SARGA.CO - Dunia pacuan kuda kembali diguncang oleh angka fantastis. Seekor anak kuda jantan (colt) memecahkan rekor penjualan tertinggi dalam sejarah lelang digital, senilai US$10,5 juta, atau sekitar Rp164 miliar.
Kuda berusia 2 tahun, yang tengah dalam masa pelatihan di Florida itu, terjual dengan harga fantastis di lelang Ocala Breeders' Sales, Jumat (17 April 2026).
Bukan sembarang, kuda pemula itu punya catatan genetik yang istimewa. Kuda yang belum mendapat nama resmi itu adalah bagian dari angkatan pertama (first crop) keturunan Flightline, kuda terbaik dunia tahun 2022.
Flightline, yang menutup kariernya beberapa bulan setelah penetapan kuda terbaik dunia, juga merupakan pemegang rekor tak terkalahkan, dengan rating yang menyamai rekor legendaris Secretariat.
Di sisi lain, induknya, Littleprincessemma, juga punya catatan mengesankan. Ia dikenal sebagai "induk dari segala induk" setelah melahirkan American Pharoah, kuda pertama yang memenangkan Grand Slam pacuan kuda Amerika (Triple Crown + Breeders' Cup Classic).
Kombinasi antara kecepatan murni Flightline dan daya tahan dari garis keturunan Littleprincessemma menjadikan anak kuda ini menjadi unggulan, bahkan sebelum pacuan dimulai.
Kuda colt yearling ini, diboyong dengan mahar yang memecahkan rekor oleh Zedan Racing, milik Amr Zedan.
Minggu (19 April 2026), kuda itu telah sampai di Santa Anita Park, untuk memulai pelatihannya di bawah pengawasan pelatih legendaris, Bob Baffert.
Baffert menambah, kondisi sang colt sangat prima meski baru saja menempuh perjalanan jauh ke Santa Anita. Ia direncanakan mulai turun ke lintasan pada Senin pagi untuk menjalani latihan pemanasan.
ucap Baffert, mengutip Horse Racing Nation.
Flightline resmi pensiun dari dunia pacuan kuda pada November 2022, tepat satu hari setelah kemenangan spektakulernya di ajang Breeders' Cup Classic.
Mengenai rekor bertandingnya, Flightline pensiun dengan status tidak terkalahkan dalam 6 balapan (6-0-0).
Dia memenangkan keenam balapan tersebut dengan total selisih jarak gabungan mencapai 71 panjang kuda. Kemenangan paling ikonik terjadi di Pacific Classic 2022, saat ia menang dengan jarak 19 ¼ panjang kuda**, sebuah catatan yang sangat jarang terjadi di level kompetisi tertinggi.
Berkat performanya, ia dianugerahi gelar World's Best Racehorse tahun 2022 dengan rating yang menyamai pencapaian kuda legendaris dunia.
Setelah pensiun, Flightline kini menjalani karier sebagai pejantan (stallion) di Lane's End Farm, Kentucky. Anak-anaknya kini menjadi incaran para kolektor dengan harga yang sangat fantastis.
Install SARGA.CO News
sarga.co