SARGA.CO - Indonesia's Horse Racing (IHR) Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Seri I Indonesia Derby 2026 menghadirkan Kontingen Sulawesi Utara sebagai juara umum. Datang dengan amunisi 17 ekor kuda, di babak final, mereka berhasil mengamankan total 58 poin dari delapan race babak final yang total memperebutkan 180 poin.
(Pembagian poin di Indonesia Derby bisa dibaca di sini)
Dari total poin yang mereka kumpulkan itu, di Kelas Derby, kuda-kuda Sulawesi Utara mendulang poin hampir sempurna. Dua kuda Sulut, berhasil menjadi juara 1 dan juara 2 dan menyumbang 27,5 poin, hampir setengah dari total peralihan poin.
Selain itu Sulut juga mengumpulkan poind ari kelas 2 Tahun Pemula A/B, 2 Tahun THB INA, 3 Tahun Remaja, dan 2 Tahun Pemula C/D.
tutur Ketua PORDASI Sulawesi Utara, Adhi B. Supit, usai meraih piala juarau umum.
Kuda Sulut Dominasi Kelas Derby
Kemenangan Sulawesi Utara di Kejurnas Seri 1 ini tidak bisa dilepaskan dari perfoma apik Zilong Rimboka dan Monochrome di kelas utama, Indonesia Derby 2026. Dua kuda itu finis terdepan dari rombongan 12 ekor kuda dengan catatan 2 menit 27,31 detik dan 2 menit 27,59 detik.
Suntora Berjaya --yang sebenarnya juga lahir di Sulawesi Utara, melengkapi podium 3 dengan mewakili kontingen DKI Jakarta.
Meski poin hanya disumbangkan oleh Zilong dan Monochrome, kerja sama tim yang disebut oleh Adhi di awal terasa di lintasan pacu. Nara Eclipse dan Sunpower Nagari, dua kuda perwakilan Sulut lainnya, memimpin rombongan di putaran awal. Tak hanya menjaga pace rombongan, mereka juga menutup sisi dalam dari depan sehingga mempersulit kuda lain untuk menyusup dan mencuri keunggulan.
Keduanya juga menutup lomba dengan catatan baik dengan finis di urutan 5 dan 7, mengapit Aurora of Khalim dari Jawa Barat yang ditemani joki langganan juara Indonesia Derby, Jemmy Runtu.
Kemenangan di Kelas Derby memberi Rimboka Stable dan Miranda Stable porsi hadiah terbesar dari total Rp250 juta yang didapatkan.
Selain itu kemenangan ini juga menjadi catatan masin bagi Joki Falentino Sangian yang menambah satu lagi gelar juara Indonesia Derby-nya menjadi 2 dan bagi Pelatih Rully Soleran, kemenangan ini menjadi juara Indonesia Derby pertamanyanya setelah menjadi beberapa tahun terakhir.
Akhirnya kemenangan ini adalah hasil penting dan persembahan bagi komunitas pacuan kuda Sulawesi Utara yang selalu antusias. Ini juga menjadi pelipur lara bagi Sulut yang pada musim 2025 sempat menaruh harapan besar ke kuda Milord yang akhirnya harus kandas sebelum kuda itu sempat bertarung di Indonesia Derby 2025.
tambah Ketua PP PORDASI SULUT Adhi.
Install SARGA.CO News
sarga.co