SARGA.CO - PP PORDASI mengirimkan perwakilan dari Tanah Air untuk mengikuti seminar daring Young Horse Judging yang diselenggarakan oleh Asian Equestrian Federation (AEF) pada 9 dan 11 April 2026.
PORDASI menunjuk Albert Pelealu sebagai perwakilan, dalam rangka memfasilitasi para perangkat pertandingan untuk mengikuti pelatihan-pelatihan berstandar internasional.
Abe—panggilan Albert— adalah atlet berkuda profesional, pelatih, sekaligus juri pertandingan Dressage di berbagai kejuaraan nasional.
ujar Abe soal seminar daring Young Horse Judging yang diselenggarakan AEF, dalam keterangannya dari situs resmi PORDASI.
Pelatihan untuk penjurian kuda muda ini menjadi penting lantaran di kejuaraan berkuda tingkat lokal maupun nasional kerap kali ada pertandingan khusus untuk kuda berusia muda.
Menurut Abe, penjurian Dressage terhadap kuda muda, yang umumnya berusia 5-7 tahun sangat berbeda dengan kuda yang memiliki pengalaman. Khusus untuk kuda muda, dalam seminar itu dijelaskan untuk para peserta memahami pergerakan alami kuda-kuda muda tersebut.
"Saat penjurian, kita disarankan untuk memahami gerakan seperti walk, trot, dan canter kuda-kuda muda yang terkadang masih agak takut dalam pertandingan. Jadi dalam penjuriannya, kita harus memahami dan memberikan sedikit toleransi dalam memberikan penilaian. Kemudian dari hasil penjurian tersebut kita juga dapat memberi catatan terhadap progres kuda-kuda muda itu untuk ke depannya," sebut Abe.
Dia memaparkan harapannya agar di masa depan Indonesia dapat memiliki juri Dressage berstandar FEI, agar kemampuan para atlet Dressage dan mutu kejuaraan berkuda di Indonesia bisa ditingkatkan.
Dressage adalah salah satu disiplin dalam olahraga berkuda equestrian yang menilai keselarasan, keluwesan, dan kepatuhan gerakan kuda bersama penunggangnya, olahraga ini sering disebut sebagai "seni berkuda".
Dalam kejuaraan Dressage, peran juri sangat krusial, karena merekalah yang menilai setiap gerakan dengan standar yang ketat.
Install SARGA.CO News
sarga.co