SARGA.CO - Di tengah persaingan ketat menuju Gr.1 HKJC World Pool New Zealand Derby (2400m) yang akan digelar di Ellerslie Racecourse, sebuah kisah yang tak biasa menarik perhatian publik balap kuda. Kuda kecil bernama Tulsa King kini menjadi sorotan karena peluangnya menantang favorit lain meskipun berasal dari awal yang sederhana.
Tulsa King, yang dimiliki dan dilatih oleh Aaron Bidlake, bukanlah kuda Derby klasik pada umumnya. Ia dibeli hanya seharga NZ$1.500 (Rp15 juta) melalui situs lelang online, jauh di bawah harga kuda Derby pada umumnya. Ukurannya pun relatif kecil, sekitar 1,52 meter dari tanah ke pundak, sehingga banyak yang meragukan potensinya di lintasan panjang.
Namun Bidlake tetap percaya pada instingnya. Meskipun awal karier Tulsa King kurang menonjol, performanya meningkat drastis sejak meraih kemenangan pertama di New Plymouth dan kemudian berhasil mencetak black-type dengan finis kedua di Gr.3 Wellington Stakes dan Listed Gingernuts Salver.
“Saya sudah melihat sesuatu pada dirinya sejak trial pertama, dia kecil, tapi punya semangat dan tekad yang luar biasa,” kata Bidlake.
Perjalanan menuju Derby tidak mudah. Tulsa King harus bersaing dengan kuda‑kuda lebih besar dan berpengalaman, namun output performanya yang konsisten memberi harapan baru bagi timnya. Kemenangan kecil demi kecil telah membuatnya berada dalam perbincangan serius di kalangan analis balap.
Untuk Derby nanti, Bidlake bahkan menawarkan jabatan joki kepada Jonathan Riddell, yang pernah membawa superstar Jimmy Choux meraih kemenangan di Derby 15 tahun lalu, sebagai bentuk strategi baru untuk memaksimalkan peluang Tulsa King.
Walau banyak yang masih melihat Tulsa King sebagai “underdog”, peluangnya untuk mengukir sejarah di Derby tetap terbuka lebar. Kisahnya pun menjadi inspirasi tentang bagaimana mimpi besar bisa dimulai dari awal sederhana dan penuh keberanian.
(Sumber: sportnation.nz)
Install SARGA.CO News
sarga.co