan seni mereka menggunakan spanduk warna-warni dari contrade masing-masing.

Jalannya Perlombaan

Dikutip dari Discovertuscany.com, Palio di Siena sebenarnya berlangsung selama 4 hari dengan balapan berlangsung pada hari keempat. Hari pertama adalah untuk " Tratta ", atau pengundian dan penempatan kuda untuk masing-masing Contrade. 

Perlombaan dimulai di "Mossa ", sebuah area di piazza yang dibatasi oleh dua tali tebal yang panjang. "Mossiere" kemudian memanggil Contrada sesuai urutan pengundian dan memeriksa apakah posisi yang ditentukan telah dipatuhi.

Pacuan kuda Palio di Siena

Sembilan Contrada pertama mengambil posisi yang ditentukan di area antara kedua tali, sementara Contrada terakhir, yang kesepuluh, memasuki area ini dengan berlari kencang, menandakan dimulainya perlombaan.

Hal ini hanya terjadi ketika Contrada terakhir memutuskan untuk mencoba memulai perlombaan.

Jika start dianggap tidak sah, biasanya terjadi jika para joki tidak berada di tempat yang ditentukan, sebuah tembakan dilepaskan untuk memberi tanda kepada para joki agar kembali ke tempat semula.

Fase start di dalam "Mossa" ini lebih rumit daripada yang terlihat , karena tempatnya sempit dan kuda-kuda berada tepat bersebelahan. 

Persaingan sangat ketat di dalam Contrada dan persaingannya tinggi, dan hasil terburuknya adalah melihat Contrada "musuh" memenangkan perlombaan. Penantian untuk start perlombaan bisa sangat lama dan berlangsung hingga senja.

Pacuan kuda Palio di Siena

Jika semuanya berjalan lancar, start perlombaan dapat dimulai kapan saja. Kuda-kuda harus berlari tiga putaran mengelilingi Campo, melewati titik-titik berbahaya seperti tikungan San Martino yang sangat sempit di mana tabrakan antara dinding dan antar kuda telah menyebabkan banyak kuda jatuh di masa lalu.

Kuda Tetap Juara Mesti Tanpa Joki

Kuda pertama yang melewati garis finis, meskipun tiba tanpa jokinya, memenangkan perlombaan. Contrada yang menang menerima Drappellone , sementara para anggota Contrada yang menang menuju Gereja Provenza (setelah perlombaan bulan Juli) atau menuju Duomo (setelah perlombaan bulan Agustus) untuk " Te Deum " atau doa syukur

Sponsored Ad
Kuda Ternyata Sering Menyembunyikan Rasa Sakit, Ini Penjelasan Ilmiahnya! Kuda Ternyata Sering Menyembunyikan Rasa Sakit, Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Kuda Ternyata Sering Menyembunyikan Rasa Sakit, Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Baca Selengkapnya
Duel 500 M Turob Inat T.A. vs P. Ratu Borneo, 2 Debutan Ketat Sampai Finis Duel 500 M Turob Inat T.A. vs P. Ratu Borneo, 2 Debutan Ketat Sampai Finis

Duel 500 M Turob Inat T.A. vs P. Ratu Borneo, 2 Debutan Ketat Sampai Finis

Turob Inat T.A. bersama Joki Yanni Rondonuwu berhasil memenangkan duel ini dengan jarak hanya setengah panjang kuda.

Baca Selengkapnya
Bukan Editan AI, Kuda Ini Viral karena Wajahnya Mirip Anjing Dalmatian! Bukan Editan AI, Kuda Ini Viral karena Wajahnya Mirip Anjing Dalmatian!

Bukan Editan AI, Kuda Ini Viral karena Wajahnya Mirip Anjing Dalmatian!

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
Kuda Sumbar Adik Dominator Bakal Debut di Jawa Kuda Sumbar Adik Dominator Bakal Debut di Jawa

Kuda Sumbar Adik Dominator Bakal Debut di Jawa

Our Asia dari Asia Baru Stable dipersiapkan debut di IHR Juni 2026 mendatang di Bantul, DI Yogyakarta.

Baca Selengkapnya
Blue Blood Berguru ke Pelatih 'Sinyo', Cari Resep Kalahkan Kuda King Halim Blue Blood Berguru ke Pelatih 'Sinyo', Cari Resep Kalahkan Kuda King Halim

Blue Blood Berguru ke Pelatih 'Sinyo', Cari Resep Kalahkan Kuda King Halim

Duke BB akan dipersiapkan lagi untuk menantang Kelas Terbuka 2.000 meter di IHR Juni 2026.

Baca Selengkapnya
Piala Raja Paku Alam 2026: 18 Race Bertarung untuk Total Hadiah Rp600 Juta Piala Raja Paku Alam 2026: 18 Race Bertarung untuk Total Hadiah Rp600 Juta

Piala Raja Paku Alam 2026: 18 Race Bertarung untuk Total Hadiah Rp600 Juta

Laga 'pemanasan' Derby dengan jarak 1.800 meter dan Piala Paku Alam di Kelas Terbuka 2.000 meter jadi sajian utama.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
MA Tolak Kasasi, Kepengurusan PP PORDASI Aryo Djojohadikusumo Sah Sepenuhnya! MA Tolak Kasasi, Kepengurusan PP PORDASI Aryo Djojohadikusumo Sah Sepenuhnya!

MA Tolak Kasasi, Kepengurusan PP PORDASI Aryo Djojohadikusumo Sah Sepenuhnya!

PP Pordasi di bawah kepemimpinan Aryo PS Djojohadikusumo optimistis dapat melangkah lebih pasti dalam membangun, mengembangkan, dan memajukan olahraga berkuda di Indonesia.

Baca Selengkapnya
Hercules Jagoan Baru Kelas F, Siap Adu Cepat saat  Kasmaran Kembali Hercules Jagoan Baru Kelas F, Siap Adu Cepat saat  Kasmaran Kembali

Hercules Jagoan Baru Kelas F, Siap Adu Cepat saat Kasmaran Kembali

Baca Selengkapnya
Langkah Baru PORDASI Benahi Registrasi Kuda Langkah Baru PORDASI Benahi Registrasi Kuda

Langkah Baru PORDASI Benahi Registrasi Kuda

Seminar ini menjadi upaya Komisi Peternakan, Kesehatan, dan Registrasi Kuda PORDASI untuk menyelaraskan prespsi para verifikator sertifikat kuda Indonsesia.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Romantic Warrior Jadi Abadi, Raih Triple Crown di Hong Kong Romantic Warrior Jadi Abadi, Raih Triple Crown di Hong Kong

Romantic Warrior Jadi Abadi, Raih Triple Crown di Hong Kong

Dia juga memecahkan lagi rekornya sebagai kuda dengan pendapatan tertinggi di dunia dengan koleksi total hadiah sebesar HK$288,7 juta (sekitar Rp600 miliar).

Baca Selengkapnya
Seina Imamura Ukir Sejarah, Jadi Joki Wanita Jepang Pertama yang Menang G1 Seina Imamura Ukir Sejarah, Jadi Joki Wanita Jepang Pertama yang Menang G1

Seina Imamura Ukir Sejarah, Jadi Joki Wanita Jepang Pertama yang Menang G1

Baca Selengkapnya
Bukan Triple Crown Winner, Tapi Nashua Tetap Jadi Legenda Besar Bukan Triple Crown Winner, Tapi Nashua Tetap Jadi Legenda Besar

Bukan Triple Crown Winner, Tapi Nashua Tetap Jadi Legenda Besar

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Dinov Jadi Atlet Berkuda Junior Indonesia Pertama Lolos ke Youth Olympic Games Dinov Jadi Atlet Berkuda Junior Indonesia Pertama Lolos ke Youth Olympic Games

Dinov Jadi Atlet Berkuda Junior Indonesia Pertama Lolos ke Youth Olympic Games

Baca Selengkapnya
Kilau Agatha Star di Tikungan Terakhir, Berujung Naik Podium Kilau Agatha Star di Tikungan Terakhir, Berujung Naik Podium

Kilau Agatha Star di Tikungan Terakhir, Berujung Naik Podium

Beralih dari Kelas Sprint ke Jarak Menengah, Agatha Star langsung naik podium juara.

Baca Selengkapnya
Mengenal Handicap Race, Saat Kuda Terbaik Harus Membawa Beban Lebih Berat Mengenal Handicap Race, Saat Kuda Terbaik Harus Membawa Beban Lebih Berat

Mengenal Handicap Race, Saat Kuda Terbaik Harus Membawa Beban Lebih Berat

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Gagal Hat-trick, Dominator Persiapkan Rencana Kup War Kudeta Gagal Hat-trick, Dominator Persiapkan Rencana Kup War Kudeta

Gagal Hat-trick, Dominator Persiapkan Rencana Kup War Kudeta

Joki Angel Manarisip dan Pelatih Ardhi Wijaya siap memulai lagi perlawanan terhadap War Kudeta.

Baca Selengkapnya
Selamat Jalan Lamaru Wining, Selamat Berlari ke Keabadian Selamat Jalan Lamaru Wining, Selamat Berlari ke Keabadian

Selamat Jalan Lamaru Wining, Selamat Berlari ke Keabadian

Lamaru Wining disuntik mati pada Kamis (21/5), setelah disuntik mati karena kondisinya yang makin memprihatinkan.

Baca Selengkapnya
Rangkaian Momen Pacuan Kuda Kali Terakhir Arsenal Juara Premier League 22 Tahun Lalu Rangkaian Momen Pacuan Kuda Kali Terakhir Arsenal Juara Premier League 22 Tahun Lalu

Rangkaian Momen Pacuan Kuda Kali Terakhir Arsenal Juara Premier League 22 Tahun Lalu

Rekor kemenangan Yutaka Take di pacuan Jepang sampai Ghostzapper jadi kuda terbaik di AS.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Real Quiet, Kuda yang Kehilangan Triple Crown Hanya karena Selisih Hidung Real Quiet, Kuda yang Kehilangan Triple Crown Hanya karena Selisih Hidung

Real Quiet, Kuda yang Kehilangan Triple Crown Hanya karena Selisih Hidung

Baca Selengkapnya
Kuda dan Manusia: Hubungan 6.000 Tahun yang Mengubah Dunia Kuda dan Manusia: Hubungan 6.000 Tahun yang Mengubah Dunia

Kuda dan Manusia: Hubungan 6.000 Tahun yang Mengubah Dunia

Baca Selengkapnya
Di Balik Melejitnya Pacuan Kuda Jepang Di Balik Melejitnya Pacuan Kuda Jepang

Di Balik Melejitnya Pacuan Kuda Jepang

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Menanti Anak Da Vinci Eclipse x Wonder Land Menanti Anak Da Vinci Eclipse x Wonder Land

Menanti Anak Da Vinci Eclipse x Wonder Land

Setelah menjadi kejutan di seri Triple Crown 2025, Wonder Land kini fokus menjadi indukan. Anak pertamanya akan lahir tahun 2026 ini.

Baca Selengkapnya
Naga Sembilan Tunggu King Argentin di Bulan Juni 2026 Naga Sembilan Tunggu King Argentin di Bulan Juni 2026

Naga Sembilan Tunggu King Argentin di Bulan Juni 2026

Naga Sembilan berencana kembali turun di Kelas Terbuka 2.000 meter untuk memperebutkan Paku Alam Cup, harapannya bisa berduel dengan King Argentin.

Baca Selengkapnya
Kisah Majestic Prince, Sang Pangeran yang Hampir Menyapu Bersih Triple Crown Kisah Majestic Prince, Sang Pangeran yang Hampir Menyapu Bersih Triple Crown

Kisah Majestic Prince, Sang Pangeran yang Hampir Menyapu Bersih Triple Crown

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Rachel Alexandra, Sang Ratu Lintasan yang Membungkam Kuda Jantan Rachel Alexandra, Sang Ratu Lintasan yang Membungkam Kuda Jantan

Rachel Alexandra, Sang Ratu Lintasan yang Membungkam Kuda Jantan

Baca Selengkapnya