SARGA.CO — Kebangkitan pacuan kuda Indonesia menuju industri sportainment modern tak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk sektor industri. Salah satu kontribusi penting hadir dari Arsari Tambang yang turut mendukung gelaran Indonesia’s Horse Racing (IHR) Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 di Gelanggang Pacuan Tegalwaton, Sabtu 10 Mei 2026.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Arsari Tambang dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan sekaligus memperkuat pacuan kuda sebagai industri hiburan modern yang memiliki dampak ekonomi luas.
Ajang IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 hadir bukan sekadar sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga menawarkan pengalaman sportainment yang memadukan sport, budaya, hiburan, hingga gaya hidup masyarakat modern.
Melalui kolaborasi bersama SARGA.CO, Arsari Tambang ikut mendorong transformasi pacuan kuda agar semakin relevan dengan generasi baru penonton. Kehadiran sponsor dari sektor industri dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas event, baik dari sisi penyelenggaraan maupun pengalaman pengunjung di arena pacuan.
Sebagai bentuk kontribusi nyata, Arsari Tambang turut menjadi title sponsor pada tiga kelas utama, yakni: Kelas Terbuka Sprint Handicap 1.300 meter, Kelas 3 Tahun Remaja Divisi I 1.400 meter dan Kelas 2 Tahun Perdana C/D 800 meter.
Ketiga race tersebut menghadirkan persaingan sengit dari kuda-kuda terbaik Indonesia. Nama-nama seperti War Kudeta, Fiona of Khalim, dan Scarlet The Queen sukses tampil impresif dan keluar sebagai juara di kelas masing-masing.
Keterlibatan Arsari Tambang juga menunjukkan bahwa kolaborasi antara dunia industri dan olahraga dapat menciptakan dampak yang jauh lebih besar daripada sekadar penyelenggaraan event.
Pacuan kuda kini mulai dipandang sebagai bagian dari sport tourism dan ekonomi kreatif yang mampu menggerakkan banyak sektor sekaligus, mulai dari UMKM lokal, industri hiburan, hingga penciptaan lapangan kerja di sektor event.
Besarnya potensi tersebut terlihat jelas di Indonesia’s Horse Racing (IHR) Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2. Sekitar 30.000 penonton memadati arena pacuan Tegalwaton untuk menyaksikan pertarungan 147 kuda terbaik Indonesia dalam 18 race berbeda.
Pacuan kuda kini mulai dipandang sebagai bagian dari sport tourism dan ekonomi kreatif yang mampu menggerakkan banyak sektor sekaligus, mulai dari UMKM lokal, industri hiburan, hingga penciptaan lapangan kerja di sektor event.
Besarnya potensi tersebut terlihat jelas di Indonesia’s Horse Racing (IHR) Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2. Sekitar 30.000 penonton memadati arena pacuan Tegalwaton untuk menyaksikan pertarungan 147 kuda terbaik Indonesia dalam 18 race berbeda.
Event ini tak hanya menghadirkan atmosfer kompetisi, tetapi juga perayaan budaya Jawa dan hiburan keluarga yang membuat pacuan kuda terasa lebih dekat dengan masyarakat luas.
Sebanyak 54 kuda naik podium dan memperebutkan total hadiah Rp600 juta sepanjang gelaran berlangsung.
Pada race utama, Princess Gavi dari Jawa Barat sukses menjadi pemenang perdana Piala Raja Mangkunegaran usai menjuarai Kelas Terbuka Handicap 2.000 meter.
Sementara itu, Saga Serumpun dari Sumatera Barat mencuri perhatian setelah menjuarai Kelas 3 Tahun Derby 1.600 meter dan menggagalkan upaya Maxi of Khalim meraih Triple Crown Indonesia.
(Rangkuman IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026)
Install SARGA.CO News
sarga.co