SARGA.CO - Dua kuda dari stable yang berbeda, Better Sweet dan Artemis membuktikan dirinya layak dianggap sang juara usai masing-masing menang di kelas pertandingan IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2, di Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Minggu, 10 Mei 2026.
Better Sweet yang berasal dari Cahaya Bulan Stable menorehkan catatan manis usai memutuskan bertanding untukk pertama kalinya di Kelas C Sprint - 1.100 Meter yang memperebutkan Piala Top Coffe dengan total hadiah Rp22,5 juta.
Sementara kuda dari BYD Stabel, Artemis membuktikan dirinya masih mampu berjaya meski usainya sudah tidak muda lagi.
Pada Race IV yang mempertandingkan Kelas C Sprint - 1.100 meter, kuda Better Sweet untuk pertama kalinya naik kelas dan bertanding dengan 6 kuda lainnya seperti Jundu Batu Balang dan Aquatic yang masuk sebagia kuda unggulan.
Kelas ini juga diikuti oleh kuda Raja Shankara BB, Santana Rembulan, P. Cinta Negara, serta Bosch yang menempati gate 5.
Bertanding di kelas yang baru tak menyurutkan kepercayaan diri Better Sweet yang dihela oleh Joki Rizki Nugraha. Buktinya, kuda betina napas berusaia 6 tahun dengan tinggi 152,7 cm ini mampu bersaing di barisan terdepan usai starting gate dibuka.
Better Sweet langsung bersaing dengan Raja Shangkara serta Bosch yang berusaha mencari jalur kemenangan dari arah luar.
Keunggulan Better Sweet mulai terlihat pada tikungan kedua saat memimpin perlombaan.
Persaingan di barisan terdepan juga mulai berubah saat Santana Rembulan merebut urutan kedua dan menguntit Bosch yang tetap mengambil jalur luar.
Hingga tikungan terakhir, kecepatan Better Sweet tak mampu lagi terkejar untuk merebut gelar juar. Sementara Santana Rembulan dan Bosch bersaing ketat merebut juara kedua dan ketiga.
Juara 1: Better Sweet dari Cahaya Bulan Stable, Jawa Timur
Juara 2: Santana Rembulan dari Santana Stable, Jawa Tengah
Juara 3: Bosch dari Dago Stable, Jawa Barat
Kejuaraan IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 juga menjadi ajang pembuktian Sang Kuda Tua, Artemis, yang mampu meraih gelar juara di usianya tak lagi muda.
Bertanding di Kelas E - 1.200 meter, Artemis bersaing dengan kuda Nona Khaula, Joker Jr, Brimo, dan Godiva untuk memperebutkan Piala Blue Blood Stable dengan total hadiah Rp15 juta.
Kemenangan yang diraih Artemis cukup mengesankan karena memulai perlombaan dari posisi nyaris paling belakang atau kelima dari enam pesert. Leading pertama pada pertandingan kali ini adalah kuda Brimo yang dibayangi Joker Jr, Nona Khaula, dan Godiva di posisi keempat.
Brimo mampu mempertahankan posisi terdepannyaa hingga tikungan kedua dengan dibayangi Joker Jr. Sementara dari arah luar kuda artemis tetap berusaha mengambil posisi dengan memanfaatkan tikungan-tikungaan.
Bersama Joki Salman Farid yang terkenal kalem namun punya skill handal, Artemis mulai memberikan ancaman kepada pemimpin perlombaan Brimo dari jarak 400 meter jelang finis.
Upaya terakhir Artemis berbuah manis pada last corner saat artemis dari arah luar berhasil menyalip Brimo. akhir race berhasil dimenangkan oleh artemis, disusul Brimo dan Joker Jr.
Juara 1: Artemis dari BYD Stable, Jakarta
Juara 2: Brimo dari M Stable, Jakarta
Juara 3: Joker Jr dari BHM Stable, Kalimantan Selatan
Install SARGA.CO News
sarga.co