SARGA.CO - Sir Orbit siap menjadi penantang utama dalam race Indonesia Derby 2026. Kuda asal Sumatra Barat itu menjadi salah satu penantang Kelas 3 Tahun yang siap menghadirkan kejutan.
Meski belum naik podium dalam rangkain Triple Crown tahun ini, performa Sir Orbit menunjukkan grafik naik. Selain itu di Jateng Derby 2026, saat berpacu di Kelas Derby 1.600 meter dia sempat menjadi runner-up yang membuat ketangguhannya di lintasan yang lebih panjang kian teruji.
Menuju Indonesia Derby 2026, Sir Orbit, mempersiapkan diri dengan maksimal. Pelatihnya, Tuan Amris, menjelaskan kalau program latihan serta nutrisi sudah dipersiapkan khusus untuk race akhir Juli 2026.
"Kondisi Sir Orbit bagus, dipersiapkan makanannya agar seimbang dengan latihan untuk lari jarak 2000 M," tuturnya kepada Sarga beberapa waktu lalu.
Selain itu Amris juga menyoroti waktu isitirahat yang lebih bagi Sir Orbit, seperti kebanyakan kuda lain di Kelas Derby. Kubu Emeral Stable, tempat Sir Orbit berkandang, sengaja melewatkan race pada Juni 2026 lalu, demi istirahat yang lebih optimal.
"Kita sengaja tidak larikan pada 'race persiapan Indonesia Derby' --jaraknya 1.800 meter, di IHR Piala Paku Alam di Bantul karena sebelumnya Sir Orbit sudah 3x lari tahun 2026 ini, di Jateng Derby, Race TC 1 dan Race TC 2," tutur Amris.
Setelah melalui rangkaian race di awal tahun 2026 itu, isitirahat untuk mengembalikan stamina dirasa lebih penting dan bisa memberi hasil yang lebih signifikan. Apalagi untuk Indonesia Derby 2026 akan ada babak penyisihan yang terselenggara lebih dulu pada 12 Juli 2026.
"Kita juga mempertimbangkan bahwa jarak race penyisihan Derby Indonesia 2026 hanya 28 hari sesudah IHR Piala Paku Alam," tutur dia.
Sir Orbit menjadi satu dari tiga kuda Sumatra Barat yang menjadi penantang Triple Crown dalam serial Indonesia's Horse Racing (IHR) 2026. Bersama Milea Guti, dia juga menjadi perwakilan dari Sumbar yang turun di dua seri Triple Crown tahuh ini.
Sayangnya dalam dua rangkaian Triple Crown itu, Sir Orbit punya selalu start kurang ideal. Di Triple Crown Serie 2, dia bahkan sempat tercecer di garis paling belakang di beberapa meter awal. Namun, di situ juga potensi Sir Orbit terbit. Dia melewati separuh rombongan kuda dan bisa finis di posisi kelima, terpaut 0,52 detik dari Saga Serumpun yang menjadi juara.
Jika semua persiapan berjalan lancar dan race penyisihan juga berjalan sesuai harapan, Sir Orbit bisa menjadi harapan bagi kontingen Sumatra Barat untuk menyumbang poin di Indonesia Derby 2026 yang juga merupakan Kejurnas Kuda Pacu Pordasi Serie 1.
(Perebutan 180 Poin di Kejurnas I Indonesia Derby 2026, Berikut Penjabaran Poinnya)
Meski tak sementereng Saga Serumpun yang menjadi kuda dengan penghasilan terbesar per pertengahan 2026 ini, Sir Orbit bisa diharapkan membawa poin bagi Sumbar jika bisa punya start yang bagus.
(Saga Serumpun Kuda dengan Penghasilan Terbesar di Pertengahan IHR 2026)
Install SARGA.CO News
sarga.co