SARGA.CO- Maxi of Khalim harus mengubur mimpi mempersembahkan piala tiga mahkota untuk King Halim Stable pada tahun 2026.
Hasil ini menyusul kekalahannya di race ke-16 Triple Crown Serie 2, jarak 1.600 meter. Dalam lanjutan Indonesia’s Horse Racing (IHR) Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2, Minggu, 10 Mei 2026, Maxi bahkan gagal naik podium.
Finis dengan catatan waktu 1 menit 47,04 detik, tak cukup untuk mengejar Saga Serumpun di posisi terdepan. Namun, Maxi sendiri kalah cepat juga dari King Asva dan Nara Eclipse, yang membuatnya harus puasa finis poisisi empat.
Maxi of Khalim yang turun dengan pelana 1, memulai dari gate 4, bersebelahan dengan Aurora of Khalim di gate 5.
Start kuda jantan hasil anakan Maksimilian x Rose Black ini juga memulai lomba dengan posisi yang ideal, di sekitar posisi 5.
Dia terus menjaga posisi itu dan tak terusik untuk menyelip baris depan yang silih diperebutkan Suntora Berjaya, Saga Serumpun, Milea Guti, dan King Asva, di 1.000 meter awal pacuan.
Selepas tikungan kedua sebelum akhir, Joki Jemmy Runtu mulai mencoba memacu Maxi untuk merangsek ke depan, lewat sisi luar.
Namun, yang tak mereka sadari, di tikungan terakhir, dari sisi luar, ada Nara Eclipse dan Sir Orbit yang juga berusaha menyusup barisan depan.
Sekitar 100 m terakhir, di home straight, Saga Serumpun mengunci sisi dalam, King Asva menempel di sisi tengah, dari sisi luar Nara Eclipse merangsek masuk berusaha mengejar. Habis sudah ruangan untuk Maxi.
Lomba berakhir dengan tiga kuda di depan Maxi harus menunggu foto finis untuk mendapat hasil akhir pacuan. Sementara Maxi tercecer sekitar satu panjang kuda dan hanya unggul sekitar 1/2 panjang kuda dari Sir Orbit.
Pihak King Halim Stable cenderung tenang menanggapi hasil ini. Meski mengaku sedikit kecewa, mereka beranggapan menang-kalah adalah hal yang biasa di lintasan pacu.
Joki Jemmy Runtu mengaku kurang maksimal memacu di lurusan akhir. Trek yang pendek di home straight juga tak membantu.
ujar Joki Jemmy Runtu seraya tertawa usai pacuan.
King Halim Stable juga akan bergerak cepat dari kekecawaan ini. Mereka akan langsung mengalihkan fokus ke Indonesia Derby 2026.
“Kami akan coba lagi, bersiap untuk balapan berikutnya,” tegas dia.
Lewat kekalahan ini Maxi of Khalim masih belum pernah naik podium di Tegalwaton, pada usia 3 tahun. Dia memang sempat menjadi juara di lapangan ‘kotak’ ini tapi itu terjadi saat masih Kelas Pemula 2 tahun.
Di Jateng Derby 2026, Maxi of Khalim bahkan terlempar sampai posisi 6 untuk jarak yang sama 1.600 meter.
Sementara itu dua kuda King Halim Stable; Fiona of Khalim dan Princess Gavi berhasil menjadi juara, sekaligus melepas kekecewaan dari kekalahan di Tegalwaton sebelumnya.
Install SARGA.CO News
sarga.co