test

Better experience in portrait mode.
Joki pacuan

Kenapa Joki Balap Kuda Tidak Duduk di Pelana Saat Race? Ini Alasannya

SARGA.CO - Bagi penonton yang baru menyaksikan balap kuda, satu hal yang sering menimbulkan pertanyaan adalah posisi para joki saat berlomba. Alih-alih duduk tegak di pelana, mereka justru tampak condong ke depan dan berdiri ringan di atas stirrup.

Joki pacuan
SARGA.CO

Ternyata, posisi tersebut bukan sekadar gaya atau kebiasaan unik, melainkan teknik penting yang sudah lama digunakan dalam dunia Horse Racing untuk membantu kuda berlari lebih cepat dan efisien.
 

Mirip Teknik “Tuck In” di MotoGP

Prinsipnya mirip dengan teknik yang sering terlihat dalam MotoGP. Saat melaju di trek lurus, pembalap biasanya menundukkan tubuh serendah mungkin di atas motor. Teknik ini dikenal sebagai tuck in, yang bertujuan mengurangi hambatan angin sehingga motor dapat melaju lebih kencang.

Konsep yang sama juga berlaku dalam balap kuda. Ketika kuda berlari cepat, kepala dan leher kuda sebenarnya sudah berfungsi sebagai pemecah angin alami. Jika joki duduk terlalu tegak, tubuhnya justru menjadi penghalang yang menambah hambatan udara. Dengan posisi condong ke depan mengikuti gerakan kuda, joki membantu menjaga aliran udara tetap lancar sehingga kuda dapat berlari lebih ringan dan mempertahankan kecepatannya.

Mengurangi Beban di Punggung Kuda

Selain faktor aerodinamika, posisi ini juga penting untuk kenyamanan dan efisiensi gerakan kuda. Jika joki duduk penuh di pelana selama balapan, setiap langkah kuda akan terasa sebagai beban tambahan di punggungnya. Dalam lomba yang menuntut kecepatan tinggi, beban kecil sekalipun bisa memengaruhi performa.

Mengurangi Beban di Punggung Kuda

Karena itu, joki biasanya berdiri ringan di atas stirrup. Dengan posisi ini, mereka menyerap guncangan langkah kuda melalui kaki, sehingga gerakan tubuh menjadi lebih stabil dan tekanan pada punggung kuda berkurang.

Teknik Balap yang Sudah Lama Digunakan

Posisi condong ke depan yang dikenal sebagai “riding crouch” ini sudah menjadi standar dalam balap kuda modern. Teknik tersebut membantu menjaga keseimbangan, mengurangi hambatan udara, serta membuat kuda mampu berlari lebih efisien dalam jarak jauh maupun sprint.

Jadi, saat melihat joki tampak “tidak duduk” di atas pelana saat balapan, itu bukanlah hal aneh. Justru di situlah salah satu rahasia penting yang membantu kuda dan joki mencapai performa terbaik mereka di lintasan.

 

Joki pacuan
Sponsored Ad
Kenapa Joki Balap Kuda Tidak Duduk di Pelana Saat Race? Ini Alasannya Kenapa Joki Balap Kuda Tidak Duduk di Pelana Saat Race? Ini Alasannya

Kenapa Joki Balap Kuda Tidak Duduk di Pelana Saat Race? Ini Alasannya

Baca Selengkapnya
Blunder di Tengah Balapan, Joki Tertinggi Dunia Kena Sanksi Blunder di Tengah Balapan, Joki Tertinggi Dunia Kena Sanksi

Blunder di Tengah Balapan, Joki Tertinggi Dunia Kena Sanksi

Baca Selengkapnya
POV Joki di Lintasan: Sensasi Kecepatan Fajar Walangitan Bersama Lucynero POV Joki di Lintasan: Sensasi Kecepatan Fajar Walangitan Bersama Lucynero

POV Joki di Lintasan: Sensasi Kecepatan Fajar Walangitan Bersama Lucynero

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
Kisah Santana Stable: Berawal dari Groom, Kini Owner 15 Kuda! Kisah Santana Stable: Berawal dari Groom, Kini Owner 15 Kuda!

Kisah Santana Stable: Berawal dari Groom, Kini Owner 15 Kuda!

Baca Selengkapnya
Sir Orbit, Kebanggaan Emerald Stable yang Tak Pernah Kehilangan Orbitnya! Sir Orbit, Kebanggaan Emerald Stable yang Tak Pernah Kehilangan Orbitnya!

Sir Orbit, Kebanggaan Emerald Stable yang Tak Pernah Kehilangan Orbitnya!

Baca Selengkapnya
Cerita di Balik Tombo Ati Stable Cerita di Balik Tombo Ati Stable

Cerita di Balik Tombo Ati Stable

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Siapa Joki Pacuan Kuda Paling Ganteng di Indonesia? Siapa Joki Pacuan Kuda Paling Ganteng di Indonesia?

Siapa Joki Pacuan Kuda Paling Ganteng di Indonesia?

Baca Selengkapnya
Perjalanan Emeral Stable: dari Pesan Terakhir Ayah ke Mimpi Derby Perjalanan Emeral Stable: dari Pesan Terakhir Ayah ke Mimpi Derby

Perjalanan Emeral Stable: dari Pesan Terakhir Ayah ke Mimpi Derby

Baca Selengkapnya
Rasanya Sehari Menjadi Joki Pacuan Rasanya Sehari Menjadi Joki Pacuan

Rasanya Sehari Menjadi Joki Pacuan

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Pilihan Hidup Seorang Dokter Hewan di Dunia Balap Kuda Pilihan Hidup Seorang Dokter Hewan di Dunia Balap Kuda

Pilihan Hidup Seorang Dokter Hewan di Dunia Balap Kuda

Baca Selengkapnya
Ambisi Besar Joki Riyan Firmansyah Menuju Indonesia Derby Ambisi Besar Joki Riyan Firmansyah Menuju Indonesia Derby

Ambisi Besar Joki Riyan Firmansyah Menuju Indonesia Derby

Baca Selengkapnya
Dari Nol ke Lintasan Besar, Perjalanan Nagura Stable Mengejar Mimpi Derby Dari Nol ke Lintasan Besar, Perjalanan Nagura Stable Mengejar Mimpi Derby

Dari Nol ke Lintasan Besar, Perjalanan Nagura Stable Mengejar Mimpi Derby

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Mengenal Teknik Dasar Joki Profesional Mengenal Teknik Dasar Joki Profesional

Mengenal Teknik Dasar Joki Profesional

Kunci mengendalikan kuda dan menang di lintasan.

Baca Selengkapnya
Sosok Yanni Rondonuwu, Joki Tenang yang Selalu Tajam di Momen Penentuan Sosok Yanni Rondonuwu, Joki Tenang yang Selalu Tajam di Momen Penentuan

Sosok Yanni Rondonuwu, Joki Tenang yang Selalu Tajam di Momen Penentuan

Baca Selengkapnya
Mengapa Joki Pacuan Kuda Penting Menggunakan Kacamata? Mengapa Joki Pacuan Kuda Penting Menggunakan Kacamata?

Mengapa Joki Pacuan Kuda Penting Menggunakan Kacamata?

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Sosok Joki Ended Rahmat, Maestro Sprint Pendek di Lintasan Pacu Sosok Joki Ended Rahmat, Maestro Sprint Pendek di Lintasan Pacu

Sosok Joki Ended Rahmat, Maestro Sprint Pendek di Lintasan Pacu

Baca Selengkapnya
Debut Ikonik dan Raih Kemenangan Epik, Ini 5 Fakta Unik Falling In Love di Balik Lintasan! Debut Ikonik dan Raih Kemenangan Epik, Ini 5 Fakta Unik Falling In Love di Balik Lintasan!

Debut Ikonik dan Raih Kemenangan Epik, Ini 5 Fakta Unik Falling In Love di Balik Lintasan!

Baca Selengkapnya
Peran Ayah Sekaligus Trainer: Perjalanan Ended Rahmat sebagai Joki Pacuan Senior Peran Ayah Sekaligus Trainer: Perjalanan Ended Rahmat sebagai Joki Pacuan Senior

Peran Ayah Sekaligus Trainer: Perjalanan Ended Rahmat sebagai Joki Pacuan Senior

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
First Half Wrapped! Deretan Peristiwa Epik di “The Race of the Rising Stars 2025” First Half Wrapped! Deretan Peristiwa Epik di “The Race of the Rising Stars 2025”

First Half Wrapped! Deretan Peristiwa Epik di “The Race of the Rising Stars 2025”

Baca Selengkapnya
Perjalanan San Marino Stable: Dari Sumbar ke Lintasan Pacu Nasional Perjalanan San Marino Stable: Dari Sumbar ke Lintasan Pacu Nasional

Perjalanan San Marino Stable: Dari Sumbar ke Lintasan Pacu Nasional

Baca Selengkapnya
Aksi Joki Paling Berani di Lintasan Balap Aksi Joki Paling Berani di Lintasan Balap

Aksi Joki Paling Berani di Lintasan Balap

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Bisakah Half-Siblings Menjadi Pasangan Pejantan dan Indukan? Begini Penjelasannya Menurut Riset! Bisakah Half-Siblings Menjadi Pasangan Pejantan dan Indukan? Begini Penjelasannya Menurut Riset!

Bisakah Half-Siblings Menjadi Pasangan Pejantan dan Indukan? Begini Penjelasannya Menurut Riset!

Baca Selengkapnya
Sejauh Mana Crossbreeding Meningkatkan Kualitas Kuda Pacu Lokal? Sejauh Mana Crossbreeding Meningkatkan Kualitas Kuda Pacu Lokal?

Sejauh Mana Crossbreeding Meningkatkan Kualitas Kuda Pacu Lokal?

Baca Selengkapnya
Dari Mc Queen hingga Opera O, Ini Inspirasi dan Harapan di Balik Penamaan Unik Kuda di Van Doeloer Stable Dari Mc Queen hingga Opera O, Ini Inspirasi dan Harapan di Balik Penamaan Unik Kuda di Van Doeloer Stable

Dari Mc Queen hingga Opera O, Ini Inspirasi dan Harapan di Balik Penamaan Unik Kuda di Van Doeloer Stable

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Dari Kelas Kuda Kecil Menuju Indonesia Derby, Perjalanan Iqbal Rahmadias Membangun Prestasi Dari Kelas Kuda Kecil Menuju Indonesia Derby, Perjalanan Iqbal Rahmadias Membangun Prestasi

Dari Kelas Kuda Kecil Menuju Indonesia Derby, Perjalanan Iqbal Rahmadias Membangun Prestasi

Baca Selengkapnya