SARGA.CO - Reli dan rallycross sama-sama merupakan olahraga balap mobil di atas trek tanah, kerikil, dan aspal. Namun, dua cabang balap otomotif itu mengambil pendekatan yang hampir berlawanan.
Reli adalah uji ketahanan dan ketelitian, kerja sama pengemudi dan navigator jadi kunci dalam bertarung di etape panjang untuk mengejar waktu tercepat.
Sementara rallycross adalah ajang adu kecepatan yang langsung mengadu mobil-mobil yang berkompetisi. Pertarungan di tiap tikungan dan lompatan di tiap gundukan jadi sajian utama dari tiap balapan.
Berikut beberapa perbedaan keduanya:
Balapan reli berlangsung di beragam medan, mulai dari jalan tanah, kerikil, sampai aspal. Jalur yang harus dilalui juga berupa trek pendek dan sempit dengan beragam tikungan sampai dengan jalanan panjang berkelok-kelok. Sementara rallycross berlangsung di sirkuit tertutup yang memadukan tanah dan aspal.
Jenis Kendaraan
Untuk menghadapi medan yang berbeda, tentu perlu spesifikasi mobil yang berbeda juga. Mobil reli biasanya merupakan mobil produksi yang dimodifikasi. Mobil reli umum menggunakan penggerak empat roda (4WD) dengan kapasitas mesin antara 2,5 liter - 3,5 liter.
Sementara mobil rallycross adalah mobil balapan yang dibuat khusus untuk perlombaan. Mobil rallycross biasa menggunakan penggerak dua roda dan memanfaatkan mesin dengan kapasitas 1,6 liter - 2 liter.
Teknik Balap
Dalam balapan reli, pengemudi harus tepat dalam menikung dan mengambil risiko untuk mendapatkan keuntungan. Sementara rallycross fokus dengan kecepatan dan akselerasi, sambil mengatasi tikungan tajam dan lintasan lurus pendek.
Durasi Perlombaan
Balapan reli yang mengedepankan daya tahan dan konsistensi mesin kendaraan adalah kompetisi dengan format perlombaan panjang. Sementara rallycross yang melaju di sirkuit berlangsung dalam waktu yang lebih pendek, intens, dan eksplosif.
Kesimpulannya, jika reli terasa seperti maraton yang tersembunyi di pedesaan, rallycross adalah sprint yang bersinar di bawah lampu di dalam arena bergaya stadion.
Install SARGA.CO News
sarga.co