test

Better experience in portrait mode.
Napoleon Solo pemenang terakhir Preakness Stakes ke-151

Preakness Stakes Ubah Jadwal Mulai 2027, Respons Tren Kuda Derby Melewati Leg Kedua Triple Crown

SARGA.CO - Preakness Stakes akan memasuki babak baru dalam sejarah penyelenggaraannya. Mulai 2027, seri kedua American Triple Crown itu tidak lagi digelar pada Sabtu ketiga bulan Mei seperti tradisi selama lebih dari lima dekade. Mulai tahun depan jadwal putaran kedua dari rangkaian Triple Crown itu akan dipindahkan ke Minggu, 23 Mei 2027.

Sejak 1969, Preakness Stakes secara konsisten berlangsung dua pekan setelah Kentucky Derby. Dengan jadwal baru tersebut, kuda-kuda peserta kini memiliki waktu pemulihan selama 22 hari setelah Kentucky Derby sebelum tampil di Preakness Stakes.

Perubahan ini juga berdampak pada rangkaian akhir pekan balapan di Baltimore. Black-Eyed Susan Stakes akan menempati slot yang sebelumnya digunakan Preakness, sementara jarak dari Preakness menuju Belmont Stakes, rangkaian terakhir Triple Crown di AS, dipersingkat menjadi sekitar 13 hari.

"Jadwal baru ini memungkinkan kami menghadirkan akhir pekan Preakness yang lebih kuat sekaligus memberikan waktu pemulihan yang lebih panjang bagi kuda setelah Kentucky Derby sebelum berlaga di Preakness,"

ujar Presiden sekaligus General Manager Maryland Jockey Club, Bill Knauf, dikutip dari BloodHorse.

Menyesuaikan dengan Kondisi Pacuan Kuda Modern

Gubernur Maryland, Wes Moore, mengatakan perubahan jadwal tersebut merupakan langkah untuk menyesuaikan penyelenggaraan Triple Crown dengan dinamika pacuan kuda Thoroughbred modern, sekaligus menjaga posisi Preakness Stakes sebagai salah satu balapan paling bergengsi di Amerika Serikat.

"Preakness merupakan tradisi berharga bagi Maryland. Perubahan ini akan memperkuat keberlangsungannya dalam jangka panjang sekaligus menghadirkan perayaan yang lebih besar bagi para penggemar dan komunitas pacuan kuda," kata Moore, juga dikutip dari BloodHorse.

Penyelenggara berharap jeda yang lebih panjang dari Kentucky Derby menuju Preakness dapat mendorong lebih banyak peserta Derby melanjutkan kampanye Triple Crown mereka. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pemenang Kentucky Derby memilih melewatkan Preakness demi memberikan waktu istirahat lebih lama sebelum tampil di Belmont Stakes.

Fenomena tersebut mencerminkan tren pacuan Thoroughbred modern, di mana kuda-kuda elite umumnya berlomba dengan frekuensi yang lebih rendah dibandingkan generasi sebelumnya.

(Tahun 2026, Tak Ada Triple Crown di AS Akibat Jadwal yang Kelewat Mepet)

Tren Tak Mengejar Triple Crown Mulai Lazim

Perubahan jadwal ini tidak lepas dari tren yang berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Golden Tempo menjadi pemenang Kentucky Derby ketiga dalam lima tahun terakhir yang memutuskan tidak melanjutkan kiprahnya di Preakness Stakes. Dia pun akhirnya juga berhasil menjadi pemenang Belmont Stakes, yang membuatnya juara double crown.

(Momen Golden Tempo Merahih Double Crown 2026)

Bahkan, dalam enam dari delapan edisi terakhir Preakness Stakes, tidak ada peluang Triple Crown yang dipertaruhkan karena pemenang Kentucky Derby absen pada leg kedua. Dalam empat dekade terakhir, hanya American Pharoah (2015) dan Justify (2018) yang berhasil menyapu bersih Kentucky Derby, Preakness Stakes, dan Belmont Stakes untuk merebut gelar American Triple Crown.

Jeda dua pekan antara Kentucky Derby dan Preakness yang selama puluhan tahun menjadi tradisi kini dinilai terlalu singkat oleh banyak pelatih dan pemilik kuda. Mayoritas kuda pacu elite modern justru menjalani jeda sekitar satu bulan atau lebih sebelum kembali berlomba.

Kondisi tersebut memicu perdebatan panjang di kalangan insan pacuan kuda mengenai apakah format jadwal American Triple Crown masih relevan dengan tuntutan olahraga pacuan modern.

Secretariat Juara Triple Crown AS Termasyhur

Pertimbangan Pergeseran Jadwal

Sebelum keputusan ini diresmikan, para pejabat pacuan kuda Maryland telah lama mengkaji kemungkinan menggeser jadwal Preakness Stakes dari Sabtu ketiga menjadi akhir pekan berikutnya. Tujuannya adalah memberi waktu pemulihan yang lebih panjang sehingga lebih banyak peserta Kentucky Derby, bukan hanya sang juara, bersedia tampil pada leg kedua Triple Crown.

Dorongan untuk melakukan perubahan semakin kuat setelah edisi tahun ini. Dari 18 kuda yang berlomba di Kentucky Derby di Churchill Downs, tidak satu pun akhirnya tampil di Preakness Stakes. Golden Tempo menjadi satu-satunya yang sempat dipertimbangkan untuk turun, namun pada akhirnya juga tidak ikut serta.

California Chrome Salah Satu Pemenang Preakness Stakes pada masanya

Babak Baru dalam Sejarah Preakness

Preakness Stakes edisi ke-152 pada 2027 akan menjadi penyelenggaraan pertama di era modern yang berlangsung pada Minggu keempat bulan Mei, menandai salah satu perubahan kalender paling signifikan dalam lebih dari 150 tahun sejarah balapan tersebut.

Efektivitas perubahan jadwal ini dalam meningkatkan jumlah maupun kualitas peserta masih harus dibuktikan. Namun, otoritas pacuan kuda Maryland optimistis langkah tersebut akan membantu mempertahankan prestise Preakness Stakes sekaligus menyesuaikan rangkaian American Triple Crown dengan kebutuhan pacuan kuda masa kini.

Sponsored Ad
Copano Rickey: Raja Dirt Jepang yang Membawa Feng Shui ke Uma Musume Copano Rickey: Raja Dirt Jepang yang Membawa Feng Shui ke Uma Musume

Copano Rickey: Raja Dirt Jepang yang Membawa Feng Shui ke Uma Musume

Dengan rekor 11 kemenangan di lintasan dirt Jepang, Copano Rickey adalah salah satu kuda terhebat di Negeri Sakura

Read More
Mudik Setelah Indonesia Derby 2026, Volcanic dan Hennessy Angel Siap Berlaga di IHR Cup Payakumbuh 2026 Mudik Setelah Indonesia Derby 2026, Volcanic dan Hennessy Angel Siap Berlaga di IHR Cup Payakumbuh 2026

Mudik Setelah Indonesia Derby 2026, Volcanic dan Hennessy Angel Siap Berlaga di IHR Cup Payakumbuh 2026

Keduanya sempat turun di kelas finalis maupun non-finalis IHR Indonesia Derby 2026. Kini telah pulang ke Sumbar, keduanya bakal meramaikan IHR Cup Payakumbuh 2026.

Read More
Liban Agogo dan Madina Balipa Siap Curi Perhatian di IHR Cup Payakumbuh 2026 Liban Agogo dan Madina Balipa Siap Curi Perhatian di IHR Cup Payakumbuh 2026

Liban Agogo dan Madina Balipa Siap Curi Perhatian di IHR Cup Payakumbuh 2026

Dua kuda yang banyak menjajal pacuan lokal Sumbar ini akan menjajal kelas Calon Derby di IHR Cup 2026.

Read More
Sponsored Ad
Seeking the Pearl: Kuda Pacu Penjelajah Dunia yang Terus Hidup di Uma Musume Seeking the Pearl: Kuda Pacu Penjelajah Dunia yang Terus Hidup di Uma Musume

Seeking the Pearl: Kuda Pacu Penjelajah Dunia yang Terus Hidup di Uma Musume

Lahir di Amerika Serikat (AS), dibentuk di Jepang dan menjadi juara di Prancis. Seeking the Pearl adalah pionir kuda Jepang di pentas dunia.

Read More
Nagura Stable Siapkan 3 Kuda Derby untuk IHR Cup Payakumbuh 2026 Nagura Stable Siapkan 3 Kuda Derby untuk IHR Cup Payakumbuh 2026

Nagura Stable Siapkan 3 Kuda Derby untuk IHR Cup Payakumbuh 2026

Pusako Nagura, Ameera Nagura, dan Golden King Dipersiapkan untuk IHR Cup 2026 dari Nagura Stable.

Read More
Four-Time G1 Star White Abarrio Retired After Whitney Loss, Set to Stud at Gainesway Four-Time G1 Star White Abarrio Retired After Whitney Loss, Set to Stud at Gainesway

Four-Time G1 Star White Abarrio Retired After Whitney Loss, Set to Stud at Gainesway

After losing the G1 Whitney Stakes at Saratoga, White Abarrio has been retired from racing. The seven-year-old dirt racehorse will begin a new chapter as a stud at Gainesway Farm in 2027.

Read More
Sponsored Ad
Bendang Stable Bagikan Foto Arceus Nagari Saat Baru Lahir, Punya Seekor Full Sister Angkatan 2027 Bendang Stable Bagikan Foto Arceus Nagari Saat Baru Lahir, Punya Seekor Full Sister Angkatan 2027

Bendang Stable Bagikan Foto Arceus Nagari Saat Baru Lahir, Punya Seekor Full Sister Angkatan 2027

Mario Bahar membagikan beberapa foto masa kecil Arceus Nagari setelah kuda jagoan Kelas C itu meninggal dunia pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Read More
Deterministic Retains Fourstardave G1 Crown at Saratoga Deterministic Retains Fourstardave G1 Crown at Saratoga

Deterministic Retains Fourstardave G1 Crown at Saratoga

Deterministic takes the G1 Fourstardave Stakes under jockey Kendrick Carmouche for trainer Miguel Clement for the 2nd year in a row, earning a spot in the Breeders' Cup Mile.

Read More
Rekor Tak Terkalahkan Arceus Nagari Sepanjang 2026, Putus Bersama Napas Terakhir Sang Juara Rekor Tak Terkalahkan Arceus Nagari Sepanjang 2026, Putus Bersama Napas Terakhir Sang Juara

Rekor Tak Terkalahkan Arceus Nagari Sepanjang 2026, Putus Bersama Napas Terakhir Sang Juara

Dari tiga race yang diikuti pada tahun 2026, Arceus Nagari belum pernah kalah dan selalu menjadi yang terdepan.

Read More
Sponsored Ad
Terima Kasih She’s Coming, Akhir Perjalanan Sang Pejuang di Indonesia Derby 2026 Terima Kasih She’s Coming, Akhir Perjalanan Sang Pejuang di Indonesia Derby 2026

Terima Kasih She’s Coming, Akhir Perjalanan Sang Pejuang di Indonesia Derby 2026

She’s Coming resmi pensiun usai Indonesia Derby 2026. Simak perjalanan emosional 'si Neng' bersama Dani Saddak, dari raihan 2 Kejurnas hingga kini menjadi indukan.

Read More
Mengenang Momen Naik Kelas Arceus Nagari, Langsung Unjuk Gigi di Panggung Bergengsi Mengenang Momen Naik Kelas Arceus Nagari, Langsung Unjuk Gigi di Panggung Bergengsi

Mengenang Momen Naik Kelas Arceus Nagari, Langsung Unjuk Gigi di Panggung Bergengsi

Arceus Nagari meninggalkan pacuan kuda nasional dengan serangkaian performa impresif. Salah satu yang paling signifikan terjadi di IHR Juni 2026 lalu. Naik dari Kelas D ke Kelas C, Arceus langsung menjadi juara.

Read More
Lari Terakhir Arceus Nagari yang Dramatis Lari Terakhir Arceus Nagari yang Dramatis

Lari Terakhir Arceus Nagari yang Dramatis

Arceus Nagari menghembuskan napas terakhir, Rabu, 12 Agustus 2026. Selamat jalan sang juara.

Read More
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Arceus Nagari Tutup Usia, Sang Juara Kini Berlari dalam Keabadian Arceus Nagari Tutup Usia, Sang Juara Kini Berlari dalam Keabadian

Arceus Nagari Tutup Usia, Sang Juara Kini Berlari dalam Keabadian

Arceus Nagari meninggal dunia, Rabu, 12 Agustus 2026, akibat insiden di kandang, usai latihan pagi hari.

Read More
Tak Cuma Cantik, Akhal-Teke Disebut Salah Satu Kuda Terhebat di Dunia Tak Cuma Cantik, Akhal-Teke Disebut Salah Satu Kuda Terhebat di Dunia

Tak Cuma Cantik, Akhal-Teke Disebut Salah Satu Kuda Terhebat di Dunia

Akhal-Teke dijuluki "Golden Horse" atau bahkan "Heavenly Horse" (Kuda Surga).

Read More
Mengapa Ouija Board Disebut Salah Satu Kuda Terhebat Sepanjang Masa? Mengapa Ouija Board Disebut Salah Satu Kuda Terhebat Sepanjang Masa?

Mengapa Ouija Board Disebut Salah Satu Kuda Terhebat Sepanjang Masa?

Read More
Sponsored Ad
Arsari
Kemenangan di Kejurnas Seri 1, Hidupkan Gairah Breeder Sulut Lahirkan Kuda Terbaik Kemenangan di Kejurnas Seri 1, Hidupkan Gairah Breeder Sulut Lahirkan Kuda Terbaik

Kemenangan di Kejurnas Seri 1, Hidupkan Gairah Breeder Sulut Lahirkan Kuda Terbaik

Para peternak lokal dengan owner kuda di Sulawesi Utara berlomba-lomba berupaya menghadirkan kuda pacu terbaik di Indonesia.

Read More
Personal Ensign, Sang Ratu yang Menolak Kalah: Comeback Epik di Breeders' Cup yang Jadi Legenda Personal Ensign, Sang Ratu yang Menolak Kalah: Comeback Epik di Breeders' Cup yang Jadi Legenda

Personal Ensign, Sang Ratu yang Menolak Kalah: Comeback Epik di Breeders' Cup yang Jadi Legenda

Read More
Potret Kuda-kuda Minahasa Mode ‘Perang’ Menuju Sulut Derby 2026 Potret Kuda-kuda Minahasa Mode ‘Perang’ Menuju Sulut Derby 2026

Potret Kuda-kuda Minahasa Mode ‘Perang’ Menuju Sulut Derby 2026

Sejumlah kuda pacu dari puluhan stable di Sulawesi Utara, mulai terlihat berlatih dan menjajal lintasan pacuan jelang Sulut Derby, September 2026 mendatang.

Read More
Sponsored Ad
Akhiri Keraguan, Sovereignty Menangi Whitney Stakes dan Kunci Tiket Breeders’ Cup Classic Akhiri Keraguan, Sovereignty Menangi Whitney Stakes dan Kunci Tiket Breeders’ Cup Classic

Akhiri Keraguan, Sovereignty Menangi Whitney Stakes dan Kunci Tiket Breeders’ Cup Classic

Kuda peraih Horse of the Year 2025, Sovereignty, bangkit lewat kemenangan dramatis di G1 Whitney Stakes. Diwarnai manuver dari posisi buncit dan gemuruh 40.000 penonton Saratoga, sang juara siap menantang sejarah baru.

Read More
Sulut Derby 2026 Siap Digelar 17 September, Hadirkan 14 Race dan Total Hadiah Rp260 Juta Sulut Derby 2026 Siap Digelar 17 September, Hadirkan 14 Race dan Total Hadiah Rp260 Juta

Sulut Derby 2026 Siap Digelar 17 September, Hadirkan 14 Race dan Total Hadiah Rp260 Juta

Sulut Derby 2026 akan digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa, Tompaso, Sulawesi Utara, pada 17 September. Sebanyak 14 race akan memperebutkan total hadiah Rp260 juta.

Read More
Yukino Bijin: The Beautiful Idol Horse Who Captured Hearts Beyond Victory on the Racetrack and in Uma Musume Yukino Bijin: The Beautiful Idol Horse Who Captured Hearts Beyond Victory on the Racetrack and in Uma Musume

Yukino Bijin: The Beautiful Idol Horse Who Captured Hearts Beyond Victory on the Racetrack and in Uma Musume

Read More
Sponsored Ad
Start 'Santai' Syam Wakas Berakhir Kemenangan Amaranggana di Kelas C Indonesia Derby 2026 Start 'Santai' Syam Wakas Berakhir Kemenangan Amaranggana di Kelas C Indonesia Derby 2026

Start 'Santai' Syam Wakas Berakhir Kemenangan Amaranggana di Kelas C Indonesia Derby 2026

Read More
Preakness Stakes Ubah Jadwal Mulai 2027, Respons Tren Kuda Derby Melewati Leg Kedua Triple Crown Preakness Stakes Ubah Jadwal Mulai 2027, Respons Tren Kuda Derby Melewati Leg Kedua Triple Crown

Preakness Stakes Ubah Jadwal Mulai 2027, Respons Tren Kuda Derby Melewati Leg Kedua Triple Crown

Preakness Stakes resmi mengubah jadwal mulai 2027 dengan jeda 22 hari dari Kentucky Derby. Langkah ini diambil untuk merespons tren kuda Derby yang melewati leg kedua American Triple Crown.

Read More
Kuda Paling Berbahaya dalam Sejarah, Padahal Tak Pernah Hidup Kuda Paling Berbahaya dalam Sejarah, Padahal Tak Pernah Hidup

Kuda Paling Berbahaya dalam Sejarah, Padahal Tak Pernah Hidup

Read More
Sponsored Ad
Terima Rintangan Jumping Eks Asian Games 2018, PORDASI Sumut Siap Gelar 3 Event Bergengsi Terima Rintangan Jumping Eks Asian Games 2018, PORDASI Sumut Siap Gelar 3 Event Bergengsi

Terima Rintangan Jumping Eks Asian Games 2018, PORDASI Sumut Siap Gelar 3 Event Bergengsi

Read More