test

Better experience in portrait mode.
Copano Rickey

Copano Rickey, Raja Dirt Jepang yang Membawa Feng Shui ke Uma Musume

SARGA.CO - Sebelum dikenal sebagai ahli feng shui yang ceria di Uma Musume: Pretty Derby, Copano Rickey adalah salah satu kuda balap dirt terbaik yang pernah dimiliki Jepang. Dengan torehan 11 kemenangan G1 dan Jpn1, ia masih memegang rekor jumlah kemenangan terbanyak untuk kuda yang dilatih di Jepang.

Kariernya, rivalitasnya dengan Hokko Tarumae, serta hubungannya dengan sosok master feng shui ternama kemudian menjadi inspirasi bagi salah satu karakter paling unik di Uma Musume.

Lahirnya 'Sang Juara Feng Shui'

Lahir pada 24 Maret 2010, Copano Rickey memang memiliki garis keturunan yang menjanjikan. Ia merupakan anak dari Gold Allure, salah satu pejantan dirt unggul Jepang, sementara kakeknya adalah Sunday Silence, legenda yang garis darahnya mengubah dunia pembiakan Thoroughbred Jepang selama beberapa generasi.

Di baliknya, ada sosok pemilik yang tidak kalah unik: Sachiaki Kobayashi, yang lebih dikenal di Jepang sebagai Dr. Copa. Ia bukan hanya pemilik kuda balap, tetapi juga pendeta Shinto atau kannushi, arsitek, figur televisi, serta praktisi feng shui, praktik Tiongkok kuno yang berfokus pada penyelarasan manusia dengan lingkungannya untuk mengoptimalkan aliran chi atau qi, yaitu energi vital, melalui penataan ruang yang dipercaya dapat membawa kesehatan, kemakmuran, dan kesejahteraan.

Hubungan yang tidak biasa ini pada akhirnya melekat erat pada identitas Copano Rickey, baik sebagai kuda balap maupun sebagai karakter Uma Musume.

Copano Rickey di February Stakes 2014

Jagoan Lintasan Dirt

Di antara kemenangan terbesarnya, Copano Rickey mencatat dua kemenangan beruntun di February Stakes dan JBC Classic (2014-2015), tiga gelar Kashiwa Kinen, dua kemenangan Mile Championship Nambu Hai, satu kemenangan Teio Sho, serta kemenangan Tokyo Daishoten yang menutup kariernya dengan gemilang.

Meski banyak dari balapan tersebut diklasifikasikan secara internasional sebagai Jpn1, bukan G1 terbuka, semuanya tetap merepresentasikan level tertinggi balap dirt domestik Jepang dan memiliki prestise tersendiri di dunia pacuan kuda Negeri Matahari Terbit.

Media Jepang memberinya julukan untuknya, “The Great Actor of the Dirt”, gelar untuk kuda dirt yang selalu mencuri perhatian setiap kali turun ke lintasan. Copano Rickey kerap melakukannya dengan mengatur tempo atau mengendalikan balapan dari posisi depan.

Prestasinya membuatnya meraih JRA Award untuk kategori Best Dirt Horse pada 2015, serta NAR Dirt Grade Race Special Award pada 2016 dan 2017.

Rivalitas Dirt yang Menandai Satu Era

Setiap juara besar membutuhkan rival yang sepadan, dan bagi Copano Rickey, sosok itu adalah Hokko Tarumae. Keduanya mendominasi balap dirt Jepang sepanjang pertengahan 2010-an, sering bertemu di balapan-balapan terbesar dan saling bertukar kemenangan di level tertinggi.

Saat Copano Rickey menutup kariernya dengan rekor 11 kemenangan G1 dan Jpn1, Hokko Tarumae pensiun dengan 10 kemenangan. Ia menjadi satu-satunya kuda yang nyaris mampu menyamai catatan luar biasa sang rival.

February Stakes 2014, Panggung Juara Awal Bagi Copano Rickey

Netkeiba

Rivalitas mereka ikut mengangkat pamor balap dirt Jepang ke level yang lebih tinggi dan masih dikenang sebagai salah satu duel paling ikonis dalam olahraga ini. Tidak mengherankan jika keduanya juga tetap memiliki keterkaitan erat sebagai karakter di Uma Musume.

February Stakes 2015, Panggung Back to Back Copano Rickey di Panggung Dirt

Pensiun dan Peran Baru sebagai Pejantan

Pada akhir kariernya, hampir tidak ada lagi yang perlu dibuktikan Copano Rickey. Setelah musim 2017, upacara pensiunnya digelar di Kyoto Racecourse pada Januari 2018 sebelum ia memulai karier sebagai pejantan di Breeders Stallion Station.

Pada musim pertamanya saja, Copano Rickey melayani 194 induk betina, menjadikannya salah satu pejantan baru tersibuk di Jepang. Generasi pertamanya mulai turun ke lintasan pada 2021 dan melahirkan pemenang awal seperti Love Me Doll dan Copano Nicholson, menjawab harapan penggemar agar warisan sang juara dirt terus berlanjut ke generasi berikutnya.

Hingga kini, Copano Rickey masih menjalani perannya sebagai pejantan di peternakan tersebut, terus memberi kontribusi bagi dunia pacuan kuda Jepang lama setelah kemenangan terakhirnya.

Copano Rickey di Uma Musume: Pretty Derby

Ketika Copano Rickey hadir di Uma Musume: Pretty Derby versi global pada Juli 2026, Cygames mengangkat salah satu sisi paling tidak biasa dari kisah nyata sang kuda.

Alih-alih sekadar menggambarkannya sebagai juara dirt, pengembang menjadikannya gadis ceria dan perhatian yang sangat lekat dengan feng shui. Hal ini terinspirasi dari pemiliknya, Dr. Copa, yang hingga kini masih sering membahas dan membeli merchandise karakter tersebut. Ia bahkan ikut mengawasi beberapa bagian desain kostum balap Copano Rickey, meminta sejumlah elemen disesuaikan dengan prinsip feng shui.

Di dalam game, Copano Rickey percaya bahwa keberuntungan bisa diraih lewat feng shui yang tepat. Ia kerap memberi nasihat kepada teman-temannya sambil membersihkan dan menata lingkungan sekitar dengan cermat demi memaksimalkan keberuntungan serta kebahagiaan bagi semua orang. Tingginya juga sedikit di atas kebanyakan karakter lain, yaitu 165 cm, sebagai referensi pada kuda aslinya yang memiliki bobot besar sekitar 530 hingga 540 kg.

Sebagai spesialis lintasan dirt yang kuat di game, Copano Rickey menuntut pemain untuk memperoleh dan mengaktifkan banyak skill pasif sebelum bisa mengeluarkan kemampuan pamungkasnya dalam balapan. Mekanik ini seolah mencerminkan gagasan keseimbangan dan harmoni yang erat dengan feng shui.

Kehadirannya di Uma Musume juga bertepatan dengan pembaruan yang menambahkan tiga arena balap dirt dunia nyata dan 17 balapan dirt baru, termasuk empat G1. Pada saat yang sama, akun media resmi mulai ikut memperingati balapan G1 lokal dan Jpn1 di dunia nyata yang sebelumnya tidak terlalu banyak mendapat sorotan.

Raja Dirt yang Berbeda dari yang Lain

Seperti yang tergambar dari perjalanan kariernya, kisah Copano Rickey bukan hanya soal rekor. Ia menjadi kuda dirt tersukses dalam sejarah pacuan kuda Jepang, menginspirasi salah satu karakter paling khas di Uma Musume, dan turut membantu membuat balap dirt domestik Jepang mendapat perhatian lebih luas melalui game tersebut.

Dari dominasinya di balapan dirt terbesar Jepang hingga caranya membawa ajaran feng shui ke dunia Uma Musume, Copano Rickey tetap menjadi bukti bahwa setiap juara besar selalu meninggalkan warisan yang benar-benar khas.

Sponsored Ad
Copano Rickey: Raja Dirt Jepang yang Membawa Feng Shui ke Uma Musume Copano Rickey: Raja Dirt Jepang yang Membawa Feng Shui ke Uma Musume

Copano Rickey: Raja Dirt Jepang yang Membawa Feng Shui ke Uma Musume

Dengan rekor 11 kemenangan di lintasan dirt Jepang, Copano Rickey adalah salah satu kuda terhebat di Negeri Sakura

Read More
Mudik Setelah Indonesia Derby 2026, Volcanic dan Hennessy Angel Siap Berlaga di IHR Cup Payakumbuh 2026 Mudik Setelah Indonesia Derby 2026, Volcanic dan Hennessy Angel Siap Berlaga di IHR Cup Payakumbuh 2026

Mudik Setelah Indonesia Derby 2026, Volcanic dan Hennessy Angel Siap Berlaga di IHR Cup Payakumbuh 2026

Keduanya sempat turun di kelas finalis maupun non-finalis IHR Indonesia Derby 2026. Kini telah pulang ke Sumbar, keduanya bakal meramaikan IHR Cup Payakumbuh 2026.

Read More
Liban Agogo dan Madina Balipa Siap Curi Perhatian di IHR Cup Payakumbuh 2026 Liban Agogo dan Madina Balipa Siap Curi Perhatian di IHR Cup Payakumbuh 2026

Liban Agogo dan Madina Balipa Siap Curi Perhatian di IHR Cup Payakumbuh 2026

Dua kuda yang banyak menjajal pacuan lokal Sumbar ini akan menjajal kelas Calon Derby di IHR Cup 2026.

Read More
Sponsored Ad
Arsari
Seeking the Pearl: Kuda Pacu Penjelajah Dunia yang Terus Hidup di Uma Musume Seeking the Pearl: Kuda Pacu Penjelajah Dunia yang Terus Hidup di Uma Musume

Seeking the Pearl: Kuda Pacu Penjelajah Dunia yang Terus Hidup di Uma Musume

Lahir di Amerika Serikat (AS), dibentuk di Jepang dan menjadi juara di Prancis. Seeking the Pearl adalah pionir kuda Jepang di pentas dunia.

Read More
Nagura Stable Siapkan 3 Kuda Derby untuk IHR Cup Payakumbuh 2026 Nagura Stable Siapkan 3 Kuda Derby untuk IHR Cup Payakumbuh 2026

Nagura Stable Siapkan 3 Kuda Derby untuk IHR Cup Payakumbuh 2026

Pusako Nagura, Ameera Nagura, dan Golden King Dipersiapkan untuk IHR Cup 2026 dari Nagura Stable.

Read More
Four-Time G1 Star White Abarrio Retired After Whitney Loss, Set to Stud at Gainesway Four-Time G1 Star White Abarrio Retired After Whitney Loss, Set to Stud at Gainesway

Four-Time G1 Star White Abarrio Retired After Whitney Loss, Set to Stud at Gainesway

After losing the G1 Whitney Stakes at Saratoga, White Abarrio has been retired from racing. The seven-year-old dirt racehorse will begin a new chapter as a stud at Gainesway Farm in 2027.

Read More
Sponsored Ad
Bendang Stable Bagikan Foto Arceus Nagari Saat Baru Lahir, Punya Seekor Full Sister Angkatan 2027 Bendang Stable Bagikan Foto Arceus Nagari Saat Baru Lahir, Punya Seekor Full Sister Angkatan 2027

Bendang Stable Bagikan Foto Arceus Nagari Saat Baru Lahir, Punya Seekor Full Sister Angkatan 2027

Mario Bahar membagikan beberapa foto masa kecil Arceus Nagari setelah kuda jagoan Kelas C itu meninggal dunia pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Read More
Deterministic Retains Fourstardave G1 Crown at Saratoga Deterministic Retains Fourstardave G1 Crown at Saratoga

Deterministic Retains Fourstardave G1 Crown at Saratoga

Deterministic takes the G1 Fourstardave Stakes under jockey Kendrick Carmouche for trainer Miguel Clement for the 2nd year in a row, earning a spot in the Breeders' Cup Mile.

Read More
Rekor Tak Terkalahkan Arceus Nagari Sepanjang 2026, Putus Bersama Napas Terakhir Sang Juara Rekor Tak Terkalahkan Arceus Nagari Sepanjang 2026, Putus Bersama Napas Terakhir Sang Juara

Rekor Tak Terkalahkan Arceus Nagari Sepanjang 2026, Putus Bersama Napas Terakhir Sang Juara

Dari tiga race yang diikuti pada tahun 2026, Arceus Nagari belum pernah kalah dan selalu menjadi yang terdepan.

Read More
Sponsored Ad
Terima Kasih She’s Coming, Akhir Perjalanan Sang Pejuang di Indonesia Derby 2026 Terima Kasih She’s Coming, Akhir Perjalanan Sang Pejuang di Indonesia Derby 2026

Terima Kasih She’s Coming, Akhir Perjalanan Sang Pejuang di Indonesia Derby 2026

She’s Coming resmi pensiun usai Indonesia Derby 2026. Simak perjalanan emosional 'si Neng' bersama Dani Saddak, dari raihan 2 Kejurnas hingga kini menjadi indukan.

Read More
Mengenang Momen Naik Kelas Arceus Nagari, Langsung Unjuk Gigi di Panggung Bergengsi Mengenang Momen Naik Kelas Arceus Nagari, Langsung Unjuk Gigi di Panggung Bergengsi

Mengenang Momen Naik Kelas Arceus Nagari, Langsung Unjuk Gigi di Panggung Bergengsi

Arceus Nagari meninggalkan pacuan kuda nasional dengan serangkaian performa impresif. Salah satu yang paling signifikan terjadi di IHR Juni 2026 lalu. Naik dari Kelas D ke Kelas C, Arceus langsung menjadi juara.

Read More
Lari Terakhir Arceus Nagari yang Dramatis Lari Terakhir Arceus Nagari yang Dramatis

Lari Terakhir Arceus Nagari yang Dramatis

Arceus Nagari menghembuskan napas terakhir, Rabu, 12 Agustus 2026. Selamat jalan sang juara.

Read More
Sponsored Ad
Arceus Nagari Tutup Usia, Sang Juara Kini Berlari dalam Keabadian Arceus Nagari Tutup Usia, Sang Juara Kini Berlari dalam Keabadian

Arceus Nagari Tutup Usia, Sang Juara Kini Berlari dalam Keabadian

Arceus Nagari meninggal dunia, Rabu, 12 Agustus 2026, akibat insiden di kandang, usai latihan pagi hari.

Read More
Tak Cuma Cantik, Akhal-Teke Disebut Salah Satu Kuda Terhebat di Dunia Tak Cuma Cantik, Akhal-Teke Disebut Salah Satu Kuda Terhebat di Dunia

Tak Cuma Cantik, Akhal-Teke Disebut Salah Satu Kuda Terhebat di Dunia

Akhal-Teke dijuluki "Golden Horse" atau bahkan "Heavenly Horse" (Kuda Surga).

Read More
Mengapa Ouija Board Disebut Salah Satu Kuda Terhebat Sepanjang Masa? Mengapa Ouija Board Disebut Salah Satu Kuda Terhebat Sepanjang Masa?

Mengapa Ouija Board Disebut Salah Satu Kuda Terhebat Sepanjang Masa?

Read More
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Kemenangan di Kejurnas Seri 1, Hidupkan Gairah Breeder Sulut Lahirkan Kuda Terbaik Kemenangan di Kejurnas Seri 1, Hidupkan Gairah Breeder Sulut Lahirkan Kuda Terbaik

Kemenangan di Kejurnas Seri 1, Hidupkan Gairah Breeder Sulut Lahirkan Kuda Terbaik

Para peternak lokal dengan owner kuda di Sulawesi Utara berlomba-lomba berupaya menghadirkan kuda pacu terbaik di Indonesia.

Read More
Personal Ensign, Sang Ratu yang Menolak Kalah: Comeback Epik di Breeders' Cup yang Jadi Legenda Personal Ensign, Sang Ratu yang Menolak Kalah: Comeback Epik di Breeders' Cup yang Jadi Legenda

Personal Ensign, Sang Ratu yang Menolak Kalah: Comeback Epik di Breeders' Cup yang Jadi Legenda

Read More
Potret Kuda-kuda Minahasa Mode ‘Perang’ Menuju Sulut Derby 2026 Potret Kuda-kuda Minahasa Mode ‘Perang’ Menuju Sulut Derby 2026

Potret Kuda-kuda Minahasa Mode ‘Perang’ Menuju Sulut Derby 2026

Sejumlah kuda pacu dari puluhan stable di Sulawesi Utara, mulai terlihat berlatih dan menjajal lintasan pacuan jelang Sulut Derby, September 2026 mendatang.

Read More
Sponsored Ad
Akhiri Keraguan, Sovereignty Menangi Whitney Stakes dan Kunci Tiket Breeders’ Cup Classic Akhiri Keraguan, Sovereignty Menangi Whitney Stakes dan Kunci Tiket Breeders’ Cup Classic

Akhiri Keraguan, Sovereignty Menangi Whitney Stakes dan Kunci Tiket Breeders’ Cup Classic

Kuda peraih Horse of the Year 2025, Sovereignty, bangkit lewat kemenangan dramatis di G1 Whitney Stakes. Diwarnai manuver dari posisi buncit dan gemuruh 40.000 penonton Saratoga, sang juara siap menantang sejarah baru.

Read More
Sulut Derby 2026 Siap Digelar 17 September, Hadirkan 14 Race dan Total Hadiah Rp260 Juta Sulut Derby 2026 Siap Digelar 17 September, Hadirkan 14 Race dan Total Hadiah Rp260 Juta

Sulut Derby 2026 Siap Digelar 17 September, Hadirkan 14 Race dan Total Hadiah Rp260 Juta

Sulut Derby 2026 akan digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa, Tompaso, Sulawesi Utara, pada 17 September. Sebanyak 14 race akan memperebutkan total hadiah Rp260 juta.

Read More
Yukino Bijin: The Beautiful Idol Horse Who Captured Hearts Beyond Victory on the Racetrack and in Uma Musume Yukino Bijin: The Beautiful Idol Horse Who Captured Hearts Beyond Victory on the Racetrack and in Uma Musume

Yukino Bijin: The Beautiful Idol Horse Who Captured Hearts Beyond Victory on the Racetrack and in Uma Musume

Read More
Sponsored Ad
Start 'Santai' Syam Wakas Berakhir Kemenangan Amaranggana di Kelas C Indonesia Derby 2026 Start 'Santai' Syam Wakas Berakhir Kemenangan Amaranggana di Kelas C Indonesia Derby 2026

Start 'Santai' Syam Wakas Berakhir Kemenangan Amaranggana di Kelas C Indonesia Derby 2026

Read More
Preakness Stakes Ubah Jadwal Mulai 2027, Respons Tren Kuda Derby Melewati Leg Kedua Triple Crown Preakness Stakes Ubah Jadwal Mulai 2027, Respons Tren Kuda Derby Melewati Leg Kedua Triple Crown

Preakness Stakes Ubah Jadwal Mulai 2027, Respons Tren Kuda Derby Melewati Leg Kedua Triple Crown

Preakness Stakes resmi mengubah jadwal mulai 2027 dengan jeda 22 hari dari Kentucky Derby. Langkah ini diambil untuk merespons tren kuda Derby yang melewati leg kedua American Triple Crown.

Read More
Kuda Paling Berbahaya dalam Sejarah, Padahal Tak Pernah Hidup Kuda Paling Berbahaya dalam Sejarah, Padahal Tak Pernah Hidup

Kuda Paling Berbahaya dalam Sejarah, Padahal Tak Pernah Hidup

Read More
Sponsored Ad
Terima Rintangan Jumping Eks Asian Games 2018, PORDASI Sumut Siap Gelar 3 Event Bergengsi Terima Rintangan Jumping Eks Asian Games 2018, PORDASI Sumut Siap Gelar 3 Event Bergengsi

Terima Rintangan Jumping Eks Asian Games 2018, PORDASI Sumut Siap Gelar 3 Event Bergengsi

Read More