SARGA.CO - Kejuaraan pacuan kuda Indonesia's Horse Racing (IHR) Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup 2026 kali ini berlangsung lebih spesial.
Bertempat di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Sabtu, 4 April 2026, start dari dua kelas perlombaan di kejuaraan ini dilepas atau flagg off oleh mantan pelatih Tim Nasional Sepakbola Indonesia, Shin Tae-yong (STY).
Mengenakan kemeja lengan panjang kotak-kotak dengan topi koboi dan kacamata hitam, STY melepas bendera start untuk Kelas E - 1.200 Meter yang memperebutkan Piala Blue Blood berhadiah total Rp12,5 juta. Serta, Kelas 2 Tahun Pemula A/B Div.I - 1.200 Meter memperebutkan Piala Pertamina berhadiah Rp17,5 juta.
Perlombaan di kelas E yang menempuh jarak 1.200 meter meninggalkan pengalaman kurang menyenangkan bagi kuda adalah Sukun Stable bernama Mumun. Memimpin sejak awal start, kuda betina merah berusia 6 tahun ini disalip Artemis yang mendadak muncul dari belakang.
Perlombaan kesebelas ini diikuti oleh 10 ekor kuda. Selain Mumun dan kuda unggulan Artemis, kelas ini dihuni oleh Danasura, Lang-Lang Jagad T.A, Putri SAS, Dewi Kemuning Sari, Brimo, Suzuka, Belladona, serta Tini Thunder.
Usai bendera tanda dimulainya pacuan dikibarkan Coach STY, kuda-kuda peserta pacuan mulai bergerak bergerombol untuk memimpin barisan terdepan. Kuda Mumun dan Brimo berhasil keluar dari rombongan dibayangi oleh Tini Thunder di awal start tersebut.
Tak berselang lama, kuda senior Mumum mulai menunjukkan kemampuannya dengan meninggalkan jauh lawan-lawannya. Sementara posisi kedua sudah beralih ke kuda Dewi Kemuning Sari dan Artemis di posisi ketiga yang mencoba strategi mengambil jalur luar di depan Danasura dan Lang-lang Jagat T.A.
Berbeda dengan Danasura, strategi Artemis dari sisi luar menampakkan hasil saat berhasil masuk ke posisi kedua untuk menempel Mumun. Kedatangan kuda jantan merah yang sudah berumur ini membuat persaingan di barisan terdepan semakin memanas.
Pada jarak 200 meter jelang finish, Mumun yang awalnya memimpin jauh dari rombongan kuda lain mulai bersaing ketat dengan Artemis.
Bahkan jelang finish, Mumun harus mengakui kecepatan kuda hasil perkawinan King Savero dan Contesa ini saat perlahan-lahan mulai menyalipnya dan menutup perlombaan dengan kemenangan.
Juara I: Artemis dengan joki Salman Farid dari BYD Stable, DK Jakarta
Juara II: Mumun dengan joki Achmad Saefudin dari Sukun Stable, DK Jakarta
Juara III: Danasura dengan joki Abdul Majid dari Aragon & Orbit Sport Horse, Jawa Barat
Persaingan ketat jelang finish juga terjadi di kelas 2 tahun pemula A/B Div.I 1.200 meter yang memperebutkan Piala Pertamina berhadiah total 17,5 juta. Pada pertandingan kedua belas yang kembali dilepas oleh Coach STY, sebanyak 9 ekor kuda turut bertanding.
Sama seperti kelas sebelumnya, start kelas 2 tahun pemula ini juga diawali dengan kuda-kuda yang melaju bergerombol. Persaingan di awal lomba ini mampu dimenangkan oleh dua kuda asal Eclipse Stable yaitu Paco Eclispe dan Whitney Eclipse yang memimpin leading pertama.
Menyusul di posisi ketiga adalah kuda Kartika Mening dan Al-Barr GDM menyusul di belakangnya.
Keempat kuda ini terus memimpin di awal perlombaan dengan posisi kuda Al-Barr GDM yang memainkan strategi dari arah dalam untuk menusuk Whitney Eclipse dan Paco Eclipse di barisan depan.
Meski mendapat posisi menguntungkan, kuda Al-Barr GDM mulai mendapat ancaman dari Kartika Mening yang berusaha mencari celah masuk ke posisi depan. Datang dari arah luar, kuda Jati Kusuma yang mencoba mengambil kesempatan merebut posisi depan.
Pada jarak 200 meter jelang finish, persaingan terjadi antara Kartika Mening dan Al-Barr GDM yang melaju side by side. Di saat bersamaan, datang ancaman secara mendadak dari arah luar melalui kuda Paco Eclipse.
Kejutan yang dibawa kuda hasil perkawinan dari Minahasa Eclipse dan Shara Eclipse itu sukses membuat pimpinan depan perlombaan berubsah. Kuda berusia 2 tahun itu terus memacu lajunya dan dengan meninggalkan Kartika Mening dan Al-Barr GDM dengan selisih jarak yang tak terlalu jauh.
Juara I: Paco Eclipse dengan joki Meikel Soleran dari Eclipse Stable, Jawa Tengah
Juara II: Kartika Mening dengan joki Valentino Wongkar dari Bharata Stable, DK Jakarta
Juara III: Al-Barr GDM dengan joki Angel Manarisip dari Bintang 198 Stable, Sumatera Barat
Install SARGA.CO News
sarga.co