SARGA.CO - Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP PORDASI), Aryo PS Djojohadikusumo memastikan penyelenggaraan Indonesia Derby tahun 2026 bakal diselenggarakan di Gelanggang Pacuan Kuda Pulomas Jakarta pada Juli 2027.
Keyakinan Aryo ini muncul setelah melihat perkembangan pembangunan gelanggang pacuan kuda yang pernah melegenda di kalangan pecinta olahraga berkuda di Tanah Air itu.
"Di bulan Juli 2027, tahun depan, akan kita adakan kembali pacuan kuda Indonesia Derby di Jakarta," ujar Aryo saat memberikan sambutan pembukaan Kejuaraan Indonesia's Horse Racing (IHR) Kejurnas Pordasi Seri II 2026 di Lapangan Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Sulawesi Utara, Sabtu, 24 Oktober 2026.
Aryo mengungkapkan bahwa pembangunan kembali Gelanggang Pacuan Kuda Pulomas sedang dilaksanakan. Untuk itu, seluruh joki, trainer, breeder, dan owner kuda pacuan di Sulut untuk mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan paling bergengsi tersebut.
"Siap-siaplah kalian untuk pacuan di Jakarta, untuk kembali lagi sebagai juara di Indonesia," ujarnya.
Tak hanya menjadi tempat penyelenggaraan Indonesia Derby, Aryo juga menyampaikan bahwa kejuaraan yang digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Pulomas bakal membukukan sejarah. Salah satunya adalah total hadiah race utama di kejuaraan tersebut.
"Saya mau umumkan juga bahwa hari ini di pacuan perdana di Pulomas akan ada hadiah utama di race utama yang akan disiapkan total hadiahnya Rp1 miliar," ungkap Aryo.
Seperti diketahui, CEO SARGA.CO Nugdha Achadie dalam konferensi pers pada Juli 2026 menyampaikan bahwa Gelanggang Pacuan Kuda Pulomas tengah dalam penjajakan untuk kembali beroperasi dan diharapkan dapat segera memulai kegiatan pacuan kuda.
"Tahun depan Insyaallah, Sarga sudah memiliki venue baru di Pulomas, Jakarta Timur," tutur dia dalam konferensi pers Indonesia Derby, Minggu, 26 Juli 2026.
Tak hanya perlombaan yang diselenggarakan SARGA.CO, Gelanggang Pacuan Kuda Pulomas juga disiapkan untuk menggelar kegiatan atau event pacuan di luar kegiatan yang sudah regular diadakan. Harapannya, dengan semakin banyaknya acara pacuan kuda di Indonesia, ekosistemnya akan semakin hidup.
SARGA.CO
Pria berkacamata itu menambahkan kalaupun nantinya arena di Pulomas sudah jadi, event pacuan kuda di berbagai daerah, seperti yang ada di agenda IHR beberapa tahun belakangan, tak akan dilupakan. Sebab lewat event-event di luar Jakarta itulah yang menjadi kunci pengembangan kuda pacu di Indonesia.
"Jadi selain di Jakarta, tetap ekosistem pacuan kuda di daerah harus kita perkuat, karena memang di sinilah bibit-bibit, juara kuda yang akan berlaga di tingkat nasional dan semoga tingkat internasional di kemudian harinya," tambah dia.
Install SARGA.CO News
sarga.co