SARGA.CO - Perjuangan Audirania Amanda Putri di arena dressage Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berakhir dengan capaian positif. Bersama kuda For Future, rider Indonesia itu berhasil menembus babak final nomor individual dan mengakhiri kompetisi di peringkat ke-14.
Audirania menjadi salah satu dari empat wakil Indonesia pada nomor dressage, bersama Alfaro Menayang, Karen Leticia Herjawan, dan Dara Ninggar Prameswari.
Pada nomor beregu, Indonesia harus puas menempati peringkat ketujuh. Alfaro menjadi rider Indonesia dengan posisi terbaik di peringkat ke-22, disusul Audirania di posisi ke-24 dan Karen di peringkat ke-29. Sementara Dara berstatus eliminated.
Namun, perjuangan Audirania belum berhenti setelah nomor beregu. Di babak kualifikasi individual Prix St-Georges, ia mengawali persaingan dari peringkat ke-24. Performa Audirania kemudian meningkat tajam pada babak kualifikasi kedua, Intermediate I.
Bersama For Future, Audirania berhasil meraih peringkat ke-12. Hasil tersebut cukup untuk mengantarkannya masuk ke babak final Intermediate I Freestyle to Music, yang hanya diikuti 15 kombinasi rider dan kuda.
Pada babak final, Audirania kembali membawa nama Indonesia dan berhasil menyelesaikan pertandingan di peringkat ke-14 individual dressage Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Medali emas nomor individual diraih Dongheon Nam dari Korea Selatan bersama Leonidas dengan skor 75,190 persen. Jiayi Yu dari China bersama Jackpoint meraih perak dengan 75,050 persen, sementara rekan senegaranya, Jiayi Rao bersama Geniaal, merebut perunggu dengan 74,935 persen.
Sementara itu, pada nomor beregu, China menjadi juara dengan skor 208,148 persen, diikuti Korea Selatan dengan 205,265 persen dan Jepang dengan 204,117 persen.
Bagi Audirania, perjalanan dari posisi ke-24 hingga menembus babak final dan finis di posisi ke-14 menjadi bagian penting dari perjuangan Indonesia di panggung dressage Asian Games 2026.
(Sumber: Pordasi.id)
Install SARGA.CO News
sarga.co