SARGA.CO - Dalam dunia pacuan kuda, istilah Derby bukanlah sekadar nama balapan. Ia menyimpan sejarah panjang, tradisi kuat, dan status prestisius yang hanya bisa dicapai oleh kuda-kuda pacu terbaik. Tapi, apa sebenarnya arti dari Derby dalam konteks olahraga ini?
Kata Derby berasal dari Inggris, tepatnya dari Epsom Derby, sebuah balapan yang pertama kali diadakan pada tahun 1780 oleh Edward Smith-Stanley, Earl of Derby ke-12. Balapan ini awalnya dirancang sebagai adu kecepatan antara kuda-kuda muda yang potensial.
Derby: Ujian Kekuatan dan Masa Depan
Di dunia pacuan kuda modern, Derby bukan hanya ajang lomba, melainkan titik awal karier legendaris bagi seekor kuda. Karena hanya bisa diikuti satu kali seumur hidup, yakni ketika kuda berusia tiga tahun, Derby menjadi ajang pembuktian apakah seekor kuda layak disebut calon juara sejati.
Sebagian besar balapan derby mempertandingkan jarak menengah hingga panjang (biasanya 1.600 hingga 2.400 meter), menguji kombinasi kecepatan, stamina, dan strategi. Ini membuat Derby menjadi salah satu balapan paling menantang, baik bagi kuda maupun jokinya.
Contoh Derby Terkenal di Dunia:
The Kentucky Derby (AS)
Dikenal sebagai “The Most Exciting Two Minutes in Sports,” Kentucky Derby adalah bagian dari Triple Crown Amerika.
The Epsom Derby (Inggris)
Salah satu balapan tertua dan paling ikonik, tempat lahirnya istilah Derby.
Tokyo Yūshun (Japanese Derby)
Balapan puncak untuk kuda-kuda muda di Jepang, yang juga menjadi bagian dari Triple Crown Jepang.
Ajang paling bergengsi di tanah air untuk kuda pacu usia tiga tahun (Kelas 3 Tahun Derby), sekaligus seri pamungkas dalam perburuan gelar Triple Crown Indonesia pada 27 Juli mendatang di Lapangan Pacu Kuda Sultan Agun, Bantul, DIY.
Kenapa Derby Begitu Bergengsi?
Eksklusivitas usia: Hanya kuda usia 3 tahun yang bisa ikut. Tidak ada “kesempatan kedua.”
Menentukan karier: Kuda yang menang Derby seringkali menjadi incaran dunia breeding karena dianggap memiliki genetika unggul.
Sorotan publik: Derby selalu menarik perhatian karena menyajikan persaingan antara bakat-bakat muda terbaik.
Derby dalam pacuan kuda bukan sekadar nama balapan. Ia adalah mahkota awal, ujian kebesaran, dan panggung pertama bagi sang legenda kuda pacu.
Menang di Derby bukan hanya soal kecepatan, tapi tentang membuktikan siapa yang pantas dikenang dalam sejarah lintasan.
Install SARGA.CO News
sarga.co