SARGA.CO - Dalam dunia pacuan kuda, ada satu gelar yang mampu membuat siapa pun, baik penggemar berat maupun penonton biasa—langsung menunjukkan rasa hormat: Triple Crown.
Untuk meraih gelar ini, seekor kuda harus menaklukkan tiga balapan bergengsi: Kentucky Derby, Preakness Stakes, da Belmont Stakes.
Semua itu harus dimenangkan dalam waktu hanya lima minggu, di tiga lintasan berbeda, dan tiga jarak berbeda. Betapa sulitnya? Dalam 150 tahun sejarahnya, hanya 13 kuda yang berhasil menyapu bersih ketiganya.
Setelah Affirmed memenanginya pada 1978, dunia harus menunggu 37 tahun hingga American Pharoah akhirnya memecah kutukan pada 2015. Siapa saja ketiga belas kuda luar biasa ini? Yuk, kita mengenal mereka satu per satu!
1. Sir Barton (1919)
Joki: Johnny Loftus
Pelatih: H. Guy Bedwell
Pemilik: J.K.L. Ross
Fakta menarik: Sir Barton adalah maiden (belum pernah menang) ketika mengikuti Kentucky Derby—dan justru menang. Ia bahkan memenangi balapan Withers di sela-sela Preakness dan Belmont. Setelah masa stud berakhir, ia dijual ke Kavaleri AS dan hidup tenang di peternakan Wyoming.
2. Gallant Fox (1930)
Joki: Earl Sande
Pelatih: “Sunny Jim” Fitzsimmons
Pemilik: Belair Stud
Fakta menarik: Pada 1930, Preakness digelar sebelum Derby—dan Gallant Fox menaklukkan ketiganya hanya dalam 29 hari. Ia juga satu-satunya juara Triple Crown yang melahirkan juara Triple Crown lainnya, Omaha.
3. Omaha (1935)
Anak kandung Gallant Fox ini mengikuti jejak ayahnya. Fakta menarik: Ia dikalahkan di Withers, tapi bangkit untuk menang di Belmont dan mengunci Triple Crown. Omaha kemudian dipindah ke Nebraska dan dimakamkan di bekas arena pacuan Ak-Sar-Ben.
4. War Admiral (1937)
Anak dari legenda Man o’ War.
Fakta menarik: Ia memenangkan Triple Crown meski tersandung dan terluka di start Belmont. War Admiral kemudian kalah dalam laga legendaris melawan Seabiscuit pada 1938.
5. Whirlaway (1941)
Julukan: “Kuda dengan serangan dari awan”
Fakta menarik: Whirlaway nyaris selalu finish di papan atas. Ia adalah Derby winner pertama dari Calumet Farm, dan setelah pensiun, ia dijual untuk stud ke Prancis.
6. Count Fleet (1943)
Fakta menarik: Nyaris dijual karena tubuhnya dianggap terlalu kurus dan tidak proporsional, Count Fleet justru menang Belmont dengan selisih 25 panjang! Ia tidak terkalahkan sebagai kuda 3 tahun.
7. Assault (1946)
Julukan: “Si Komet Berkaki Cacat”
Fakta menarik: Ia memiliki cacat pada kaki kanan depan, tetapi tetap menang Derby dengan selisih 8 panjang. Setelah gagal menjadi pejantan, ia kembali ke lintasan hingga usia 7 tahun.
8. Citation (1948)
Fakta menarik: Ia menang 19 dari 20 balapan sebagai kuda 3 tahun dan menjadi kuda balap pertama yang menghasilkan pendapatan lebih dari 1 juta dolar.
9. Secretariat (1973)
Kuda paling ikonik dalam sejarah pacuan Amerika.
Fakta menarik: Secretariat memecahkan rekor waktu di semua balapan Triple Crown. Kemenangannya di Belmont—dengan selisih 31 panjang—menjadi momen paling legendaris dalam sejarah olahraga. Hingga kini, Belmont memiliki tiang khusus yang menandai posisinya saat meninggalkan lawan-lawan.
10. Seattle Slew (1977)
Fakta menarik: Seattle Slew adalah Triple Crown winner pertama yang tidak terkalahkan dalam kariernya, gelar yang hanya disamai Justify. Di masa stud, ia melahirkan lebih dari 100 pemenang stakes.
11. Affirmed (1978)
Fakta menarik: Permusuhannya dengan Alydar, yang selalu finis kedua di semua seri Triple Crown, menjadi salah satu rivalitas terhebat di olahraga pacuan kuda. Affirmed juga menjadi kuda pertama yang menghasilkan lebih dari 2 juta dolar.
12. American Pharoah (2015)
Fakta menarik: Setelah 37 tahun tanpa juara Triple Crown, American Pharoah mengakhiri penantian panjang itu. Ia kemudian menutup karier dengan kemenangan di Breeders’ Cup Classic sebelum memulai debutnya sebagai pejantan di Ashford Stud.
13. Justify (2018)
Fakta menarik: Justify meraih Triple Crown tanpa pernah berlomba sebagai kuda 2 tahun, prestasi yang tak terulang sejak 1882. Ia juga menjadi juara Triple Crown kedua yang tak terkalahkan, sekaligus menjadikan Bob Baffert pelatih pertama yang meraih dua Triple Crown sejak 1940-an.
Tiga balapan, lima minggu, satu gelar. Triple Crown bukan sekadar rangkaian lomba, ini adalah ujian ketahanan, kecepatan, dan mental baja. Hanya 13 kuda dalam sejarah yang bisa melewatinya. Merekalah legenda sejati pacuan Amerika, yang namanya akan terus diingat selama olahraga ini ada.
(Sumber: America's Best Racing)
Install SARGA.CO News
sarga.co