test

Better experience in portrait mode.
Foto Legendaris Pacuan di AS yang Tak Terlupakan: Tiga Kuda, Satu Garis Finish

Foto Paling Legendaris dalam Sejarah Pacuan Dunia: Tiga Kuda, Satu Garis Finish, Dewan Juri Kebingungan

SARGA.CO - Di tengah gemuruh Perang Dunia II yang masih mengguncang Eropa, sebuah momen tenang namun dramatis tercipta di lintasan kuda Aqueduct Racetrack, New York. Pada 10 Juni 1944, seorang fotografer menangkap foto langka yang bakal melegenda sepanjang masa.

Peristiwa itu berlangsung pada pada 10 Juni 1944. Sang fotografer membuat foto resmi yang menangkap tiga kuda berdiri sejajar — Brownie, Bossuet, dan Wait A Bit — di garis finish. Foto ini telah menjadi salah satu citra paling abadi dalam sejarah pacuan kuda Amerika Serikat.

Gambar ini tidak hanya menghiasi dinding pub dan bar di berbagai penjuru Amerika sampai akhir 1970-an, tetapi juga menjadi simbol keunikan olahraga pacuan kuda yang penuh kejutan.

Itu adalah perhelatan ke-46 Carter Handicap, sebuah balapan yang sudah digelar sejak 1895 dan dinamai untuk menghormati William Carter, dermawan yang menyumbangkan mayoritas hadiah lomba. Namun edisi tahun 1944 benar-benar luar biasa — karena menjadi satu-satunya dalam catatan sejarah Amerika yang berakhir dengan triple dead-heat dalam balapan stakes.

Andalkan Kejelian Mata Juri

Andalkan Kejelian Mata Juri

Sebelum adanya kamera foto finish, urutan pemenang ditentukan hanya dengan pengamatan mata para juri. Pada tahun-tahun awal abad ke-20 kamera foto finish diperkenalkan dan makin menyempurnakan hasil penentuan finis; namun tidak ada yang pernah mengabadikan tiga kuda sejajar seperti ini sebelumnya.

Ketiga kuda itu yang finish bersamaan itu berasal dari latar yang berbeda. Pertama adalah Brownie, kuda hitam milik Joe W. Brown yang ditunggangi oleh joki Eric Guerin, datang dengan peluang 10/1 setelah sempat menang satu handicap di Jamaica.

Kuda kedua adalah Bossuet, berbulu gelap dengan bintik putih, yang menjadi favorit di odds 6-5 bersama saudaranya Apache, hasil breeding dari Belair Stable.

Terakhir adalah Wait A Bit, kuda kastanye yang pernah memegang rekor trek untuk jarak tujuh furlong, datang dengan peluang sekitar 6½/1.
 

Pacuan Berlangsung di Trek Basah

Mengutip laman thoroughbredracing.com, balapan berlangsung di bawah kondisi lintasan yang basah akibat hujan, dengan Apache memimpin sejak awal. Namun, sepanjang jalur lurus menuju garis finish, persaingan ketat terjadi di antara Brownie, Bossuet, dan Wait A Bit. Daily Racing Form menggambarkan momen itu:

“Ketiga joki memacu kuda mereka dengan putus asa, dengan Brownie tampak sudah menggenggam kemenangan beberapa meter sebelum garis. Dua kuda lainnya bertarung dengan gagah hingga akhir dan menyamai posisi pada langkah terakhir,” tulis laporan media tersebut.

FOTO: Facebook/Americanhorseracinglegends

Ketika ketiganya melintasi garis finis, foto resmi menunjukkan ketiganya berdiri sejajar tanpa bisa dipisahkan. Keputusan juri pun menegaskan bahwa tidak ada pemenang tunggal. 

Kuda Brownie, Bossuet, dan Wait A Bit dinyatakan sama kuat sebagai pemenang. 

Bahkan papan odds pun kesulitan mencatatkan hasil taruhan masing-masing, sehingga harus dibuatkan tanda tangan tangan untuk menunjukkan harga taruhan yang baru.

Pacuan ini sendiri bukan sekadar soal balapan — itu juga bagian dari War Relief Day di Aqueduct, di mana seluruh hasil bersih dari perlombaan didonasikan untuk beberapa badan amal seperti National War Fund dan American Red Cross, guna membantu upaya bantuan selama perang. 

Balapan ini disaksikan lebih dari 25.000 penonton yang hadir di lintasan, menciptakan suasana campur aduk antara kegembiraan olahraga dan mood perang yang sedang berlangsung

Foto Abadi yang Jadi Legenda

Foto legendaris itu tetap tersimpan sebagai dokumentasi momen langka dalam dunia pacuan kuda — sebuah kejadian yang tak terduga sekaligus memperlihatkan betapa rapatnya persaingan di lintasan, ketika tiga kuda bisa melintas garis finis secara bersamaan dan terekam selamanya dalam satu frame gambar.

Sponsored Ad
Kenalin nih Fancy, Kuda Tertua di Dunia, Umurnya 37 Tahun dan Masih Sehat! Kenalin nih Fancy, Kuda Tertua di Dunia, Umurnya 37 Tahun dan Masih Sehat!

Kenalin nih Fancy, Kuda Tertua di Dunia, Umurnya 37 Tahun dan Masih Sehat!

Usianya kini jauh melampaui rata-rata umur kuda pada umumnya.

Baca Selengkapnya
Forever Young Gabung Jadi Karakter Uma Musume Forever Young Gabung Jadi Karakter Uma Musume

Forever Young Gabung Jadi Karakter Uma Musume

Baca Selengkapnya
Pacuan Kuda Legendaris Ambal Kembali Digelar! Pacuan Kuda Legendaris Ambal Kembali Digelar!

Pacuan Kuda Legendaris Ambal Kembali Digelar!

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Ilmuwan Bongkar Rahasia Ringkikan Kuda: Dua Suara dalam Sekali Panggil Ilmuwan Bongkar Rahasia Ringkikan Kuda: Dua Suara dalam Sekali Panggil

Ilmuwan Bongkar Rahasia Ringkikan Kuda: Dua Suara dalam Sekali Panggil

Baca Selengkapnya
PO‑13 Jadi Gerbang Menuju Prestasi HBA & Tent Pegging ke Level Internasional PO‑13 Jadi Gerbang Menuju Prestasi HBA & Tent Pegging ke Level Internasional

PO‑13 Jadi Gerbang Menuju Prestasi HBA & Tent Pegging ke Level Internasional

Baca Selengkapnya
Sejarah Panjang Arena Pacuan Kuda Mangkunegaran: Dulunya di Stasiun Solo Balapan Sejarah Panjang Arena Pacuan Kuda Mangkunegaran: Dulunya di Stasiun Solo Balapan

Sejarah Panjang Arena Pacuan Kuda Mangkunegaran: Dulunya di Stasiun Solo Balapan

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Komisi Equestrian Siapkan 10 Kejuaraan Level FEI untuk Tingkatkan Pembinaan Atlet Indonesia Komisi Equestrian Siapkan 10 Kejuaraan Level FEI untuk Tingkatkan Pembinaan Atlet Indonesia

Komisi Equestrian Siapkan 10 Kejuaraan Level FEI untuk Tingkatkan Pembinaan Atlet Indonesia

Baca Selengkapnya
Pemprov Jabar Raih Indonesia Rising Stars Award 2026, Diapresiasi atas Inovasi Pelayanan Publik Pemprov Jabar Raih Indonesia Rising Stars Award 2026, Diapresiasi atas Inovasi Pelayanan Publik

Pemprov Jabar Raih Indonesia Rising Stars Award 2026, Diapresiasi atas Inovasi Pelayanan Publik

Baca Selengkapnya
Musim Baru Langsung Panas, Aragon Berjaya di Hub Equestrian Championship 2026 Musim Baru Langsung Panas, Aragon Berjaya di Hub Equestrian Championship 2026

Musim Baru Langsung Panas, Aragon Berjaya di Hub Equestrian Championship 2026

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Apa Itu Jateng Derby 2026? Apa Itu Jateng Derby 2026?

Apa Itu Jateng Derby 2026?

Baca Selengkapnya
Mengapa Posisi Starting Gate Bisa Menentukan Hasil Balapan? Mengapa Posisi Starting Gate Bisa Menentukan Hasil Balapan?

Mengapa Posisi Starting Gate Bisa Menentukan Hasil Balapan?

Baca Selengkapnya
Kenapa Hidung Kuda Pacu Pakai “Plester” di Balapan? Bukan Aksesoris! Kenapa Hidung Kuda Pacu Pakai “Plester” di Balapan? Bukan Aksesoris!

Kenapa Hidung Kuda Pacu Pakai “Plester” di Balapan? Bukan Aksesoris!

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Apakah Kuda Pacu “Puasa” Sebelum Balapan? Apakah Kuda Pacu “Puasa” Sebelum Balapan?

Apakah Kuda Pacu “Puasa” Sebelum Balapan?

Baca Selengkapnya
Mengapa Unicorn, Legenda Kuda Bertanduk Masih Memikat Dunia? Mengapa Unicorn, Legenda Kuda Bertanduk Masih Memikat Dunia?

Mengapa Unicorn, Legenda Kuda Bertanduk Masih Memikat Dunia?

Baca Selengkapnya
Raja Charles III Beri Selamat, Joki Aamilah Aswat Cetak Sejarah Balap Kuda Inggris Raja Charles III Beri Selamat, Joki Aamilah Aswat Cetak Sejarah Balap Kuda Inggris

Raja Charles III Beri Selamat, Joki Aamilah Aswat Cetak Sejarah Balap Kuda Inggris

Joki muda ini jadi perempuan kulit hitam pertama raih kemenangan balap kuda jump di Inggris.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Kesalahan Fatal Joki Pemula Kesalahan Fatal Joki Pemula

Kesalahan Fatal Joki Pemula

Pelajaran penting sebelum turun ke lintasan pacu.

Baca Selengkapnya
Finisher Ulung Itu Bernama Syam Wakas Finisher Ulung Itu Bernama Syam Wakas

Finisher Ulung Itu Bernama Syam Wakas

Baca Selengkapnya
Kisah Epick Joki Wink Winkfield, dari Derby ke Pengasingan Kisah Epick Joki Wink Winkfield, dari Derby ke Pengasingan

Kisah Epick Joki Wink Winkfield, dari Derby ke Pengasingan

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
Sprinter Legendaris Think About It Meninggal Dunia Sprinter Legendaris Think About It Meninggal Dunia

Sprinter Legendaris Think About It Meninggal Dunia

Baca Selengkapnya
Perpisahan Frankie Dettori, Sang Maestro Lintasan Pacu Perpisahan Frankie Dettori, Sang Maestro Lintasan Pacu

Perpisahan Frankie Dettori, Sang Maestro Lintasan Pacu

Baca Selengkapnya
Langkah Bersejarah Timnas Tent Pegging Indonesia di Pentas Dunia Langkah Bersejarah Timnas Tent Pegging Indonesia di Pentas Dunia

Langkah Bersejarah Timnas Tent Pegging Indonesia di Pentas Dunia

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Sisi Emosional Kemenangan dan Kekalahan Sisi Emosional Kemenangan dan Kekalahan

Sisi Emosional Kemenangan dan Kekalahan

Cerita yang tak selalu terlihat di lintasan pacu.

Baca Selengkapnya
Mengenal Teknik Dasar Joki Profesional Mengenal Teknik Dasar Joki Profesional

Mengenal Teknik Dasar Joki Profesional

Kunci mengendalikan kuda dan menang di lintasan.

Baca Selengkapnya
Sosok Yanni Rondonuwu, Joki Tenang yang Selalu Tajam di Momen Penentuan Sosok Yanni Rondonuwu, Joki Tenang yang Selalu Tajam di Momen Penentuan

Sosok Yanni Rondonuwu, Joki Tenang yang Selalu Tajam di Momen Penentuan

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Tatapan di Lintasan: Emosi Kuda Pacu yang Tak Terucap Tatapan di Lintasan: Emosi Kuda Pacu yang Tak Terucap

Tatapan di Lintasan: Emosi Kuda Pacu yang Tak Terucap

Baca Selengkapnya