SARGA.CO - Memasuki pertengahan musim Indonesia's Horse Racing (IHR) 2026, persaingan antarkandang atau stable semakin ketat. BHM Stable menjadi yang paling banyak meraih podium dalam empat race yang telah berlangsung tahun ini.
Berdasarkan rekap hasil balapan hingga pertengahan musim, stable dengan kepanjangan, Batu Hitam Mulia itu menjadi pengkoleksi piala terbanyak. Stable asal Kalimantan Selatan itu mengumpulkan total 23 piala yang terdiri atas lima kemenangan, 10 kali finis kedua, dan delapan kali finis ketiga.
Meski unggul dalam total podium, BHM Stable bukanlah kandang dengan jumlah kemenangan terbanyak. Catatan kemenangan terbanyak justru dibukukan King Halim Stable yang telah mengoleksi 10 kemenangan.
Beberapa yang paling berkesan adalah Triple Crown Serie 1 oleh Maxi of Khalim, Pertiwi Cup oleh Fiona of Khalim, dan Piala Mangkunegaran oleh Princess Gavi. Torehan tersebut menempatkan King Halim Stable di posisi ketiga klasemen podium dengan total 18 kali naik podium.
Sementara itu, Eclipse Stable berada di posisi kedua soal peraih podium dan kemenangan terbanyak. Total mereka telah 20 kali naik podium. Stable ini mencatatkan delapan kemenangan, tujuh kali finis kedua, dan lima kali finis ketiga. Konsistensi Eclipse Stable menjadikannya salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar stable terbaik musim 2026.
Hingga pertengahan musim, persaingan papan atas praktis dikuasai tiga nama besar, yakni BHM Stable, Eclipse Stable, dan King Halim Stable. Ketiganya menjadi satu-satunya stable yang mampu menembus angka 18 podium atau lebih.
Di bawah tiga besar tersebut, Tombo Ati Stable menempati posisi keempat dengan total 13 podium, disusul Aragon Stable dengan 11 podium. Kedua stable tersebut berpotensi menjadi penantang apabila mampu menjaga konsistensi performa kuda-kudanya pada seri-seri berikutnya.
Menariknya, terdapat perbedaan karakter pencapaian di antara para pesaing utama. BHM Stable unggul berkat kedalaman skuad yang mampu secara konsisten menempatkan kudanya di posisi tiga besar, sedangkan King Halim Stable lebih menonjol dalam mengonversi penampilan menjadi kemenangan.
Kompetitifnya musim IHR 2026 juga tercermin dari banyaknya stable yang berhasil mencicipi podium. Hingga pertengahan musim, lebih dari 60 stable tercatat berhasil menempatkan kudanya di tiga besar setidaknya satu kali.
Selain lima besar, beberapa stable yang menunjukkan performa cukup konsisten antara lain Blue Blood Stable, Bullion 99 Stable, dan Wining Stable yang masing-masing mengoleksi enam podium. BHM & Djon's Stable serta Nona Cindy Stable juga tampil kompetitif dengan raihan lima podium.
Di sisi lain, sejumlah stable menunjukkan efektivitas tinggi meski belum banyak mengumpulkan podium. Red Stone Stable, misalnya, seluruh raihan podium mereka berujung kemenangan sehingga mencatat lima kemenangan dari lima kali podium yang meraka dapat tahun ini, dengan tiga di antaranya disumbangkan Naga Sembilan di Kelas Terbuka 2.000 meter.
Dengan sejumlah seri penting, termasuk 2 seri Kejuaraan Nasional dari Pordasi, masih menanti pada paruh kedua musim, persaingan antarkandang diperkirakan akan semakin sengit. Selisih perolehan podium maupun kemenangan yang relatif tipis membuat peluang perubahan posisi klasemen masih terbuka lebar di empat seri IHR mendatang.
(Nama Stable-juara 1- juara 2- juara 3: total)
1.BHM STABLE (5-10-8: 23)
2. ECLIPSE STABLE (8-7-5: 20)
3. KING HALIM STABLE (10-4-4: 18)
4. TOMBO ATI STABLE (2-7-4: 13)
5. ARAGON STABLE (1-5-5: 11)
6. WINING STABLE (2-1-3: 6)
7. BULLION 99 STABLE (1-2-3: 6)
8. BLUE BLOOD STABLE (0-2-4: 6)
9. RED STONE STABLE (5-0-0: 5)
10. NONA CINDY STABLE (2-1-2: 5)
11. BHM & DJON'S STABLE (2-1-2: 5)
Install SARGA.CO News
sarga.co