SARGA.CO – Persaingan memperebutkan gelar bergengsi Star of Stars di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II 2026, semakin menarik setelah hasil drawing Kelas A Terbuka 2.200 Meter diumumkan. Lima kuda terbaik dari tiga daerah bersiap bertarung dalam pacuan utama yang dijadwalkan berlangsung di Maesa Tompaso, Sulawesi Utara, pada 24 Oktober 2026.
Dengan hadiah mencapai Rp90 juta, kelas ini menjadi salah satu nomor paling bergengsi dalam Kejurnas Seri 2. Jarak 2.200 meter menuntut bukan hanya kecepatan, tetapi juga stamina, strategi, dan ketepatan menentukan momentum serangan hingga garis finis.
Hasil drawing menempatkan Monochrome dari Sulawesi Utara di gate 4, sementara Zilong Rimboka mendapat gate 5. Keduanya akan menghadapi persaingan ketat dari dua wakil Papua Selatan, Kashmir BB dan Duke BB, yang masing-masing menempati gate 1 dan gate 2.
Sumatera Barat juga mengirimkan wakilnya melalui Anochecer Nagari yang akan memulai perlombaan dari gate 3.
Berikut hasil drawing lengkap Kelas A Terbuka 2.200 Meter (Star of Stars):
Berbeda dengan kelas sprint jarak pendek, Star of Stars menghadirkan tantangan tersendiri melalui lintasan sepanjang 2.200 meter. Para peserta harus mampu menjaga tenaga sejak start, mempertahankan posisi di tengah persaingan, dan menyimpan kecepatan untuk melancarkan serangan pada fase akhir.
Posisi gate menjadi salah satu faktor menarik untuk diamati, tetapi strategi joki dan kemampuan kuda mengelola stamina akan turut menentukan hasil akhir.
Dengan dua wakil tuan rumah menghadapi tiga pesaing dari luar Sulawesi Utara, perebutan gelar Star of Stars dipastikan menjadi salah satu tontonan yang dinantikan.
Mampukah Monochrome dan Zilong Rimboka membawa kejayaan bagi Sulawesi Utara, atau justru wakil Papua Selatan dan Sumatera Barat yang merebut gelar Star of Stars? Jawabannya akan ditentukan di lintasan Maesa Tompaso pada 24 Oktober mendatang.
Install SARGA.CO News
sarga.co