SARGA.CO – Bintang balap kuda Amerika Serikat, Journalism, resmi gantung saddle dari lintasan pacu. Peraih tiga gelar G1 ini terpaksa pensiun dini akibat cedera yang dialaminya, tepat di hari ia mencetak kemenangan yang penuh daya juang pada penampilan terakhirnya di ajang G2 San Diego Handicap, Del Mar.
Insiden nahas yang menimpa putra dari kuda legendaris peraih dua gelar Horse of the Year, Curlin, ini terjadi sesaat sebelum balapan dimulai. Menurut penuturan tim, Journalism sempat melangkah mundur tepat saat gerbang starting stall dibuka. Akibatnya, ia harus tertinggal beberapa panjang kuda dari rombongan sejak awal lomba.
Namun, dalam kondisi tertinggal dan menahan cedera, ia justru menampilkan determinasi luar biasa untuk mengejar ketertinggalan dan menyegel kemenangan. Sayangnya, pemeriksaan medis pasca-balapan mengonfirmasi adanya cedera serius. Sang pemilik akhirnya mengambil keputusan berat untuk memensiunkannya daripada mempertaruhkan masa depan kuda kesayangan mereka.
Sang pelatih, Michael McCarthy, tak bisa menyembunyikan kekagumannya atas keberanian kuda asuhannya tersebut.
"Apa yang dilakukan Journalism di Del Mar adalah bukti sejati dari seorang juara. Mengalami cedera di dalam gerbang, tertinggal sejauh itu, dan tetap mampu menang murni berkat tekad dan kelasnya—itu sudah menceritakan segalanya tentang siapa dia. Dia sama sekali tidak berutang apa pun pada kami," ungkap McCarthy dalam keterangan resminya.
Lahir dari peternakan Don Alberto Corporation, Journalism diboyong dengan harga US$825.000 di ajang lelang bergengsi Fasig-Tipton Saratoga Yearling Sale 2023 sebelum bergabung dengan stable milik McCarthy. Ia tak butuh waktu lama untuk membuktikan diri sebagai salah satu kuda Klasik terbaik di Amerika.
Setelah menutup musim balap juniornya dengan kemenangan di G2 Los Alamitos Futurity, Journalism menjelma menjadi bintang utama di jalur Triple Crown musim 2025. Ia sukses menaklukkan calon juara G1, Baeza, di Santa Anita Derby, sebelum finis sebagai runner-up di belakang kuda terbaik tahun itu, Sovereignty, di ajang epik Kentucky Derby.
Dua minggu berselang, Journalism kembali menunjukkan ketangguhannya dengan menjuarai Preakness Stakes, menembus kepungan ketat lalu melesat di trek lurus. Perjalanannya di seri Triple Crown ditutup dengan kembali meraih posisi kedua—sekali lagi di belakang Sovereignty—pada ajang Belmont Stakes. Pencapaian ini menjadikannya satu-satunya kuda yang berlaga di ketiga balapan Triple Crown pada musim tersebut.
Secara statistik, rekornya sangat mengesankan. Dari 14 kali start sepanjang kariernya, Journalism sukses mencatatkan 7 kemenangan, di mana tiga di antaranya adalah gelar G1 bergengsi: Santa Anita Derby, Preakness Stakes, dan Haskell Stakes. Mengumpulkan total uang hadiah mencapai US$4.770.755, ia tercatat hanya satu kali terlempar dari posisi tiga besar, yakni saat finis keempat di Breeders' Cup Classic 2025.
Kini, Journalism bersiap untuk menikmati masa pensiun dan menjalani peran barunya. Ia akan ditempatkan di peternakan Ashford Stud milik Coolmore America di Kentucky untuk musim kawin (breeding season) tahun 2027.
Meski karier balapnya harus berakhir lebih cepat dari harapan banyak pihak, ia pergi dengan kepala tegak sebagai salah satu kuda balap Amerika Serikat paling berkarakter di generasinya.
"Walaupun ini bukan akhir yang kami bayangkan, kesejahteraan kuda selalu menjadi prioritas utama kami," jelas perwakilan pemilik saat mengumumkan perpisahan ini. "Dia telah memberikan segalanya di lintasan balap, dan kini ia sangat pantas mendapatkan kesempatan untuk memulai babak baru dalam hidupnya."
Install SARGA.CO News
sarga.co