SARGA.CO - Race 7 IHR Piala Paku Alam 2026 kelas E 1.200 meter menghadirkan duel yang berlangsung hingga beberapa meter terakhir. Mumun tampil dominan sejak start, tetapi Artemis terus memangkas jarak pada paruh kedua balapan hingga memaksa pertarungan sengit di lintasan lurus menuju garis finis.
Begitu barrier gate dibuka, Mumun langsung melesat memimpin dan melepaskan diri dari rombongan. Brimo menjadi penantang pertama dengan mengambil jalur dalam saat memasuki tikungan pertama, diikuti Danasura dan Artemis yang terus menjaga peluang di belakangnya.
Memasuki separuh race, Mumun masih nyaman di posisi terdepan dengan keunggulan sekitar tiga panjang kuda.
Persaingan mulai berubah ketika balapan menyisakan sekitar 600 meter. Artemis meningkatkan kecepatan dari sisi luar, melewati Brimo, lalu memangkas selisih dengan Mumun secara signifikan. Memasuki tikungan terakhir, Artemis kembali melancarkan serangan dari jalur luar dan memaksa Mumun mempertahankan posisi terdepan.
Duel keduanya mencapai puncak di home straight. Joki Achmad Saefudin terus memacu Mumun agar tetap menjaga momentum, sementara Artemis bersama Joki Salman Farid terus mencari celah untuk melakukan manuver penyalipan. Namun hingga garis finis, Mumun mampu mempertahankan keunggulannya dan mencatatkan waktu 1 menit 21,49 detik, unggul setengah panjang kuda atas Artemis.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi ajang revans bagi Mumun dan Joki Eep setelah sebelumnya harus mengakui keunggulan Artemis dan Joki Salman Farid pada IHR Triple Crown Serie 1 dan Piala Pertiwi 2026.
Install SARGA.CO News
sarga.co