SARGA.CO - Indonesia's Horse Racing (IHR) 2026 akan mampir ke luar Pulau Jawa untuk pertama kali tahun ini. Kunjungan ke Sumatra Barat, tepatnya di Gelanggang Pacuan Kuda Kubu Gadang, Payakumbuh.
Selain kuda-kuda tangguh dan unggul yang terkenal dari Sumatra Barat, sejumlah kuda juga datang dengan nama yang tak kalah unik. Hasil barrier draw Rabu, 19 Agustus 2026, terdapat puluhan nama kuda yang akhirnya resmi tersebar dalam 15 race, termasuk tiga kelas draf bogie dan dua kelas kuda lokal Payakumbuh.
Dari nama-nama kuda yang masuk terdapat beberapa nama yang menonjol dan menarik perhatian.
Di kelas Draf Bogie Baru, ada satu nama yang menarik perhatian yakni Bedtadin. Jika diucapkan, namanya menyerupai nama obat antiseptik yang biasa digunakan untuk membersihkan luka. Namun kuda asal Bukittinggi-Agam ini punya nama tertulis yang berbeda dengan pelafalan yang serupa. Tinggal kita tunggu aksinya apakah juga mampu mengobati rindu masyarakat Sumbar akan lomba pacuan kuda?
Di kelas lokal Payakumbuh Heat I, yang mempertarungkan empat ekor kuda asli daerah itu, ada satu nama yang unik yakni Gemoyy. Kuda betina berusaia 4 tahun ini akan bertarung dengan tiga kuda lainnya yang juga berkandang di PYK Stable. Race di hari Minggu, 23 Agustus 2026 akan menjadi saksinya, apakah kuda ini memang benar bertubuh gemuk dengan perawakan imut, seperti yang diindikasikan oleh namanya.
Pemilik kuda di Payakumbuh terbukti punya kreativitas tersendiri dalam memberi nama hewan pacuannya itu. Selain Gemoyy di Heat I, ada juga nama yang tak kalah nyentrik, 'Putri MBG' di Heat II. Kuda betina yang satu ini mungkin berukuran kecil ,dengan tinggi hanya 140 cm. Tapi warna bulunya yang coklat keemasan akan menarik pandangan. Terlepas dari apapun kepanjangan akronim MBG di namanya, kuda yang satu ini sangat berpeluang menarik perhatian di race akhir bulan Agustus 2026 dan memuaskan dahaga penonton yang rindu akan pacuan kuda di Payakumbuh.
Tak hanya kuda Payakumbuh yang unik. Seekor kuda asal Padang Pariaman juga unik. Namanya Hello Kitty. Kemungkinan besar terinspirasi dari karakter animasi asal Jepang, tapi bukan kucing, nama ini diberikan untuk seekor kuda.
Kuda betina berusia 6 tahun ini akan bertarung di Kelas F, berhadapan dengan tiga ekor kuda lain yang juga berusia 6 tahun. Menarik menyaksikan aksi kuda pacu yang dengan nama seekor kucing animasi ini.
Install SARGA.CO News
sarga.co