SARGA.CO – Performa seekor kuda pacu tidak hanya ditentukan oleh kecepatan dan latihan di lintasan. Di balik setiap akselerasi menuju garis finis, ada faktor penting yang turut menentukan: nutrisi. Hal inilah yang menjadi perhatian JAPFA melalui Fortis, pakan kuda premium yang hadir mendukung perkembangan olahraga berkuda Indonesia.
Komitmen tersebut terlihat dalam gelaran Indonesia’s Horse Racing (IHR) Merdeka Cup 2026 di Lapangan Pacuan Kuda Kubu Gadang, Payakumbuh, Sumatera Barat, Minggu, 23 Agustus 2026.
Kehadiran Fortis di IHR Merdeka Cup 2026 menjadi bagian dari langkah JAPFA Comfeed Indonesia untuk memperluas kontribusinya terhadap ekosistem olahraga berkuda nasional. Tidak hanya menghadirkan produk, JAPFA juga ikut mendukung panggung kompetisi yang mempertemukan kuda-kuda pacu terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam pacuan kuda, kondisi fisik dan stamina menjadi faktor krusial. Fortis dikembangkan dengan formulasi berbasis riset yang berfokus pada dua kebutuhan utama kuda pacu, yakni fast recovery dan vigorous stamina.
Nutrisi tersebut dirancang untuk mendukung berbagai aspek kesehatan kuda, mulai dari sistem pencernaan, kekuatan tulang, hingga daya tahan tubuh. Dengan asupan nutrisi yang tepat, kuda diharapkan mampu menjalani program latihan dan kompetisi dengan performa yang lebih optimal.
Kontribusi Fortis juga hadir langsung di lintasan IHR Merdeka Cup 2026. JAPFA Fortis menjadi bagian dari nama sejumlah kelas yang dipertandingkan, yakni Kelas 2 Tahun Perdana C/D 800 Meter, Kelas Lokal Payakumbuh Heat II 800 Meter, Kelas AB Terbuka 1.400 Meter, serta Kelas Draf Bogie Usang Lamo 3.200 Meter.
Empat kelas tersebut menjadi panggung persaingan kuda-kuda dari berbagai daerah. Ratu Banio, Merah Sungai, Emperor Bukati, dan Bintang Pagi tercatat sebagai para pemenang yang berhasil tampil impresif di kelas masing-masing.
Keterlibatan JAPFA Fortis menunjukkan bahwa perkembangan pacuan kuda membutuhkan dukungan dari berbagai sektor. Industri pakan memiliki peran penting dalam membangun fondasi performa kuda, sementara kompetisi seperti IHR menjadi ruang untuk menguji dan menunjukkan hasil pembinaan tersebut di lintasan.
IHR Merdeka Cup 2026 menghadirkan 15 kelas dengan total hadiah Rp450 juta. Sebanyak 45 kuda berhasil meraih posisi podium dari berbagai kelas, sementara hampir 18 ribu penonton hadir menyaksikan langsung gelaran pacuan kuda di Kubu Gadang.
Persaingan juga menunjukkan semakin luasnya keterlibatan berbagai daerah. Padang Pariaman dan Payakumbuh menjadi daerah dengan perolehan podium terbanyak di kelas kelompok umur dan kelompok ketinggian, masing-masing dengan enam podium.
Bukittinggi-Agam menyusul dengan empat podium dan berhasil menempatkan Emperor Bukati serta Rajo Malindo sebagai juara di kelas masing-masing. Sementara itu, Zara Dinamite dari Padang berhasil memenangkan kelas bergengsi 3 Tahun Derby Divisi I 1.400 meter.
Bagi perkembangan olahraga berkuda, keberadaan industri pendukung seperti pakan memiliki arti strategis. Pembinaan kuda pacu tidak berhenti ketika kuda memasuki gate, tetapi dimulai jauh sebelumnya melalui proses breeding, perawatan, latihan, pemulihan, hingga pemenuhan nutrisi.
Di titik inilah kehadiran Fortis menjadi bagian dari ekosistem yang lebih besar. Kolaborasi antara industri, stable, trainer, jockey, penyelenggara kompetisi, hingga komunitas menjadi fondasi untuk menciptakan pacuan kuda Indonesia yang semakin profesional.
Sejalan dengan visi IHR 2026 bertema “Race to the World Stage”, penguatan ekosistem tersebut menjadi penting agar pacuan kuda Indonesia tidak hanya mampu menghadirkan kompetisi yang menarik bagi penonton lokal, tetapi juga memiliki standar yang semakin kompetitif di tingkat internasional.
SARGA.CO telah membawa IHR ke berbagai daerah sepanjang 2026. Sebelum hadir di Payakumbuh melalui IHR Merdeka Cup, lima seri IHR telah digelar di Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat. Perluasan tersebut tidak hanya bertujuan memperluas kompetisi, tetapi juga membangun platform yang mempertemukan olahraga dengan hiburan, pariwisata, ekonomi kreatif, serta potensi daerah.
Upaya membawa pacuan kuda Indonesia ke panggung yang lebih luas juga diwujudkan melalui produksi siaran IHR Merdeka Cup dalam Bahasa Inggris. Langkah ini membuka peluang agar olahraga pacuan kuda Indonesia dapat semakin dikenal oleh audiens dan komunitas internasional.
Dengan demikian, kontribusi JAPFA Fortis di IHR Merdeka Cup 2026 menjadi bagian dari cerita yang lebih besar, membangun pacuan kuda Indonesia dari lintasan hingga ekosistem pendukungnya, dari performa kuda hingga pengalaman penonton, dan dari tradisi lokal menuju panggung olahraga berkelas dunia.
Install SARGA.CO News
sarga.co