SARGA.CO – Ka Ying Rising kini tidak lagi berdiri sendirian di takhta tertinggi Longines World's Best Racehorse Rankings. Dalam pembaruan yang dirilis pada 9 Juli 2026, terjadi pergeseran besar di posisi puncak klasemen sementara Horse of the Year.
Kuda andalan yang dilatih di Inggris, Ombudsman, sukses menyamai rating sensasi sprint asal Hong Kong tersebut. Belum terkalahkan dalam tiga penampilannya (starts) tahun ini, Ombudsman mencatatkan rating tertinggi sepanjang kariernya di angka 131. Nilai ini menyusul kemenangan telaknya di Prince of Wales's Stakes (G1) pada ajang Royal Ascot, 17 Juni lalu.
Di sisi lain, Ka Ying Rising yang memegang rekor fantastis sebagai pemenang 20 balapan beruntun, juga mengalami peningkatan rating satu poin menjadi 131. Keduanya kini berbagi singgasana sebagai kuda pacu terbaik dunia saat ini, unggul lima poin dari Bow Echo, Daryz, dan Romantic Warrior yang bersama-sama menduduki peringkat ketiga dengan rating 126.
Pembaruan yang dievaluasi oleh Komite Longines World's Best Racehorse Rankings—mencakup performa kuda berusia tiga tahun ke atas hingga 5 Juli—juga menyoroti pergerakan signifikan di lintasan dirt Amerika Serikat.
Kuda andalan Winchell Thoroughbreds yang dilatih oleh Steve Asmussen, Magnitude, terus menunjukkan tren menanjak. Magnitude sukses memperbaiki ratingnya menjadi 124 dan melesat ke peringkat kedelapan dunia. Peningkatan ini diraih setelah ia mencetak kemenangan meyakinkan dengan selisih 1 1/4 panjang di Stephen Foster Stakes (G1) pada 27 Juni di Churchill Downs, di atas kondisi lintasan yang basah (sloppy track).
Balapan tersebut sekaligus menandai comeback gemilang Magnitude sejak kemenangan heroiknya menaklukkan bintang Jepang, Forever Young, di ajang Dubai World Cup (G1) pada akhir Maret lalu. Dalam kemenangannya di Churchill Downs, Magnitude sukses mengungguli kuda-kuda top lainnya, termasuk Baeza (rating 121), juara Kentucky Derby 2025 Sovereignty (122) yang finis di tempat ketiga, serta White Abarrio (124) di posisi keempat.
Namun, di atas kertas, kebangkitan Magnitude belum cukup untuk menjadikannya raja mutlak di lintasan dirt. Nysos, sang pemenang Metropolitan Handicap (G1), masih memegang predikat sebagai kuda dirt dengan rating tertinggi di dunia. Nysos kokoh mengoleksi angka 125, menempatkannya di peringkat keenam dunia bersama kuda turf miler asal Inggris, Notable Speech.
Sementara itu, persaingan dari kuda-kuda Jepang tetap konstan. Forever Young dan Meisho Tabaru menjadi ujung tombak Negeri Sakura yang berbagi peringkat ke-12 dunia dengan rating 123.
1. Ka Ying Rising (Hong Kong) – 131
=1. Ombudsman (Inggris) – 131
3. Bow Echo (Inggris) – 126
=3. Daryz (Prancis) – 126
=3. Romantic Warrior (Hong Kong) – 126
6. Notable Speech (Inggris) – 125
=6. Nysos (Amerika Serikat) – 125
8. Constitution River (Irlandia) – 124
=8. Magnitude (Amerika Serikat) – 124
=8. Opera Ballo (Inggris) – 124
=8. White Abarrio (Amerika Serikat) – 124
12. Forever Young (Jepang) – 123
=12. Meisho Tabaru (Jepang) – 123
=12. Scandinavia (Irlandia) – 123
Sampai tengah tahun 2026, tampaknya tidak ada yang mampu menyentuh dominasi Ka Ying Rising di puncak klasemen dengan rentetan 20 kemenangannya.
Namun, pembukaan Semester 2, Ombudsman datang mengganggu skenario tersebut. Berbekal rekor tak terkalahkan dalam tiga balapan tahun ini dan penampilan luar biasa di ajang prestisius Royal Ascot, Ombudsman membuktikan dirinya sebagai penantang serius.
Pencapaian ini mengubah narasi "Horse of the Year" dari pertunjukan tunggal Ka Ying Rising menjadi persaingan ganda yang sangat memikat untuk paruh kedua musim 2026.
Sorotan paling menarik di kelompok Amerika Serikat jatuh pada rivalitas tidak langsung antara Magnitude dan Nysos. Kemenangan Magnitude di Stephen Foster Stakes membuktikan bahwa performa apiknya di Dubai World Cup bukanlah kebetulan. Kemampuannya melibas kondisi lintasan yang sulit dan mengalahkan pemenang Kentucky Derby 2025, Sovereignty, serta White Abarrio, menegaskan kapasitasnya sebagai salah satu older horse terbaik di Amerika.
(Magnitude Tak Terbendung di Stephen Foster Stake 2026)
Meski begitu, takhta tertinggi lintasan dirt masih dipegang oleh Nysos (125). Patut dinantikan apakah Magnitude mampu menambah ratingnya di musim gugur nanti untuk mengkudeta Nysos dari singgasana kuda dirt terbaik dunia.
Install SARGA.CO News
sarga.co