test

Better experience in portrait mode.
Zilong Rimboka di IHR Piala Paku Alam 2026. Sempat terjatuh di race itu, dia bangkit dengan meyakinkan lewat kemenangan di babak penyisihan IHR Indonesia Derby 2026

Kuda Sulut Buktikan Ketangguhan di 2.000 Meter! Sempat Tercecer, Zilong Rimboka Bangkit Curi Podium Utama dari Monochrome!

SARGA.CO -  Gelanggang Pacu Legok Jawa menjadi saksi bisu adu strategi tingkat tinggi dan drama dramatis dalam babak penyisihan Indonesia Derby 2026, Minggu, 12 Juli 2026. Mengadu kuda-kuda tangguh Kelas Derby 3 Tahun di lintasan menantang sepanjang 2.000 meter, babak Penyisihan Heat 1 ini menyajikan pertunjukan startegi dan stamina yang jadi kunci. Zilong Rimboka yang sempat berkutat di barisan belakang, bangkit dan tancap gas sebelum akhirnya mengunci podium juara secara spektakuler.

Balapan berjalan dengan tensi tinggi sejak gerbang start dibuka, langsung memicu gemuruh ratusan pasang mata yang memadati sirkuit pesisir Pangandaran tersebut.

Inisiatif Agresif Aurora of Khalim

Begitu gate terbuka, Aurora of Khalim langsung tancap gas tanpa kompromi. Kuda betina andalan King Halim Stable ini langsung mengambil inisiatif memimpin rombongan kuda yang berlaga di Minggu siang itu. Di belakangnya, kepulan debu sirkuit mulai tebal saat P. Putra Borneo, Elya Savona, dan P. Kenangan Borneo menempel ketat membayangi.

Inisiatif Agresif Aurora of Khalim

Memasuki tikungan pertama, navigasi apik membuat Aurora berhasil melintas dengan sempurna, bahkan sukses memperpanjang jarak keunggulan sekitar dua panjang kuda di depan. Dominasi stabil ini terus dipertahankan dengan perkasa hingga balapan menyisakan jarak 1.200 meter.

Namun, zona nyaman Aurora mulai terusik. Dari sisi luar lintasan, P. Kenangan Borneo dan Monochrome secara impresif berhasil memotong jarak dan memberikan tekanan hebat. Di saat yang sama, P. Putra Borneo dan Melody Hosana juga mulai merangsek masuk ke barisan depan. Sementara itu, kelompok kuda seperti King Asva, Volcanic, Zilong Rimboka, dan Emmera Sakti PM masih terpaut jarak cukup jauh—sekitar empat panjang kuda—di barisan belakang demi mengatur ritme stamina masing-masing.

Tensi Memuncak di Tikungan Paruh Lomba

Memasuki tikungan 1.000 meter, tensi perlombaan memanas secara radikal. P. Kenangan Borneo dan Monochrome mulai tancap gas untuk mendahului Aurora of Khalim dari sisi luar. Sepanjang 200 meter berikutnya, penonton disuguhkan tontonan berkelas saat ketiga kuda digaris depan tersebut beradu cepat secara side-by-side.

Di tengah riuhnya duel lini depan, pergerakan senyap namun mematikan terjadi di barisan belakang. Zilong Rimboka dan Emmera Sakti PM mulai meledakkan kecepatannya untuk merangsek ke depan. Berkat navigasi yang sangat apik dari masing-masing joki, Zilong dan Emmera yang tadinya berkutat di belakang, tiba-tiba sudah berada tepat di belakang King Asva yang sedang berjuang mengejar Aurora.

SARGA.CO

Kejutan terjadi di jarak sekitar 600 meter jelang finis, ketika Monochrome berhasil mencuri keunggulan dari Aurora. Namun, ancaman tidak berhenti di sana. Dari sisi luar, King Asva melesat kencang berusaha mengambil alih pimpinan rombongan. Masuk ke tikungan 400 meter, King Asva sukses menyalip Aurora, tetapi langkah Monochrome di depan justru terlihat semakin mantap.

Tikungan Akhir dan Manuver Jenius Falentino Sangian

Dramatis! Memasuki tikungan terakhir sebelum garis finis, peta persaingan berubah lagi. Zilong Rimboka yang mendapatkan dorongan kuat tiba-tiba melakukan akselerasi luar biasa dari sisi luar. Dengan kecepatan fantastis, ia mendahului Aurora, lalu melewati King Asva yang mulai kehabisan momentum.

Sesaat setelah keluar dari tikungan terakhir, sebuah keputusan taktis yang menentukan juara pun lahir. Ketika Monochrome leluasa mendapatkan ruang lari di sisi luar, Joki Falentino Sangian secara cerdik mengambil jalur dalam dan mengarahkan Zilong Rimboka ke lintasan lurus akhir.

Keputusan jitu mengambil sisi dalam ini memberikan keuntungan yang besar bagi Zilong Rimboka saat terlibat duel satu lawan satu yang super sengit dengan Monochrome di lintasan lurus. Adu tenaga dan daya juang dari dua kuda asal Sulawesi Utara itu akhirnya dimenangkan secara dramatis oleh Zilong Rimboka yang menyentuh garis finis pertama dengan catatan waktu 2 menit 26,24 detik. Zilong unggul sekitar satu panjang kuda dari Monochrome yang harus puas di posisi kedua dengan waktu 2 menit 26,70 detik.

Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Zilong Rimboka yang pada race terakhir di Piala Paku Alam 2026 sempat terjatuh. Namun kemenangan ini menunjukkan kalau kuda ternakan Bendang Stable, yang dulu bernama Sunshield Nagari itu, tak mengalami masalah dan mampu berlari dengan optimal untuk laga final Indonesia Derby 2026.

Perebutan Sisa Tiket Final

Terpisah cukup jauh—sekitar tujuh panjang kuda di belakang duel maut kuda Sulut tersebut—perebutan tempat di babak puncak tidak kalah mendebarkan. Aurora of Khalim menunjukkan sisa-sisa kekuatannya untuk mengunci posisi podium terakhir (ke-3).  King Asva hanya terpaut setengah panjang kuda di belakangnya . P. Putra Borneo finis tepat di belakang mereka dengan waktu 2 menit 29,81 detik untuk mengamankan tiket final kelima.  

Melengkapi kuota perwakilan dari Heat 1, Emmera Sakti PM menuntaskan aksi impresifnya dari barisan belakang dengan finis di posisi keenam lewat catatan waktu 2 menit 30,81 detik. 

Nasib kurang beruntung harus dialami oleh P. Kenangan Borneo. Sempat tampil agresif dan menjadi ancaman serius di lini depan pada awal lomba, dia kehabisan nafas di fase akhir lomba. Finis di posisi ketujuh dengan waktu 2 menit 32,65 detik, ia kini harus puas mengisi slot cadangan pertama untuk babak final mendatang.

Kelas 3 Tahun Derby Heat 1 - 2.000 m

1. Zilong Rimboka - Rimboka - Sulut (2.26.24)
2. Monochrome - Miranda - Sulut (2.26.70)
3. Aurora of Khalim - King Halim - Jabar (2.29.39)
4. King Asva - PAS Team - Jabar (2.29.45)
5. P. Putra Borneo - BHM - Kalsel (2.29.81)
6. Emmera Sakti PM - Pasir Mas - Jatim (2.30.81)
-------------------------------------
7. P. Kenangan Borneo - BHM & Djon's - Kalsel (2.32.65)
-----------------------------------
8. Melody Hosana - Amigo - Jatim (2.33.16)
9. Volcanic  - Pikasi - Sumbar (2.34.96)
10. Elya Savona - Jatinom Indah - Sulut (2.35.10)

Sponsored Ad
Mudik Setelah Indonesia Derby 2026, Volcanic dan Hennessy Angel Siap Berlaga di IHR Cup Payakumbuh 2026 Mudik Setelah Indonesia Derby 2026, Volcanic dan Hennessy Angel Siap Berlaga di IHR Cup Payakumbuh 2026

Mudik Setelah Indonesia Derby 2026, Volcanic dan Hennessy Angel Siap Berlaga di IHR Cup Payakumbuh 2026

Keduanya sempat turun di kelas finalis maupun non-finalis IHR Indonesia Derby 2026. Kini telah pulang ke Sumbar, keduanya bakal meramaikan IHR Cup Payakumbuh 2026.

Read More
Liban Agogo dan Madina Balipa Siap Curi Perhatian di IHR Cup Payakumbuh 2026 Liban Agogo dan Madina Balipa Siap Curi Perhatian di IHR Cup Payakumbuh 2026

Liban Agogo dan Madina Balipa Siap Curi Perhatian di IHR Cup Payakumbuh 2026

Dua kuda yang banyak menjajal pacuan lokal Sumbar ini akan menjajal kelas Calon Derby di IHR Cup 2026.

Read More
Seeking the Pearl: Kuda Pacu Penjelajah Dunia yang Terus Hidup di Uma Musume Seeking the Pearl: Kuda Pacu Penjelajah Dunia yang Terus Hidup di Uma Musume

Seeking the Pearl: Kuda Pacu Penjelajah Dunia yang Terus Hidup di Uma Musume

Lahir di Amerika Serikat (AS), dibentuk di Jepang dan menjadi juara di Prancis. Seeking the Pearl adalah pionir kuda Jepang di pentas dunia.

Read More
Sponsored Ad
[Video] Tengok Lagi Keseruan IHR Indonesia Derby 2026 [Video] Tengok Lagi Keseruan IHR Indonesia Derby 2026

[Video] Tengok Lagi Keseruan IHR Indonesia Derby 2026

Sarga merangkum keseruang IHR Indonesia Derby 2026, Minggu, 26 juli lalu. Kedatangan sejumlah tamu spesial dan sajian perlombaan pacuan yang menegangkan hadir di pacuan IHR 2026.

Read More
Nagura Stable Siapkan 3 Kuda Derby untuk IHR Cup Payakumbuh 2026 Nagura Stable Siapkan 3 Kuda Derby untuk IHR Cup Payakumbuh 2026

Nagura Stable Siapkan 3 Kuda Derby untuk IHR Cup Payakumbuh 2026

Pusako Nagura, Ameera Nagura, dan Golden King Dipersiapkan untuk IHR Cup 2026 dari Nagura Stable.

Read More
Four-Time G1 Star White Abarrio Retired After Whitney Loss, Set to Stud at Gainesway Four-Time G1 Star White Abarrio Retired After Whitney Loss, Set to Stud at Gainesway

Four-Time G1 Star White Abarrio Retired After Whitney Loss, Set to Stud at Gainesway

After losing the G1 Whitney Stakes at Saratoga, White Abarrio has been retired from racing. The seven-year-old dirt racehorse will begin a new chapter as a stud at Gainesway Farm in 2027.

Read More
Sponsored Ad
Bendang Stable Bagikan Foto Arceus Nagari Saat Baru Lahir, Punya Seekor Full Sister Angkatan 2027 Bendang Stable Bagikan Foto Arceus Nagari Saat Baru Lahir, Punya Seekor Full Sister Angkatan 2027

Bendang Stable Bagikan Foto Arceus Nagari Saat Baru Lahir, Punya Seekor Full Sister Angkatan 2027

Mario Bahar membagikan beberapa foto masa kecil Arceus Nagari setelah kuda jagoan Kelas C itu meninggal dunia pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Read More
Hampir Direbut! Lord Montjeu T.A Selamatkan Kemenangan dengan Sprint Spektakuler Hampir Direbut! Lord Montjeu T.A Selamatkan Kemenangan dengan Sprint Spektakuler

Hampir Direbut! Lord Montjeu T.A Selamatkan Kemenangan dengan Sprint Spektakuler

Read More
Deterministic Retains Fourstardave G1 Crown at Saratoga Deterministic Retains Fourstardave G1 Crown at Saratoga

Deterministic Retains Fourstardave G1 Crown at Saratoga

Deterministic takes the G1 Fourstardave Stakes under jockey Kendrick Carmouche for trainer Miguel Clement for the 2nd year in a row, earning a spot in the Breeders' Cup Mile.

Read More
Sponsored Ad
Rekor Tak Terkalahkan Arceus Nagari Sepanjang 2026, Putus Bersama Napas Terakhir Sang Juara Rekor Tak Terkalahkan Arceus Nagari Sepanjang 2026, Putus Bersama Napas Terakhir Sang Juara

Rekor Tak Terkalahkan Arceus Nagari Sepanjang 2026, Putus Bersama Napas Terakhir Sang Juara

Dari tiga race yang diikuti pada tahun 2026, Arceus Nagari belum pernah kalah dan selalu menjadi yang terdepan.

Read More
Terima Kasih She’s Coming, Akhir Perjalanan Sang Pejuang di Indonesia Derby 2026 Terima Kasih She’s Coming, Akhir Perjalanan Sang Pejuang di Indonesia Derby 2026

Terima Kasih She’s Coming, Akhir Perjalanan Sang Pejuang di Indonesia Derby 2026

She’s Coming resmi pensiun usai Indonesia Derby 2026. Simak perjalanan emosional 'si Neng' bersama Dani Saddak, dari raihan 2 Kejurnas hingga kini menjadi indukan.

Read More
Mengenang Momen Naik Kelas Arceus Nagari, Langsung Unjuk Gigi di Panggung Bergengsi Mengenang Momen Naik Kelas Arceus Nagari, Langsung Unjuk Gigi di Panggung Bergengsi

Mengenang Momen Naik Kelas Arceus Nagari, Langsung Unjuk Gigi di Panggung Bergengsi

Arceus Nagari meninggalkan pacuan kuda nasional dengan serangkaian performa impresif. Salah satu yang paling signifikan terjadi di IHR Juni 2026 lalu. Naik dari Kelas D ke Kelas C, Arceus langsung menjadi juara.

Read More
Sponsored Ad
Lari Terakhir Arceus Nagari yang Dramatis Lari Terakhir Arceus Nagari yang Dramatis

Lari Terakhir Arceus Nagari yang Dramatis

Arceus Nagari menghembuskan napas terakhir, Rabu, 12 Agustus 2026. Selamat jalan sang juara.

Read More
Arceus Nagari Tutup Usia, Sang Juara Kini Berlari dalam Keabadian Arceus Nagari Tutup Usia, Sang Juara Kini Berlari dalam Keabadian

Arceus Nagari Tutup Usia, Sang Juara Kini Berlari dalam Keabadian

Arceus Nagari meninggal dunia, Rabu, 12 Agustus 2026, akibat insiden di kandang, usai latihan pagi hari.

Read More
Tak Cuma Cantik, Akhal-Teke Disebut Salah Satu Kuda Terhebat di Dunia Tak Cuma Cantik, Akhal-Teke Disebut Salah Satu Kuda Terhebat di Dunia

Tak Cuma Cantik, Akhal-Teke Disebut Salah Satu Kuda Terhebat di Dunia

Akhal-Teke dijuluki "Golden Horse" atau bahkan "Heavenly Horse" (Kuda Surga).

Read More
Sponsored Ad
Arsari
Drama 100 Meter Terakhir! P. Arimbi Borneo Rampas Kemenangan Scarlet The Queen Drama 100 Meter Terakhir! P. Arimbi Borneo Rampas Kemenangan Scarlet The Queen

Drama 100 Meter Terakhir! P. Arimbi Borneo Rampas Kemenangan Scarlet The Queen

Read More
Mengapa Ouija Board Disebut Salah Satu Kuda Terhebat Sepanjang Masa? Mengapa Ouija Board Disebut Salah Satu Kuda Terhebat Sepanjang Masa?

Mengapa Ouija Board Disebut Salah Satu Kuda Terhebat Sepanjang Masa?

Read More
Tak Terkejar Sejak Start! Triple'S Bikin Rival Hanya Jadi Penonton Tak Terkejar Sejak Start! Triple'S Bikin Rival Hanya Jadi Penonton

Tak Terkejar Sejak Start! Triple'S Bikin Rival Hanya Jadi Penonton

Read More
Sponsored Ad
Kemenangan di Kejurnas Seri 1, Hidupkan Gairah Breeder Sulut Lahirkan Kuda Terbaik Kemenangan di Kejurnas Seri 1, Hidupkan Gairah Breeder Sulut Lahirkan Kuda Terbaik

Kemenangan di Kejurnas Seri 1, Hidupkan Gairah Breeder Sulut Lahirkan Kuda Terbaik

Para peternak lokal dengan owner kuda di Sulawesi Utara berlomba-lomba berupaya menghadirkan kuda pacu terbaik di Indonesia.

Read More
Personal Ensign, Sang Ratu yang Menolak Kalah: Comeback Epik di Breeders' Cup yang Jadi Legenda Personal Ensign, Sang Ratu yang Menolak Kalah: Comeback Epik di Breeders' Cup yang Jadi Legenda

Personal Ensign, Sang Ratu yang Menolak Kalah: Comeback Epik di Breeders' Cup yang Jadi Legenda

Read More
Potret Kuda-kuda Minahasa Mode ‘Perang’ Menuju Sulut Derby 2026 Potret Kuda-kuda Minahasa Mode ‘Perang’ Menuju Sulut Derby 2026

Potret Kuda-kuda Minahasa Mode ‘Perang’ Menuju Sulut Derby 2026

Sejumlah kuda pacu dari puluhan stable di Sulawesi Utara, mulai terlihat berlatih dan menjajal lintasan pacuan jelang Sulut Derby, September 2026 mendatang.

Read More
Sponsored Ad
Race to the World Stage, Bukti Keseriusan SARGA Hadirkan World Feed Berbahasa Inggris di Indonesia Derby 2026 Race to the World Stage, Bukti Keseriusan SARGA Hadirkan World Feed Berbahasa Inggris di Indonesia Derby 2026

Race to the World Stage, Bukti Keseriusan SARGA Hadirkan World Feed Berbahasa Inggris di Indonesia Derby 2026

Saksikan langkah bersejarah SARGA di Indonesia Derby 2026! Lewat kolaborasi bersama NEP Group, hadirlah tayangan World Feed bersama komentator Steve Dawson.

Read More
Akhiri Keraguan, Sovereignty Menangi Whitney Stakes dan Kunci Tiket Breeders’ Cup Classic Akhiri Keraguan, Sovereignty Menangi Whitney Stakes dan Kunci Tiket Breeders’ Cup Classic

Akhiri Keraguan, Sovereignty Menangi Whitney Stakes dan Kunci Tiket Breeders’ Cup Classic

Kuda peraih Horse of the Year 2025, Sovereignty, bangkit lewat kemenangan dramatis di G1 Whitney Stakes. Diwarnai manuver dari posisi buncit dan gemuruh 40.000 penonton Saratoga, sang juara siap menantang sejarah baru.

Read More
Sulut Derby 2026 Siap Digelar 17 September, Hadirkan 14 Race dan Total Hadiah Rp260 Juta Sulut Derby 2026 Siap Digelar 17 September, Hadirkan 14 Race dan Total Hadiah Rp260 Juta

Sulut Derby 2026 Siap Digelar 17 September, Hadirkan 14 Race dan Total Hadiah Rp260 Juta

Sulut Derby 2026 akan digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa, Tompaso, Sulawesi Utara, pada 17 September. Sebanyak 14 race akan memperebutkan total hadiah Rp260 juta.

Read More
Sponsored Ad
Yukino Bijin: The Beautiful Idol Horse Who Captured Hearts Beyond Victory on the Racetrack and in Uma Musume Yukino Bijin: The Beautiful Idol Horse Who Captured Hearts Beyond Victory on the Racetrack and in Uma Musume

Yukino Bijin: The Beautiful Idol Horse Who Captured Hearts Beyond Victory on the Racetrack and in Uma Musume

Read More