SARGA.CO – Perubahan signifikan tengah digulirkan oleh Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP PORDASI) untuk membawa dua cabang olahraga berkuda, Horseback Archery (HBA) dan Tent Pegging, ke panggung internasional. Salah satu tonggak pentingnya adalah pengesahan Peraturan Organisasi (PO) 13, yang dianggap sebagai gerbang menuju prestasi internasional bagi atlet berkuda Indonesia.
Tahun 2025 disebut sebagai titik balik kebangkitan HBA Indonesia setelah suksesnya penyelenggaraan Kejuaraan HBA Piala Ketua Umum PP PORDASI di Pantai Muntig Siokan, Bali. Kejuaraan ini menjadi ajang kualifikasi atlet menuju IHAA World Championships 2025 di Tennessee, Amerika Serikat, sekaligus panggung bagi generasi pehobi dan atlet panahan berkuda untuk menunjukkan kemampuannya.
Prestasi Timnas dan Momentum Nasional
Prestasi luar biasa yang dicatat oleh Timnas HBA Indonesia, termasuk menjadi Runner Up Juara Umum di IHAA World Championships 2025 serta catatan rekor dunia oleh beberapa atlet, menandakan bahwa olahraga ini mulai semakin matang untuk bersaing di level global.
Tidak hanya fokus pada kompetisi, strategi pembinaan juga diperkuat melalui rangkaian kejuaraan nasional seperti Kejuaraan Nasional HBA Kelud 2025, yang melibatkan puluhan peserta dari berbagai provinsi, serta program talent scouting dan pelatihan atlet.
PO‑13 yang baru disahkan dirancang untuk menyamakan standar kompetisi, termasuk aturan pertandingan, pencatatan poin, dan kesejahteraan kuda, membuat pencapaian prestasi atlet Indonesia tidak hanya diakui secara nasional, tetapi sesuai dengan regulasi internasional. Dengan standar baru ini, prestasi para atlet di event domestik berpeluang terdaftar secara resmi di organisasi HBA dan Tent Pegging internasional.
Ketua Komisi Horseback Archery & Tent Pegging PP PORDASI, Deri Asta, memaparkan bahwa berbagai program kompetisi, pelatihan juri, pelatihan atlet, dan SDM pendukung akan terus bergulir sepanjang tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan ekosistem olahraga ini di Tanah Air.
Perubahan PO‑13 bukan sekadar pembaruan administratif. Itu merupakan gerbang strategis PORDASI untuk membuka peluang atlet berkuda Indonesia bersaing lebih luas di kancah dunia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang memiliki tradisi dan prestasi dalam olahraga panahan berkuda dan Tent Pegging.
Dengan dukungan dari berbagai kepengurusan daerah serta momentum prestasi internasional yang sudah diraih, langkah pengembangan olahraga berkuda ini diharapkan dapat terus mengukir prestasi bagi Indonesia, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga dunia.
Install SARGA.CO News
sarga.co