SARGA.CO - Kemenangan yang sudah di depan mata harus lepas dari genggaman Abrantes Nagari. Dalam pertarungan sengit Race XI Kelas C 1.600 meter pada Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Sabtu 24 Oktober 2026, Ya Tarim T.A menunjukkan mental juara dengan merebut posisi terdepan di detik-detik terakhir.
Persaingan memperebutkan Piala JAPFA dengan total hadiah Rp50 juta itu berlangsung ketat sejak bendera start dikibarkan. Dari enam kuda yang berlaga, Abrantes Nagari asal Sulawesi Utara langsung mengambil alih pimpinan lomba. Kuda dari Bendang Stable tersebut tampil menjanjikan, sementara Ya Tarim T.A dari Tombo Ati Stable, Jawa Tengah, membuntuti bersama Sultan Nagari dari Aragon Stable, Jawa Barat.
Kuda jantan berwarna merah berusia lima tahun dengan tinggi 154 sentimeter itu memperlihatkan tajinya. Berbekal darah juara dari Tuscaloosa dan Jennyata, Ya Tarim T.A melesat dan berhasil mengambil alih posisi terdepan dengan keunggulan tipis, hanya sekitar setengah panjang kuda.
Namun, Abrantes Nagari belum menyerah. Kedua kuda beradu kecepatan dalam posisi side by side hingga mendekati garis finis. Penonton pun disuguhi duel menegangkan yang membuat hasil akhir sulit dipastikan sebelum keduanya benar-benar melewati garis finis.
Pada akhirnya, Ya Tarim T.A berhasil mempertahankan kecepatannya dan menyentuh garis finis lebih dahulu. Kemenangan dramatis itu sekaligus menggagalkan upaya Abrantes Nagari untuk memberikan kemenangan bagi kontingen Sulawesi Utara di hadapan pendukungnya sendiri.
Ya Tarim T.A pun berhak membawa pulang Piala JAPFA, sedangkan Abrantes Nagari harus puas di posisi kedua. Sultan Nagari melengkapi podium di peringkat ketiga.
Install SARGA.CO News
sarga.co