

SARGA.CO – Di antara 16 race yang digelar dalam Indonesia’s Horse Racing (IHR)–Merdeka Cup 2025, salah satu yang paling dinanti adalah Kelas 3 Tahun Calon Remaja – 1.200 meter. Race ini akan menjadi ajang pembuktian bagi para rising star muda dari berbagai provinsi.
Bertajuk sebagai ajang unjuk gigi para calon jagoan masa depan, kelas ini memperebutkan total hadiah Rp40 juta dan dipastikan menjadi salah satu race paling kompetitif di atas lintasan eksotis Legok Jawa, Pangandaran, pada Minggu, 24 Agustus 2025.
Sebanyak tujuh kuda dari lima provinsi berbeda telah ditetapkan lewat hasil drawing, dengan beberapa nama mencuri perhatian berkat performa sebelumnya maupun reputasi stable yang menaunginya. Mereka akan berpacu di lintasan pasir pantai yang menantang, mengandalkan kecepatan, stamina, dan tentu saja strategi joki untuk mengungguli lawan.
Berikut daftar peserta dan nomor gate mereka:
- Red Minister (Jawa Barat) – Gate 1
- Diva Istana (Jawa Timur) – Gate 2
- Fiona of Khalim (Jawa Barat) – Gate 3
- Inna Fatahna T.A (Jawa Tengah) – Gate 4
- Trudy (Sumatera Utara) – Gate 5
- Bless Arion (Jawa Barat) – Gate 6
- Titian Monaco (Sumatera Barat) – Gate 7
Salah satu yang paling disorot adalah kehadiran Fiona of Khalim dari Jawa Barat, yang tampil menjanjikan dalam ajang sebelumnya dan kini berada di Gate 3. Ia akan berhadapan langsung dengan Inna Fatahna T.A dari Jawa Tengah di Gate 4, kuda muda yang disebut-sebut sebagai salah satu prospek cerah di musim kompetisi 2025.
Di sisi lain, Red Minister dari Gate 1 siap memanfaatkan posisi start dalam untuk langsung memimpin sejak awal. Jangan lupakan Titian Monaco dari Sumatera Barat dan Trudy dari Sumatera Utara, dua kuda luar Jawa yang membawa nama besar stable-nya masing-masing dan siap mencuri panggung.
Dengan lintasan pasir pantai Legok Jawa yang terkenal lebih berat dibanding lintasan tanah biasa, race ini bukan hanya soal kecepatan, tapi juga soal daya tahan dan adaptasi. Kuda yang terbiasa latihan di daerah pantai akan diuntungkan, tapi dalam dunia pacuan, tak ada hasil yang bisa ditebak pasti. Segalanya mungkin terjadi dalam 1.200 meter yang menentukan masa depan.
Race ini tak hanya soal siapa tercepat, tapi siapa paling siap menghadapi tantangan unik Legok Jawa. Dan siapa tahu, dari race ini lahir kuda baru yang tahun depan jadi bintang Indonesia Derby 2026?
Install SARGA.CO News
sarga.co