test

Better experience in portrait mode.
Wonder Acute

Dulu Bertarung di Lintasan, Kini Wonder Acute Melukis dengan Kuas di Mulut

SARGA.CO - Tidak semua kuda pacu dikenang karena mendominasi zamannya. Ada pula yang justru menjadi istimewa karena mampu bertahan begitu lama, terus bersaing dengan yang terbaik, dan tidak pernah berhenti memberikan yang terbaik.

Wonder Acute adalah salah satunya. Lahir pada 14 Maret 2006, kuda jantan ini menjalani karier balap selama sembilan tahun dengan 48 kali turun di lintasan. Ia mencatat 13 kemenangan, 10 kali finis kedua, dan delapan kali finis ketiga dengan total hadiah lebih dari ¥876 juta (Rp99 miliar).

Kini, di usia 20 tahun, Wonder Acute menikmati masa pensiun di Yogibo Versailles Resort Farm, Jepang. Setelah bertahun-tahun bertarung di lintasan tanah, ia justru menemukan bakat yang tak pernah disangka sebelumnya: melukis.

Dengan kuas yang digigit menggunakan mulutnya, Wonder Acute menghasilkan lukisan-lukisan abstrak penuh warna. Kisahnya pun kembali menjadi perhatian, terlebih setelah karakter Wonder Acute hadir dalam game populer Uma Musume: Pretty Derby. Dari kuda balap tangguh menjadi seniman di masa pensiun, perjalanan Wonder Acute memang sulit disebut biasa.

Kolektor Medali Perak di Lintasan Tanah Jepang

Wonder Acute merupakan putra Charismatic, kuda yang pernah dinobatkan sebagai American Horse of the Year pada 1999. Ia mulai berkarier pada Januari 2009. Di awal perjalanan, Wonder Acute sudah menunjukkan kemampuannya dengan memenangkan Sirius Stakes dan Musashino Stakes pada 2009, sebelum kembali meraih kemenangan di Tokai Stakes pada 2011.

Namun, yang membuat namanya semakin dikenal bukan hanya kemenangan. Wonder Acute berkali-kali berada sangat dekat dengan kemenangan ketika berhadapan dengan kuda-kuda terbaik Jepang.

Pada Japan Cup Dirt dan Tokyo Daishoten 2011, misalnya, ia masing-masing finis di posisi kedua. Ia juga menjadi runner-up di sejumlah balapan besar lainnya.

Rentetan finis kedua tersebut membuatnya mendapat julukan “silver collector” atau kolektor medali perak. Gelar juara akhirnya datang pada November 2012. Wonder Acute memenangkan JBC Classic dan meraih gelar Jpn1 pertamanya. Menariknya, kemenangan tersebut bukan menjadi akhir perjalanan. Wonder Acute masih terus berlari selama tiga musim berikutnya.

Wonder Acute

Semakin Tua, Semakin Sulit Dihentikan

Usia tidak membuat Wonder Acute mudah menyerah. Pada 2013, ia memenangkan Nihon TV Hai. Setahun kemudian, ia kembali mencatat kemenangan penting di Teio Sho. Jockey Yutaka Take bahkan pernah menggambarkan semangat Wonder Acute sebagai kuda yang selalu memberikan seluruh tenaganya, apa pun lintasan dan kondisi yang dihadapinya.

Puncaknya datang pada 2015. Saat usianya sudah sembilan tahun, Wonder Acute memenangkan Kashiwa Kinen. Kemenangan itu membuatnya tercatat sebagai kuda berusia sembilan tahun pertama di Jepang yang memenangkan perlombaan level G1/Jpn1.

Wonder Acute

Itu merupakan gelar Jpn1 ketiganya setelah JBC Classic dan Teio Sho. Kemenangan tersebut bahkan mengejutkan orang-orang yang sudah mengenalnya sejak lama. Sang breeder, Shinichi Fukuda, mengaku sebelumnya hanya berharap Wonder Acute bisa menyelesaikan balapan dengan selamat.

Jockey Ryuji Wada juga dibuat kagum. Ia mengatakan tidak menyangka kemampuan Wonder Acute masih begitu kuat dan mengaku tidak merasakan tanda-tanda penurunan performa karena usia.

Setelah kemenangan tersebut, Wonder Acute masih lima kali turun ke lintasan. Ia kembali finis kedua di Mile Championship Nambu Hai sebelum mengakhiri kariernya dengan posisi ketiga di Tokyo Daishoten 2015.

Setelah itu, petualangan panjangnya sebagai kuda pacu resmi berakhir. Dari Lintasan ke Kanvas Wonder Acute kemudian menjalani kehidupan sebagai pejantan hingga Oktober 2024. Setelah itu, ia pindah ke Yogibo Versailles Resort Farm, tempat sejumlah mantan bintang pacuan Jepang juga menikmati masa pensiun.

Di sana, Wonder Acute menemukan kesibukan baru. Ia belajar melukis.

Bukan dengan kaki atau alat khusus, melainkan dengan menggigit kuas menggunakan mulutnya dan menggerakkannya di atas kanvas. Hasilnya berupa lukisan abstrak dengan sapuan warna yang tidak terduga.

Karakter Wonder Acute yang tenang dan santai membuat staf Versailles menilai dirinya cocok mengikuti eksperimen tersebut. Lukisan pertamanya kemudian menarik perhatian publik di internet.

Antusiasme penggemar begitu besar hingga Versailles Resort Farm melelang lukisan asli Wonder Acute pada November 2024. Hasilnya cukup mengejutkan: karya tersebut mendapatkan 227 tawaran dan akhirnya terjual seharga ¥1,032 juta.

Dana hasil penjualan digunakan untuk membantu biaya perawatan kuda-kuda yang tinggal di peternakan tersebut. Sejak itu, karya Wonder Acute terus hadir dalam berbagai bentuk, termasuk reproduksi berukuran penuh dan versi digital.

Karakter tersebut mengambil banyak inspirasi dari kehidupan Wonder Acute di dunia nyata, termasuk karier panjangnya yang berlangsung selama sembilan tahun.

Hubungannya dengan karakter lain juga terinspirasi dari rivalitas di lintasan. Ia memiliki relasi dengan Copano Rickey, Hokko Tarumae, Espoir City, Smart Falcon, dan Transcend, yang juga menjadi teman sekamarnya. Bahkan, hobinya melukis merupakan cerminan langsung dari kehidupan Wonder Acute setelah pensiun. Di dalam game, ia juga memiliki sejumlah hobi unik seperti tinju, membuat kerajinan manik-manik, dan seni menghias lobak. (Sumber: Umamusume Wiki)

Sponsored Ad
Arsari Tambang
Dulu Bertarung di Lintasan, Kini Wonder Acute Melukis dengan Kuas di Mulut Dulu Bertarung di Lintasan, Kini Wonder Acute Melukis dengan Kuas di Mulut

Dulu Bertarung di Lintasan, Kini Wonder Acute Melukis dengan Kuas di Mulut

Baca Selengkapnya
Saat Malam Hong Kong Berpacu di Happy Valley Saat Malam Hong Kong Berpacu di Happy Valley

Saat Malam Hong Kong Berpacu di Happy Valley

Baca Selengkapnya
Sun Princess: Enam Kemenangan Beruntun dan Misi Super Sprint 2026 Sun Princess: Enam Kemenangan Beruntun dan Misi Super Sprint 2026

Sun Princess: Enam Kemenangan Beruntun dan Misi Super Sprint 2026

Sun Princess menunjukkan kebolehannya di lintasan sprint Sulut Derby 2026. Kini fokusnya menjadi juara di Super Sprint Kejurnas Seri 2 2026.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Pilih Favoritmu! Stiker Indonesia’s Horse Racing Bikin Chat Makin Seru Pilih Favoritmu! Stiker Indonesia’s Horse Racing Bikin Chat Makin Seru

Pilih Favoritmu! Stiker Indonesia’s Horse Racing Bikin Chat Makin Seru

Baca Selengkapnya
Menang Dramatis Atas Altramuz di Kobe Shimbun Hai, Lovcen Jaga Asa Triple Crown Menang Dramatis Atas Altramuz di Kobe Shimbun Hai, Lovcen Jaga Asa Triple Crown

Menang Dramatis Atas Altramuz di Kobe Shimbun Hai, Lovcen Jaga Asa Triple Crown

Menang dramatis atas Altramuz lewat finis menegangkan di Kobe Shimbun Hai, Lovcen kian dekat menorehkan sejarah Triple Crown pertamanya sejak Contrail, setelah amankan tiketnya menuju G1 Kikuka Sho.

Baca Selengkapnya
Rose Kingdom: Sang Penerus Klan 'Mawar 'yang Menjelma Jadi Penghancur Pagar Kedua Versailles di Uma Musume Rose Kingdom: Sang Penerus Klan 'Mawar 'yang Menjelma Jadi Penghancur Pagar Kedua Versailles di Uma Musume

Rose Kingdom: Sang Penerus Klan 'Mawar 'yang Menjelma Jadi Penghancur Pagar Kedua Versailles di Uma Musume

Dari juara G1 pendobrak kutukan "Rose Family" hingga jadi penghancur pagar di Versailles Farm. Intip kisah nyata Rose Kingdom yang kini hadir di Uma Musume!

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Palentino Sang Juara G1 Australia, Kini Punya Putri Bernama Palentina di Indonesia Palentino Sang Juara G1 Australia, Kini Punya Putri Bernama Palentina di Indonesia

Palentino Sang Juara G1 Australia, Kini Punya Putri Bernama Palentina di Indonesia

Baca Selengkapnya
Hasil Lengkap Sulut Derby 2026: Zilong Tumbang, Sunpower yang Menang Hasil Lengkap Sulut Derby 2026: Zilong Tumbang, Sunpower yang Menang

Hasil Lengkap Sulut Derby 2026: Zilong Tumbang, Sunpower yang Menang

Selain kekecewaan Zilong, kuda angkatan 3 tahun dari Bendang Stable mulai unjuk gigi, sementara Sun Princess membuktikan keandalannya dan kesiapannya menjajal Super Sprint 2026.

Baca Selengkapnya
Epiphaneia: Sang Juara Temperamental yang Menjadi Legenda di Balik Uma Musume Epiphaneia: Sang Juara Temperamental yang Menjadi Legenda di Balik Uma Musume

Epiphaneia: Sang Juara Temperamental yang Menjadi Legenda di Balik Uma Musume

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
Susul Wonderland dan Romantic Spartan, Naura Ayu Juga Jadi Indukan Susul Wonderland dan Romantic Spartan, Naura Ayu Juga Jadi Indukan

Susul Wonderland dan Romantic Spartan, Naura Ayu Juga Jadi Indukan

Kuda-kuda betina angkatan Indonesia Derby 2025 mulai banyak yang dijadikan indukan untuk melahirkan kuda-kuda andal baru di Indonesia's Horse Racing (IHR).

Baca Selengkapnya
SARGA.CO Sabet Penghargaan di Prominent Awards 2026, Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas SARGA.CO Sabet Penghargaan di Prominent Awards 2026, Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas

SARGA.CO Sabet Penghargaan di Prominent Awards 2026, Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas

Baca Selengkapnya
Hendy Kurniawan Gabung Blue Blood Stable, Perkuat Tim di Balik Performa Kuda Hendy Kurniawan Gabung Blue Blood Stable, Perkuat Tim di Balik Performa Kuda

Hendy Kurniawan Gabung Blue Blood Stable, Perkuat Tim di Balik Performa Kuda

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Jejak Nagura Stable Antar Riky Putra ke Kursi Ketua PORDASI Sumatera Barat Jejak Nagura Stable Antar Riky Putra ke Kursi Ketua PORDASI Sumatera Barat

Jejak Nagura Stable Antar Riky Putra ke Kursi Ketua PORDASI Sumatera Barat

Baca Selengkapnya
Rully Soleran Resmi Gabung Blue Blood Stable, Langsung Cicipi Pacuan Kuda Hong Kong Rully Soleran Resmi Gabung Blue Blood Stable, Langsung Cicipi Pacuan Kuda Hong Kong

Rully Soleran Resmi Gabung Blue Blood Stable, Langsung Cicipi Pacuan Kuda Hong Kong

Baca Selengkapnya
Eclipse, Aragon, dan Tombo Ati Stable Kirim Penantang ke Kejurnas Seri-II ke-60 2026 Tompaso Eclipse, Aragon, dan Tombo Ati Stable Kirim Penantang ke Kejurnas Seri-II ke-60 2026 Tompaso

Eclipse, Aragon, dan Tombo Ati Stable Kirim Penantang ke Kejurnas Seri-II ke-60 2026 Tompaso

Eclipse Stable mengirimkan 4 ekor kuda, sementara Aragon dan Tombo Ati, masing-masing mengirim 2 ekor kuda untuk bertarung di Gelanggang Pacuan Maes Tompaso, akhir Oktober 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
KAI
10 Fakta Menarik Silsilah Forever Young, Penuh Darah Juara Dunia 10 Fakta Menarik Silsilah Forever Young, Penuh Darah Juara Dunia

10 Fakta Menarik Silsilah Forever Young, Penuh Darah Juara Dunia

Baca Selengkapnya
Forever Young Mendominasi Jockey Club Gold Cup, Kuda Jepang Senilai 5 Miliar Yen Taklukkan Wajah Baru Belmont Park Forever Young Mendominasi Jockey Club Gold Cup, Kuda Jepang Senilai 5 Miliar Yen Taklukkan Wajah Baru Belmont Park

Forever Young Mendominasi Jockey Club Gold Cup, Kuda Jepang Senilai 5 Miliar Yen Taklukkan Wajah Baru Belmont Park

Superstar Jepang Forever Young sukses menjuarai Jockey Club Gold Cup di Belmont Park. Kemenangan ini menjadikannya kuda Jepang terkaya dengan 5 miliar yen!

Baca Selengkapnya
Menanti Ledakan Sprinter Taurut di Sulut Derby, Calon Derby yang Belum Terkalahkan Menanti Ledakan Sprinter Taurut di Sulut Derby, Calon Derby yang Belum Terkalahkan

Menanti Ledakan Sprinter Taurut di Sulut Derby, Calon Derby yang Belum Terkalahkan

Sprinter Taurut punya rekor selalu menang di dua race yang sudah dia jalani di usia 2 tahun. Masuk ke Kelas Calon Derby, niatnya tentu untuk meneruskan rekor apik tersebut.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Duel Sengit Beholder VS Songbird, Cara Dramatis Sang Ratu Menutup Karier, Menang Selisih Hidung! Duel Sengit Beholder VS Songbird, Cara Dramatis Sang Ratu Menutup Karier, Menang Selisih Hidung!

Duel Sengit Beholder VS Songbird, Cara Dramatis Sang Ratu Menutup Karier, Menang Selisih Hidung!

Baca Selengkapnya
Jajamine, Putri Gold Ship, Gagal Tampil di Balapan Maiden JRA Terakhir Sebelum Masuk Gerbang Start Jajamine, Putri Gold Ship, Gagal Tampil di Balapan Maiden JRA Terakhir Sebelum Masuk Gerbang Start

Jajamine, Putri Gold Ship, Gagal Tampil di Balapan Maiden JRA Terakhir Sebelum Masuk Gerbang Start

Jajamine, putri Gold Ship berwarna putih, batal mengikuti balapan maiden JRA terakhir di Nakayama setelah mengalami masalah fisik sebelum masuk gerbang start.

Baca Selengkapnya
Meisho Tabaru dan Admire Terra Bertolak ke Prancis, Tantangan Jepang di Prix de l’Arc de Triomphe Mulai Terbentuk Meisho Tabaru dan Admire Terra Bertolak ke Prancis, Tantangan Jepang di Prix de l’Arc de Triomphe Mulai Terbentuk

Meisho Tabaru dan Admire Terra Bertolak ke Prancis, Tantangan Jepang di Prix de l’Arc de Triomphe Mulai Terbentuk

Meisho Tabaru dan Admire Terra bertolak ke Prancis untuk menghadapi Prix de l’Arc de Triomphe, membawa harapan Jepang menaklukkan balapan bergengsi Eropa.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Yamanin Zephyr, Sang Juara Penunggang Angin hingga Menjadi Karakter Uma Musume Yamanin Zephyr, Sang Juara Penunggang Angin hingga Menjadi Karakter Uma Musume

Yamanin Zephyr, Sang Juara Penunggang Angin hingga Menjadi Karakter Uma Musume

Mengenal Yamanin Zephyr, legenda pacuan kuda Jepang yang berjaya di berbagai jarak dan kisahnya diadaptasi menjadi karakter dalam Uma Musume.

Baca Selengkapnya
Adora Djon's Bawa Nama Indonesia Bersinar di Pacuan Australia Adora Djon's Bawa Nama Indonesia Bersinar di Pacuan Australia

Adora Djon's Bawa Nama Indonesia Bersinar di Pacuan Australia

Adora Djon's menjadi juara race Maiden Handicap di Aquis Beaudesert, 17 September 2026.

Baca Selengkapnya
Forever Young Kembali 'Menggila', Kalahkan Lawan di Jockey Club Gold Cup, Siap Pertahankan Gelar Breeders’ Cup Classic! Forever Young Kembali 'Menggila', Kalahkan Lawan di Jockey Club Gold Cup, Siap Pertahankan Gelar Breeders’ Cup Classic!

Forever Young Kembali 'Menggila', Kalahkan Lawan di Jockey Club Gold Cup, Siap Pertahankan Gelar Breeders’ Cup Classic!

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Kuda Putih yang Viral karena Tubuh Kurus di Canggu Akhirnya Mati Kuda Putih yang Viral karena Tubuh Kurus di Canggu Akhirnya Mati

Kuda Putih yang Viral karena Tubuh Kurus di Canggu Akhirnya Mati

Baca Selengkapnya