SARGA.CO — Debut gemilang di lintasan justru membawa cerita tak biasa bagi seekor kuda pacu berusia dua tahun di Amerika Serikat. Baru saja memenangkan balapan pertamanya di Horseshoe Indianapolis, kuda yang sebelumnya bernama Austrian Painter harus berganti identitas. Jockey Club Amerika Serikat memutuskan nama tersebut tidak memenuhi syarat karena dinilai dapat ditafsirkan sebagai rujukan kepada Adolf Hitler.
Austrian Painter memenangkan balapan Maiden Special Weight sejauh 5,5 furlong pada 21 September. Di bawah kendali jockey William Antongeorgi III, ia mencatat waktu 1 menit 4,97 detik dan mengalahkan empat pesaingnya.
Namun, empat hari setelah kemenangan tersebut, Jockey Club mengumumkan perubahan namanya menjadi Merrylegs menyusul adanya pengaduan resmi. “Kami menanggapi persoalan ini dengan serius dan menghargai bahwa hal tersebut telah disampaikan kepada kami,” demikian pernyataan Jockey Club yang dikutip The Guardian.
Pemilik kuda tersebut, Scott Herbertson, membantah bahwa Austrian Painter sengaja dibuat sebagai referensi terhadap Hitler. Menurut laporan The Guardian, Associated Press, dan Racing Post, Herbertson mengatakan nama tersebut terinspirasi dari seniman favorit istrinya yang berasal dari Austria, Gustav Klimt.
Namun, persoalan menjadi lebih rumit setelah muncul laporan mengenai beberapa nama lain yang sebelumnya diajukan Herbertson dalam proses registrasi. Di antaranya terdapat My Struggle dan Braunau Star. “My Struggle” merupakan terjemahan bahasa Inggris dari Mein Kampf, buku yang ditulis Hitler. Sementara Braunau merujuk pada Braunau am Inn, kota kelahiran Hitler di Austria.
Herbertson tetap memberikan penjelasan lain untuk kedua nama tersebut. Ia mengatakan tidak ada kaitannya dengan Hitler, termasuk alasan bahwa kakek istrinya berasal dari Braunau.
Meski begitu, kemunculan nama-nama tersebut bersamaan dengan Austrian Painter menimbulkan perhatian dan kekhawatiran dalam proses registrasi. Jockey Club sendiri mendasarkan keputusannya pada aturan kelayakan nama kuda, bukan pada temuan formal bahwa Herbertson secara terbuka mengakui Hitler sebagai inspirasi di balik nama tersebut.
Persoalan ternyata tidak berhenti pada Austrian Painter. Kuda lain milik Herbertson, yang merupakan saudara kandung penuh Merrylegs, sebelumnya didaftarkan dengan nama New Order.
Herbertson menjelaskan bahwa nama tersebut merujuk pada band rock Inggris dengan nama yang sama.Namun, “New Order” juga memiliki makna historis lain. Istilah tersebut digunakan Nazi Jerman untuk menyebut rencana reorganisasi politik dan teritorial Eropa selama Perang Dunia II.
Jockey Club kemudian juga meminta nama tersebut dihapus. Hingga persoalan registrasinya diselesaikan, saudara Merrylegs tersebut belum memiliki nama resmi baru.
Nama baru Merrylegs datang dari sumber yang jauh lebih sederhana. Nama tersebut diambil dari karakter Merri-Legs, seekor kuda poni berwarna abu-abu dalam novel klasik Black Beauty karya Anna Sewell yang pertama kali diterbitkan pada 1877.
Nama itu dilaporkan dipilih oleh putri Herbertson. Kini, kuda yang mengawali karier balapnya dengan kemenangan di lintasan tersebut memiliki identitas baru. Dari Austrian Painter, ia berubah menjadi Merrylegs.
Di lintasan, kemenangan debutnya memang menjadi awal yang menjanjikan. Tetapi untuk saat ini, kisah pertamanya sebagai kuda pacu justru lebih banyak dibicarakan karena kontroversi nama daripada hasil balapannya.
Menarik untuk melihat bagaimana perjalanan Merrylegs selanjutnya. Jika kelak berkembang menjadi kuda juara, mungkin kemenangan debutnya di Horseshoe Indianapolis akan dikenang sebagai bab pertama dari karier yang dimulai dengan sebuah nama kontroversial dan berakhir dengan identitas yang jauh berbeda.
Install SARGA.CO News
sarga.co