SARGA.CO- Perebutan Piala Paku Alam akan menghadirkan pertarungan sembilan ekor kuda di Indonesia's Horse Racing (IHR) Piala Paku Alam 2026.
Naga Sembilan akan kembali mencoba merengkuh satu dari tiga King's Cup Series. Di gelaran IHR sebelumnya, Naga Sembilan dan Kubu Red Stone Stable harus kecewa, karena late scratch beberapa menit sebelum start akibat kesulitan masuk ke gate. Padahal kuda jantan dari DKI Jakarta itu menjadi favorit utama dalam race tersebut.
Pada Kelas Terbuka 2.000 meter, IHR Piala Paku Alam 2026, Naga Sembilan akan menghadapi Romantic Spartan, Guti Spirit, Duke BB, Queen Divona, dan dua kuda dari Shella Saukia Stable; Yakuza SS dan Triple SS.
Meski akan tetap menghadirkan persaingan yang ketat dengan sembilan kuda tangguh, Piala Paku Alam 2026 tak akan menjadi ajang kembalinya King Argentin.
Usai Piala Raja Mangkunegaran 2026, Mei lalu, pihak Red Stone Stable sempat melancarkan tantangan terbuka bagi kuda peraih Triple Crown 2025 itu. King Argentin disebut sebagai lawan sepadan bagi Naga Sembilan.
Kabar kembalinya King Argentin ke lintasan pacu juga bukan angan-angan semata. Pihak King Halim Stable sempat menyebut kalau memang kuda jantan andalan mereka itu direncanakan untuk kembali ke lintasan pacu pada tahun ini.
Namun tampaknya King Argentin masih belum siap untuk turun dan menjawab tantangan Naga Sembilan dan mempersembahkan Piala Paku Alam bagi King Halim Stable.
(King Halim Pastikan King Argentin Turun Pacuan pada Tahun 2026)
Pada race handicap untuk jarak 2.000 meter ini Naga Sembilan juga kembali tidak berjodoh dengan Princess Gavi dari King Halim Stable. Kavileri kotak-kotak Tosca --King Halim, memilih mengembalikan Queen Divona ke perlombaan jarak jauh ini.
Princess Gavi, pada bulan Mei lalu, menjadi juara Kelas Terbuka 2.000 meter dan membawa pulang Piala Mangkunegaran. Asalnya mantan juara Pertiwi Cup 2025 itu dipersiapkan berduel dengan Naga Sembilan. Namun late scratch yang dialami Naga Sembilan, membuat langkah Princess Gavi menuju gelar juara Piala Raja Mangkunegaran relatif lebih mulus.
Tanpa King Argentin dan Princess Gavi tak berarti Naga Sembilan jadi akan mudah menjadi juara Piala Paku Alam 2026. Queen Divona tak bisa dipandang sebelah mata. Dia sempat menjadi ratu jarak 2.000 meter dan menjuarai Kelas Terbuka pada Indonesia Derby 2025.
Selain Divona, rival Naga Sembilan di trek jarak 2.000 meter lain, Triple SS yang berusia 6 tahun, sama seperti Divona, juga akan kembali bertarung di kelas ini. Dia dan Divona, pada IHR sebelumnya sempat mencoba peruntungan di Kelas Terbuka Sprint. Namun keduanya kembali untuk menantang Naga Sembilan merengkuh Piala Paku Alam 2026.
Triple SS sendiri merupakan kuda terakhir yang mampu mengalahkan Naga Sembilan di Lintasan Sultan Agung, Bantul. Pada ajang Piala HB X, November 2025 lalu, dia mengungguli Naga Sembilan dan tak terkejar sejak start.
Selain kuda-kuda senior, rival seangkatan Naga Sembilan, Guti Spirit juga akan meramaikan perburuan juara Piala Paku Alam.
Guti Spirit asal Sumatra Barat punya catatan yang juga cukup baik untuk adu stamina dan kecepatan jarak 2.000 meter. Meski belum pernah menjadi juara, Pada 2025 lalu, ia dua kali menjadi runner-up, yakni pada IHR Cup dan Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup, keduanya untuk jarak 2.000 meter.
Tak lupa juga ada tiga ekor kuda dari angkatan Derby tahun 2025 lalu. Paling menonjol tentu ada Romantic Spartan, yang sudah membuktikan diri dengan menjadi juara 2 pada IHR Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup 2026 lalu, menjadi tantangan nyata bagi Naga Sembilan.
Selain itu ada juga Duke BB dan Yakuza SS, dua kuda yang pada IHR sebelumnya, di Tegalwaton bersaing dengan Princess Gavi untuk memperebutkan Piala Raja Mangkunegaran 2026.
-Dalam kurung (kg) menunjukkan handicap/beban-
1. Naga Sembilan (55) : Gate 7
2. Romantic Spartan (54): Gate 2
3. Queen Divona (54): Gate 5
4. Triple SS (53,5): Gate 3
5. Duke BB (53): Gate 4
6. Guti Spirit (52): Gate 6
7. Yakuza SS (50): Gate 1
Install SARGA.CO News
sarga.co