SARGA.CO - Kemenangan mengesankan terjadi pada partai utama Kejuaraan Indonesia's Horse Racing (IHR) Kejurnas Seri I Indonesia Derby 2026 yang berlangsung di Lapangan Pacuan Kuda Legok Jawa, Pangandaran, Jawa Barat, pada Minggu, 26 Juli 2026.
Kuda dari Rimboka Stable Sulawesi Utara (Sulut), Zilong Rimboka yang dahulu bernama Sunshield Nagari, tampil sebagai juara pertama di Race XIV Kelas 3 Tahun Derby ‘Indonesia Derby 2026’ - 2.000 meter.
Dengan kemenangan tersebut, kuda jantan berusia 3 tahun dengan tinggi 164 Cm ini berhak meraih trofi Piala SARGA.CO dengan total hadiah sebesar Rp250 juta, atau terbesar di kejuaraan ini.
Tak hanya bagi tim Rimboka Stable, kemenangan Zilong juga semakin menegaskan posisi Sulut sebagai penghasil kuda juara usai Monochome tampil sebagai juara kedua di kelas utama tersebut.
Race keempat belas ini diikuti oleh sejumlah kuda juara yang pernah meraih gelar juara atau menghuni podium di kejuaraan-kejuaraan sebelumnya. Selain Zilong dan Monochrome, peserta lainnya adalah Suntora Berjaya, Sun Power Nagari, Aurora of Khalim, King Asva, P. Putra Borneo, Emmera Sakti PM, Nara Eclipse, P. Putri Barbara, Fox Ranger, dan Melasti.
Bertanding di trek lomba dengan jarak yang cukup panjang dan suhu panas diterpa angin laut yang menyejukkan, pertandingan kelas utama ini berlangsung sengit dan menegangkan.
Ketegangan dimulai sejak petugas membutuhkan waktu cukup lama untuk memasukkan sejumlah kuda ke dalam gate. Beberapa di antara kuda itu adalah Sun Power Nagari, Zilong Rimboka, Melasti, dan Aurora of Khalim yang harus diupayakan dengan usaha keras memasuki gatenya masing-masing.
Usai gate dibuka Karsono, perlombaan sesungguhnya mulai berlangsung. Aurora of Khalim melakukan start sempurna untuk memimpin barisan terdepan setelah kerusuhan yang dibuatnya saat masuk ke dalam gate.
Namun keunggulan kuda dari King Halim Stable ini tak bertahan lalu setelah kuda Sun Power Nagari memberi ancaman. Turut masuk dalam persaingan barisan terdepan adalah kuda andalan Eclipse Stable, Nara Eclipse yang memulai start dari gate 8.
Keempat kuda ini berhasil menyelesaikan lap pertama dengan cepat di posisi terdepan. Sementara Zilong Rimboka masih terus mengintai pimpinan lomba dengan mengatur kecepatannya dari rombongan barisan di belakangnya.
Memasuki lap terakhir, kuda Nara Eclipse berhasil mengambil alih pimpinan lomba. Kini peta persaingan di barisan terdepan berusaha setelah datang ancaman dari kuda juara, monochrome yang berada di jalur terdalam.
Bersama joki Jones Paendong yang memakai topi kuning, Monochrome berhasil menyalip Nara Eclipse untuk memimpin posisi terdepan. Namun jarak finish yang dituju masih cukup jauh sehingga persaingan masih mungkin terjadi.
Kejutan inilah yang hadir pada tikungan terakhir jelang finish. Zilong Rimboka yang sedari tadi mengintai dari belakang mulai menunjuk kemampuan aslinya.
Kuda hasil perkawinan dari Da Vinci Eclipse dan Ravika Nagari ini dengan joki Falentino Sangian ini mulai berlari kencang. Ancaman juga kembali datang dari Nara Eclipse yang memanfaatkan sisi luar lintasan.
Aksi saling mengejar posisi terdepan makin seru jelang finish. Zilong Rimboka dan Nara Eclipse terlibat aksi saling susul menyusul untuk menjadi yang pertama menyentuh garis finish.
Duel kedua kuda itu akhirnya dimenangkan Zilong Rimboka yang sampai pertama kali di garis akhir. Perebutan posisi kedua berubah saat Monochrome yang menebar ancaman di tengah perlombaan mampu berhasil menyentuh garis finish kedua disusul Suntora Berjaya di posisi ketiga.
Juara I : Zilong Rimboka (dh. Sunshield Nagari), joki Falentino Sangian, asal Rimboka Stable, Sulawesi Utara
Juara II : Monochrome, joki Jones Paendong, asal Miranda Stable, Sulawesi Utara
Juara III: Suntora Berjaya (dh. Suntora Nagari), joki Ended Rahmat, asal Aisyah Berjaya Stable, Jakarta
Install SARGA.CO News
sarga.co