SARGA.CO -Upaya meningkatkan kualitas ekosistem olahraga berkuda di Indonesia tidak selalu dimulai dari arena lomba. Kadang, justru berakar dari tempat yang lebih sunyi, kandang alias stable.
Melalui seminar bertajuk Best Stable Management Practice, Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP PORDASI) menunjukkan komitmennya dalam membangun fondasi kesehatan dan kesejahteraan kuda.
Gelaran perdana pada Selasa (14 April 2026), di PORDASI HQ, yang berlokasi di Kawasan Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP), Jakarta, mengundang drh. Ade Octaviani sebagai pembicara.
ucap Ketua Komisi Peternakan, Kesehatan, dan Registrasi Kuda (PKRK) Prof. Muladno, yang sempat hadir dalam kesempatan tersebut.
Muladno juga menjelaskan, bahwa tugas Komisi PKRK yang merupakan komisi non-event adalah membantu semua komisi seperti Equestrian, Pacuan, HBA & Tent Pegging, serta Polo khususnya dalam menyelenggarakan seminar dan pelatihan.
Gelaran ini diikuti oleh lebih dari 30 orang peserta yang datang dari berbagai kalangan seperti pemilik stable, pemilik kuda, dan para pekerja di sektor olahraga berkuda. Kedepannya PP PORDASI memiliki target akan terus menggelar seminar dan pelatihan dari semua komisi.
drh. Ade Octaviani, yang menjadi pemateri, mengatakan sejumlah poin bahasan ini terkait dengan manfaat pengelolaan stable bagi kesehatan kuda. Menurutnya, banyak hal, seperti penyakit dan lain-lain yang dapat diminamalisir dampaknya dengan menerapkan stable management yang baik.
Pemateri seminar 'Best Stable Management Practice', drh. Ade Octaviani.
Lebih lanjut Dokter Ade juga berharap agar para peserta yang telah mengikuti seminar dapat menerapkan poin-poin penting dalam stable management di tempatnya masing-masing.
Salah seorang peserta seminar, Anto Waskito, Pemilik Kuda Nagara Equestrian, menyambut positif kegiatan seperti ini. "Saya sebagai pemilik stable harus update terhadap perkembangan, khusunya dalam hal Stable Management, untuk selajutnya diterapkan di stable saya," ujarnya dikutip dari keterangan resmi PORDASI.
Sementara itu peserta lain, Yelena Setiabudi, yang merupakan pemilik kuda, mengatakan seminar ini membantu memahami pengelolaan stable yang baik dan siapa yang sudah menerapkannya.
“Sebagai pemilik, penting bagi saya untuk mengetahui stable mana yang penerapan pengelolaan stable-nya baik, sehingga saya dapat menitipkan kuda dengan tenang,” ucapnya.
Install SARGA.CO News
sarga.co