test

Better experience in portrait mode.
Tsurumaru Tsuyoshi

Tsurumaru Tsuyoshi Tutup Usia di Umur 31 Tahun: Senjata Rahasia 'Generasi Emas' dan Putra Terakhir Symboli Rudolf

SARGA.CO - Minggu, 2 Agustus 2026, kuda pacu legendaris Tsurumaru Tsuyoshi mengembuskan napas terakhirnya di usia 31 tahun. Meski memiliki fisik yang rentan dan karier yang kerap diwarnai cedera, putra dari Symboli Rudolf ini berhasil menorehkan sejarah abadi di dunia balap kuda Jepang. 

Ia juga menjalani kehidupan yang panjang dan tangguh, serta kembali mendulang popularitas berkat kehadirannya di Uma Musume: Pretty Derby.

Menurut komunitas pendukung setianya, Tsurumaru Tsuyoshi awalnya dilepas ke padang rumput seperti biasa di Peternakan Yoshino, Prefektur Miyazaki—tempat ia menghabiskan masa pensiunnya. Namun, sekitar satu jam kemudian, ia ditemukan dalam kondisi sudah tidak mampu berdiri. 

Dokter hewan segera didatangkan, tetapi perawatan yang diberikan tidak membuahkan hasil. Keputusan berat pun terpaksa diambil untuk melakukan eutanasia.

Perwakilan komunitas pendukung, Shigeo Nakanishi, menyampaikan bahwa kuda veteran tersebut, "tertidur dengan tenang" dikelilingi oleh keluarga Peternakan Yoshino. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan selama masa pensiun Tsuyoshi.

“Saya rasa Tsuyoshi bahagia bisa terus pergi ke padang rumput hingga akhir hayatnya dan menikmati rumput segar sampai sehari sebelum ia tiada,” ungkap Nakanishi mengutip Ameba.

Pihak pendukung kini telah menyiapkan area khusus sebagai bentuk penghormatan agar para penggemar dapat meletakkan bunga. Meski demikian, mereka memohon agar para penggemar tidak menghubungi pihak peternakan secara langsung.

Kuda Ras Murni dengan Kekuatan yang Rapuh

Lahir pada 6 April 1995, Tsurumaru Tsuyoshi dibiakkan di Peternakan Symboli dari garis keturunan yang sangat berharga. Pejantannya, peraih Japanese Triple Crown tak terkalahkan Symboli Rudolf. Rudolf juga banyak melahirkan kuda juara ikonik seperti Tokai Teio. Sementara itu, sang induk, Sweet Cielo, merupakan putri dari pemenang Belmont Stakes 1982, Conquistador Cielo.

Namun, karier balap Tsurumaru Tsuyoshi selalu diwarnai oleh satu kendala yang terus berulang: kondisi kesehatannya. Meski diberi nama "Tsuyoshi" yang berarti kuat, fisiknya yang rentan membuat kuda ini baru bisa melakoni debutnya pada musim semi tahun 1998 di usia tiga tahun. Jauh lebih lambat dibandingkan rekan-rekan seangkatannya yang tergabung dalam Golden Generation, yang begitu termasyhur.

Bahkan setelah meraih kemenangan debut yang mengesankan di Arena Balap Kyoto, ia harus segera diistirahatkan dalam waktu lama karena masalah kesehatan—sebuah pola yang terus berulang sepanjang kariernya.

Bertarung Melawan yang Terbaik di Jepang

Meski tidak pernah mencicipi gelar G1, Tsurumaru Tsuyoshi menampilkan salah satu performa paling fenomenal pada tahun 1999 di ajang Kyoto Daishoten, tak lama setelah ia meraih kemenangan G3 perdananya di Asahi Challenge Cup.

Tampil dominan sejak awal, ia melesat di lintasan lurus untuk mengalahkan deretan kuda-kuda hebat yang kelak menjadi legenda dan pemenang G1, seperti Special Week, T.M. Opera O, Stay Gold, dan Mejiro Bright. Kemenangan G2 tersebut mengukuhkan julukan Tsurumaru Tsuyoshi sebagai “senjata rahasia yang datang terlambat”, sekaligus “Bintang Besar Terakhir dari Keturunan Symboli Rudolf.”

Tsurumaru Tsuyoshi, di ajang Kyoto Daishoten 1999

Ia kemudian berlaga di Tenno Sho (Autumn) dan Arima Kinen melawan para rival abadinya. Namun, jadwal balap yang padat itu kembali menguras fisiknya. Sebuah tumor tulang (osteoma) yang terdeteksi usai ajang Arima Kinen memaksanya untuk kembali absen panjang selama hampir 10 bulan.

Setelah berjuang keras mengembalikan performa, penampilan terakhirnya terjadi di Arima Kinen tahun 2000. Saat itu, langkahnya terlihat sangat gontai, sehingga joki Shinji Fujita terpaksa menghentikannya di tengah balapan, menjadikannya insiden gagal finis (did-not-finish) yang jarang terjadi.

Pemeriksaan medis kemudian mengungkap adanya tendon yang robek di kaki depan kirinya. Kendati cedera itu tidak mengancam nyawa, karier balapnya harus resmi berakhir dengan catatan 11 kali bertanding dan 5 kemenangan.

Masa Pensiun yang Panjang dan Damai

Akibat masalah fisik yang tak berkesudahan, Tsurumaru Tsuyoshi tidak pernah dijadikan kuda pejantan (stud). Sebaliknya, setelah melewati proses rehabilitasi dan kastrasi, ia memulai karier kedua sebagai kuda penuntun (lead pony) di Arena Balap Kyoto dari 2002 hingga 2007. 

Para penggemar sangat menantikan momen saat ia menuntun kuda-kuda lain di Kyoto Daishoten, tempat di mana ia meraih kejayaan terbesarnya beberapa tahun silam.

Ketika kondisi kakinya makin memburuk dan memaksanya untuk pensiun dari tugas tersebut, ia dipindahkan ke sebuah klub berkuda di Prefektur Miyazaki sebelum akhirnya menetap di Peternakan Yoshino pada 2017. Menyusul wafatnya sang pemilik, Takao Tsuruda, pada 2011, mantan staf istal membentuk Asosiasi Tsurumaru Tsuyoshi untuk membantu membiayai masa pensiunnya.

Perhatian publik terhadap kuda ini melonjak tajam setelah ia dimunculkan dalam Uma Musume: Pretty Derby, memperkenalkan kisahnya kepada penggemar muda yang tak pernah berkesempatan melihatnya berlaga di lintasan pacu.

Dikenang Melalui Uma Musume

Sama halnya dengan sang kuda pacu, karakter Tsurumaru Tsuyoshi di Uma Musume digambarkan memiliki tekad luar biasa, potensi besar, dan mimpi tinggi untuk menjadi juara Triple Crown. Semua itu ia perjuangkan kendati harus sering jatuh sakit, terbatuk-batuk saat latihan, dan mati-matian berjuang demi mengimbangi ambisinya.

Walaupun karakternya belum resmi dapat dimainkan di versi global, kepribadiannya yang ceria dan semangatnya yang pantang menyerah dalam menghadapi nasib buruk kerap ditonjolkan dalam berbagai cerita (story events), mencerminkan kisah nyatanya yang menginspirasi.

Di dalam franchise tersebut, Tsurumaru Tsuyoshi menjalin persahabatan dan persaingan sengit dengan sesama karakter Golden Generation seperti Special Week, Grass Wonder, El Condor Pasa, Seiun Sky, King Halo, dan Mejiro Bright. Ia juga diceritakan memiliki ikatan kuat dengan anggota keluarganya di dunia nyata, yakni Tokai Teio dan Symboli Rudolf.

Menyusul kabar berpulangnya sang kuda, akun resmi berbahasa Inggris Uma Musume di X (Twitter) turut memberikan penghormatan: “Warisan kuda pacu legendaris ini menjadi inspirasi bagi karakter dengan nama yang sama di Umamusume: Pretty Derby. Kami turut berbelasungkawa kepada seluruh staf yang terlibat dalam merawat Tsurumaru Tsuyoshi.”

Tsurumaru Tsuyoshi

Berpulangnya Sang Penyintas Terakhir

Ironisnya, kendati lebih banyak menghabiskan masa kariernya dengan beristirahat karena cedera, Tsurumaru Tsuyoshi pada akhirnya justru berumur jauh lebih panjang dari hampir seluruh rekan seangkatannya di Generasi Emas: El Condor Pasa (wafat 2002), Seiun Sky (2011), Special Week (2018), King Halo (2019), dan Grass Wonder (2025). Dengan kepergiannya, kini hanya Air Jihad yang tersisa dari generasi legendaris tersebut.

Ia mungkin tidak pernah menjuarai balapan G1, dan kondisi fisiknya jarang mengizinkannya untuk memamerkan potensi maksimalnya. Namun, tak banyak kuda yang bisa melambangkan arti kegigihan sebaik Tsurumaru Tsuyoshi. Setiap kali ia kembali berpacu di lintasan adalah bukti ketegaran mentalnya; setiap kemenangannya adalah wujud kejayaan atas rintangan yang mengadangnya.

Sponsored Ad
Kontingen Sulut Rebut Gelar Juara Umum Kejurnas PORDASI Tahun 2026 Kontingen Sulut Rebut Gelar Juara Umum Kejurnas PORDASI Tahun 2026

Kontingen Sulut Rebut Gelar Juara Umum Kejurnas PORDASI Tahun 2026

Read More
PP PORDASI Pastikan Gelanggang Pacuan Kuda Pulomas Jakarta Siap Gelar Indonesia Derby 2027, Hadiah Utama Total Rp1 Miliar Menanti! PP PORDASI Pastikan Gelanggang Pacuan Kuda Pulomas Jakarta Siap Gelar Indonesia Derby 2027, Hadiah Utama Total Rp1 Miliar Menanti!

PP PORDASI Pastikan Gelanggang Pacuan Kuda Pulomas Jakarta Siap Gelar Indonesia Derby 2027, Hadiah Utama Total Rp1 Miliar Menanti!

Read More
Resmi Buka IHR Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II 2026, Aryo PS Djojohadikusumo: Resmi Buka IHR Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II 2026, Aryo PS Djojohadikusumo:

Resmi Buka IHR Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II 2026, Aryo PS Djojohadikusumo: "Ini Merupakan Impian Saya dari Dulu"

Read More
Sponsored Ad
Sun Power Nagari Lagi Panas! Mampukah Sang Jawara Sulut Derby Taklukkan Super Sprint? Sun Power Nagari Lagi Panas! Mampukah Sang Jawara Sulut Derby Taklukkan Super Sprint?

Sun Power Nagari Lagi Panas! Mampukah Sang Jawara Sulut Derby Taklukkan Super Sprint?

Read More
Sovereignty and Forever Young Head a 2026 Breeders’ Cup Classic Field Still Taking Shape as Baeza Retires Sovereignty and Forever Young Head a 2026 Breeders’ Cup Classic Field Still Taking Shape as Baeza Retires

Sovereignty and Forever Young Head a 2026 Breeders’ Cup Classic Field Still Taking Shape as Baeza Retires

Read More
Preakness Stakes Winner Early Voting Passes Away at 7 Following Colic Bout Preakness Stakes Winner Early Voting Passes Away at 7 Following Colic Bout

Preakness Stakes Winner Early Voting Passes Away at 7 Following Colic Bout

Read More
Sponsored Ad
Comeback Gila Monroe Walk! Lewati Cedera, Tak Terkalahkan, dan Pecahkan Rekor Kyoto Comeback Gila Monroe Walk! Lewati Cedera, Tak Terkalahkan, dan Pecahkan Rekor Kyoto

Comeback Gila Monroe Walk! Lewati Cedera, Tak Terkalahkan, dan Pecahkan Rekor Kyoto

Read More
Ombudsman, Talk Of New York, dan Minnie Hauk Bersinar di British Champions Day 2026 Ombudsman, Talk Of New York, dan Minnie Hauk Bersinar di British Champions Day 2026

Ombudsman, Talk Of New York, dan Minnie Hauk Bersinar di British Champions Day 2026

Read More
Kuda Bisa Mengenali Wajah Manusia? Ternyata, Mereka Bisa Mengingat Orang yang Familiar! Kuda Bisa Mengenali Wajah Manusia? Ternyata, Mereka Bisa Mengingat Orang yang Familiar!

Kuda Bisa Mengenali Wajah Manusia? Ternyata, Mereka Bisa Mengingat Orang yang Familiar!

Read More
Sponsored Ad
Four-Time G1 Mare Kalpana Retires: Trainer Andrew Balding Bids Farewell to a “Horse of a Lifetime” Four-Time G1 Mare Kalpana Retires: Trainer Andrew Balding Bids Farewell to a “Horse of a Lifetime”

Four-Time G1 Mare Kalpana Retires: Trainer Andrew Balding Bids Farewell to a “Horse of a Lifetime”

Read More
Kisah Royal Delta: Betina yang Harganya Bikin Melongo, Prestasi Bikin Kagum! Kisah Royal Delta: Betina yang Harganya Bikin Melongo, Prestasi Bikin Kagum!

Kisah Royal Delta: Betina yang Harganya Bikin Melongo, Prestasi Bikin Kagum!

Read More
Cigar: Dari Kuda Biasa Menjadi Legenda, Bukti Kejeniusan Pelatih Bill Mott Cigar: Dari Kuda Biasa Menjadi Legenda, Bukti Kejeniusan Pelatih Bill Mott

Cigar: Dari Kuda Biasa Menjadi Legenda, Bukti Kejeniusan Pelatih Bill Mott

Read More
Sponsored Ad
Medaglia d’Oro Dies at 27: Remembering the Champion Racehorse Who Became a Legendary Sire Medaglia d’Oro Dies at 27: Remembering the Champion Racehorse Who Became a Legendary Sire

Medaglia d’Oro Dies at 27: Remembering the Champion Racehorse Who Became a Legendary Sire

Read More
65 Kuda dari Sumatera dan Jawa Beradu Cepat di Tanah Datar, Siapa Jagoan Minang Berikutnya? 65 Kuda dari Sumatera dan Jawa Beradu Cepat di Tanah Datar, Siapa Jagoan Minang Berikutnya?

65 Kuda dari Sumatera dan Jawa Beradu Cepat di Tanah Datar, Siapa Jagoan Minang Berikutnya?

Read More
Fakta Menarik Maesa Tompaso: Lebih dari Sekadar Pacuan Kuda! Fakta Menarik Maesa Tompaso: Lebih dari Sekadar Pacuan Kuda!

Fakta Menarik Maesa Tompaso: Lebih dari Sekadar Pacuan Kuda!

Read More
Sponsored Ad
Kingswood Stuns in 2026 Caulfield Cup as Double Fall and Tragedy Overshadow Victory Kingswood Stuns in 2026 Caulfield Cup as Double Fall and Tragedy Overshadow Victory

Kingswood Stuns in 2026 Caulfield Cup as Double Fall and Tragedy Overshadow Victory

Read More
Shuka Sho 2026 Preview: Unbeaten Monroe Walk Leads a Fillies’ Triple Crown Finale Up for Grabs Shuka Sho 2026 Preview: Unbeaten Monroe Walk Leads a Fillies’ Triple Crown Finale Up for Grabs

Shuka Sho 2026 Preview: Unbeaten Monroe Walk Leads a Fillies’ Triple Crown Finale Up for Grabs

Read More
Tempted Ends Ka Ying Rising’s 21-Race Winning Streak in The Everest 2026 Tempted Ends Ka Ying Rising’s 21-Race Winning Streak in The Everest 2026

Tempted Ends Ka Ying Rising’s 21-Race Winning Streak in The Everest 2026

Read More
Sponsored Ad
KAI
Perang Sprint Rp248 Miliar! Ka Ying Rising Hadapi 12 Rival Elite di The Everest 2026 Perang Sprint Rp248 Miliar! Ka Ying Rising Hadapi 12 Rival Elite di The Everest 2026

Perang Sprint Rp248 Miliar! Ka Ying Rising Hadapi 12 Rival Elite di The Everest 2026

Read More
Cigar Puncaki Daftar Lima Juara Terbaik Breeders’ Cup Classic Sepanjang Masa Cigar Puncaki Daftar Lima Juara Terbaik Breeders’ Cup Classic Sepanjang Masa

Cigar Puncaki Daftar Lima Juara Terbaik Breeders’ Cup Classic Sepanjang Masa

Read More
Kuda Menguap Belum Tentu Ngantuk! Bisa Jadi Ini Alasannya Kuda Menguap Belum Tentu Ngantuk! Bisa Jadi Ini Alasannya

Kuda Menguap Belum Tentu Ngantuk! Bisa Jadi Ini Alasannya

Read More
Sponsored Ad
£4.8 Million Racehorse: Inside the Making of Tattersalls’ Record-Breaking Colt £4.8 Million Racehorse: Inside the Making of Tattersalls’ Record-Breaking Colt

£4.8 Million Racehorse: Inside the Making of Tattersalls’ Record-Breaking Colt

Read More
Sandman, G1 Arkansas Derby Winner and Online Sensation, Retires From Racing Sandman, G1 Arkansas Derby Winner and Online Sensation, Retires From Racing

Sandman, G1 Arkansas Derby Winner and Online Sensation, Retires From Racing

Read More
Meisho Hachiro Wins Nambu Hai to Deliver Trainer Yuichi Fukunaga’s First JpnI G1 Meisho Hachiro Wins Nambu Hai to Deliver Trainer Yuichi Fukunaga’s First JpnI G1

Meisho Hachiro Wins Nambu Hai to Deliver Trainer Yuichi Fukunaga’s First JpnI G1

Read More
Sponsored Ad
Tiga Legenda Pacuan Kuda Era 1970-an: Susan’s Girl, Chris Evert, dan Wajima yang Ukir Sejarah Tiga Legenda Pacuan Kuda Era 1970-an: Susan’s Girl, Chris Evert, dan Wajima yang Ukir Sejarah

Tiga Legenda Pacuan Kuda Era 1970-an: Susan’s Girl, Chris Evert, dan Wajima yang Ukir Sejarah

Read More