SARGA.CO - Bendang Stable adalah gudang talenta kuda pacu hebat di Indonesia. Nama mereka kian harum sebagai produsen kuda berprestasi di Indonesia.
Kalaupun tak membawa piala untuk stable biru matahari—logo Bendang, kuda dengan nama belakang 'Nagari' banyak yang naik podium untuk banyak stable lain.
Jelang tahun peranakan kuda baru pada Agustus 2026, Pemilik Bendang Stable, Mario Bahar, menjelaskan kalau dia telah melego 14 ekor kuda kelahiran tahun 2024 lalu.
"Semua namanya berawalan huruf 'M'. Di saya sisa enam ekor. Total ada 20 ekor angkatan itu," jelas Mario saat berbincang dengan Sarga beberapa waktu lalu.
Dari unggahannya di media sosial, sekitar Maret 2026 lalu, Mario memang sempat 'membuka etalase' di media sosialnya.
Beberapa kuda seperti Mieres Nagari, Marugan Nagari, Masarac Nagari, Mandexa Nagari, Marazuela Nagari, Marazoleja Nagari, dan Marugan Nagari, sempat dipamerkan.
Kala itu usia mereka sekitar 1,5 tahun dengan lima di antaranya adalah betina. Kuda-kuda itu juga merupakan hasil perkawinan dari kuda-kuda unggul yang dimiliki Bendang. Beberapa persilangan yang Bendang lakukan untuk perkawinan angkatan ini yaitu; Manado Eclipse x Mahardika Jr, Tuan Nagari x Suko Nagari, Crocodile Roll x Pelangi Nagari, Galant Eclipse x Sakura Nagari, Damsyik Nagari x Saliva Gold, Crocodile Roll x Lyana Nagari, Crocodile Roll x Surya Nagari.
Dari 14 ekor kuda angkatan 2025 yang dijual Bendang Stable, beberapa dibeli oleh stable yang bermarkas di Pulau Jawa.
Mengandalkan ingatannya, Mario menjabarkan kudanya ada yang dibeli Eclipse Stable, Blue Blood Stable, Prasasti Stable, Tombo Ati Stable, Jatinom Stable, dan Djon's Stable. Ada juga yang berpindah ke Rimboka dan Taurut Stable yang berbasis di Sulawesi Utara dan ke Janeponto Stable Sulawesi Selatan.
"Ada juga yang sudah berpindah ke BHM, dulu dibeli Djon's waktu kecil kemudian pindah ke BHM," terang Mario.
Tak sekadar melego kudanya, Mario juga mengaku sudah mengirim dua ekor kuda dari angkatan ini ke Salatiga untuk latihan di sana. "Ada 1 ekor yang jantan, akan dipakai untuk race, namanya Madrid Nagari," tutur Mario.
Mario mengatakan kalau proyeksi idealnya kuda jantan itu mungkin langsung debut dalam seri terakhir tahun 2026 ini. “Madrid mungkin bulan november kalau tidak ada masalah sudah mau debut di hb cup,” tutur Mario.
Sisa empat ekor kuda yang ada di Tompaso, tiga di antaranya sedang masuk tahap latihan untuk persiapan turun ke lintasan pacu akhir tahun ini.
Mario memperkirakan tiga ekor kuda tersebut juga sangat mungkin untuk debut akhir tahun ini, jika tidak di Pulau Jawa, di Tompaso.
Tahun angkatan 2025 ini terhitung cukup banyak. Bandingkan dengan tahun 2022 lalu, kuda angkatan Milord, ada sekitar 15 ekor kuda. Di angkatan itu yang kemudian jadi nama besar ada Romeo Berjaya dan Spektra Baharna, keduanya adalah penantang King Argentin di Kelas Derby tahun lalu. Kemudian ada Caraxes nagari, Surya Whiskia, Sunfyre CHM, dan Yakuza SS.
Install SARGA.CO News
sarga.co