Pertarungan antarkuda berpengalaman kerap menghadirkan pertarungan sengit. Hal tersebut terjadi di race 15 Indonesia's Horse Racing (IHR) Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup 2026. Perlombaan di Kelas C- 1.600 m itu sampai perlu foto finis untuk menentukan pemenang lomba.
Kuda Flamboyan, Gegana Maja BB, dan Raja Permata, bertarung side by side di penghujung lomba hingga garis finis.
Di awal perlombaan rombongan enam kuda terpecah; Flamboyan (topi joki merah) dan Amaranggana (topi joki putih) bertarung dari sisi dalam, Gegana Maja BB (topi joki kuning) dan Raja Permata ( topi joki biru) bertarung di sisi luar, semenatara Ya Tarim T.A (topi joki hitam) dan Syam Wakas M.H. (topi joki hijau) menyusun strategi dari belakang.
Masuk tikungan kedua, Gegana Maja BB dan Raja Permata mulai masuk ke dalam dan memimpin perlombaan, Flamboyan berusaha memotong jarak di belakangnya.
Jarak sekitar 600 m menuju garis finis, Gegena Maja BB memimpin di urutan pertama, diikut Raja Permata, dan Flamboyan. Jelang tikungan terakhir keunggulan Gegana Maja BB makin signifikan, namun Joki Angel Manarisip yang mengunggan Flamboyan perlahan menyusul.
Di sprint terakhir, Flamboyan, Gegana Maja BB, dan Raja Permata melaju side by side untuk berebut kemenangan. Di garis akhir keunggulan Flamboyan atas dua pesaingnya juga cenderung sangat tipis dan sempat membuat audiens yang menonton langsung tak bisa langsung tahu siapa yang menang.
Namun keputusan Dewan Stewards akhirnya memutuskan Flamboyan menjadi juara 1, setelah memantau ulang foto finis, diikuti Gegana Maja BB dan Permata Remaja.
Lewat kemenangan ini Flamboyan kembali ke tren naik podium, setelah sempat terpeleset di Jateng Derby 2026.
Install SARGA.CO News
sarga.co