test

Better experience in portrait mode.
T.M. Opera O pemenang Autumn Senior Triple Crown yang juga hampir menang Spring Senior Triple Crown

Mengenal Senior Triple Crown Jepang, Mahkota Bergengsi yang Lebih Sulit dari Triple Crown Klasik

SARGA.CO – Ketika mendengar istilah Triple Crown, sebagian besar pencinta pacuan kuda akan langsung mengaitkannya dengan tiga balapan klasik yang harus dimenangi seekor kuda berusia tiga tahun dalam satu musim.

Di Jepang, pencapaian tersebut berarti menjuarai Satsuki Sho, Japanese Derby, dan Kikuka Sho, sebuah prestasi yang telah melahirkan nama-nama legendaris seperti Symboli Rudolf, Deep Impact, Orfevre hingga Contrail.

Namun, Triple Crown klasik ternyata bukan satu-satunya rangkaian bergengsi yang dikenal dalam dunia pacuan kuda Jepang. Seiring berkembangnya kalender balap, lahir pula sejumlah rangkaian balapan untuk kuda senior yang kemudian dikenal luas sebagai Senior Triple Crown.

Meski tidak memiliki status resmi seperti Triple Crown klasik, konsep tersebut diakui oleh berbagai media pacuan Jepang dan didukung oleh Japan Racing Association (JRA) melalui bonus hadiah yang sangat besar bagi kuda yang mampu menyapu bersih seluruh seri.

Autumn Senior Triple Crown

Rangkaian yang paling dikenal adalah Autumn Senior Triple Crown, yang terdiri dari Tenno Sho (Autumn), Japan Cup, dan Arima Kinen. Ketiga balapan tersebut merupakan puncak musim gugur sekaligus tiga lomba paling bergengsi bagi kuda senior di Jepang. Meski JRA tidak pernah secara resmi menamai rangkaian ini sebagai Autumn Senior Triple Crown, istilah tersebut telah lama digunakan oleh media, basis data pacuan seperti JRA-VAN, serta para penggemar.

Menariknya, sepanjang sejarah hanya ada dua kuda yang berhasil menyapu bersih ketiga balapan tersebut dalam satu musim, yakni T.M. Opera O pada tahun 2000 dan Zenno Rob Roy pada 2004.

Netkeiba

Beberapa kuda hebat nyaris mengukir sejarah serupa. Special Week, misalnya, hampir menjadi pelopor setelah memenangi Tenno Sho (Autumn) dan Japan Cup pada 1999. Namun langkahnya terhenti setelah dikalahkan Grass Wonder di Arima Kinen.

Dalam beberapa tahun terakhir, kesempatan serupa juga sirna karena faktor di luar lintasan. Equinox pensiun setelah memenangi Japan Cup 2023 sehingga tidak sempat tampil di Arima Kinen, sementara Do Deuce harus batal berlaga pada Arima Kinen 2024 akibat sakit, meski sebelumnya telah memenangi Tenno Sho (Autumn) dan Japan Cup.

Sulitnya menaklukkan Autumn Senior Triple Crown tidak lepas dari padatnya jadwal. Ketiga balapan digelar dengan jeda kurang dari satu bulan, sehingga seekor kuda dituntut mampu mempertahankan performa terbaiknya sepanjang penghujung musim.

Sejak 2025, JRA memberikan bonus sebesar 300 juta yen bagi kuda Jepang yang berhasil memenangkan ketiga balapan tersebut. Sementara kuda asing berhak atas bonus 150 juta yen.

Selain itu, tersedia bonus tambahan sebesar 200 juta yen untuk kuda Jepang dan 100 juta yen untuk kuda asing yang mampu memenangi tiga dari enam balapan yang masuk dalam gabungan Spring dan Autumn Senior Triple Crown.

Spring Senior Triple Crown

Selain rangkaian musim gugur, Jepang juga memiliki Spring Senior Triple Crown, yang terdiri dari Osaka Hai, Tenno Sho (Spring), dan Takarazuka Kinen.

Berbeda dengan Autumn Triple Crown, konsep ini baru benar-benar lahir pada 2017 setelah Osaka Hai resmi naik status menjadi balapan G1. Sebelum itu, Osaka Hai masih berstatus G2 sehingga belum dianggap sejajar dengan dua balapan lainnya.Kenaikan status tersebut langsung melahirkan tiga balapan G1 beruntun bagi kuda senior selama musim semi, dan sejak saat itu media Jepang mulai menggunakan istilah Spring Senior Triple Crown. 

Bonus yang ditawarkan pun sama dengan Autumn Triple Crown, yakni 300 juta yen bagi kuda Jepang dan 150 juta yen bagi kuda asing, ditambah bonus untuk pemenang tiga dari enam balapan Senior Triple Crown sepanjang musim.

Mahkota yang Belum Pernah Direbut

Berbeda dengan Autumn Triple Crown yang setidaknya telah dua kali ditaklukkan, Spring Senior Triple Crown hingga kini masih belum memiliki pemenang. Bahkan sebelum Osaka Hai naik menjadi G1, belum pernah ada seekor kuda yang mampu memenangkan ketiga balapan tersebut dalam satu musim.

Penyebab utamanya terletak pada karakter balapan yang sangat berbeda satu sama lain. Osaka Hai diperlombakan sejauh 2.000 meter, Takarazuka Kinen berjarak 2.200 meter, sedangkan Tenno Sho (Spring) menguji daya tahan luar biasa di lintasan 3.200 meter.

Artinya, seekor kuda harus memiliki kombinasi kecepatan, stamina, ketahanan fisik, serta konsistensi yang sangat langka untuk bisa menguasai ketiganya sekaligus.

Faktor kalender balap juga menjadi tantangan tersendiri. Sejak Osaka Hai menjadi G1, banyak kuda spesialis jarak menengah Jepang justru memilih bertanding di luar negeri pada musim semi, terutama ke Dubai untuk mengikuti Dubai Sheema Classic.

Sejumlah kuda besar pernah mendekati pencapaian bersejarah di Spring Senior Triple Crown. Pada 1992, Mejiro McQueen memenangkan Osaka Hai dan Takarazuka Kinen, tetapi gagal menyapu bersih rangkaian setelah dikalahkan Rice Shower di Tenno Sho (Spring).

Tahun 2003, Hishi Miracle berhasil merebut Tenno Sho (Spring) dan Takarazuka Kinen. Namun, ia hanya finis ketujuh di Osaka Hai.

Nama lain yang dianggap paling layak sebenarnya adalah T.M. Opera O. Akan tetapi, pada masanya Osaka Hai masih berstatus G2 sehingga bukan target utama. Sebagai persiapan menuju Tenno Sho (Spring), ia memilih turun di Hanshin Daishoten dan memenangkannya sebelum kemudian mencatat musim sempurna pada 2000.

Croix du Nord (topi joki merah) gagal memenangkan Takarazuka Kinen setelah kalah dari Meisho Tabaru

Peluang kembali muncul pada 2017 saat Kitasan Black memenangkan Osaka Hai dan Tenno Sho (Spring). Namun performanya menurun di Takarazuka Kinen sehingga gagal menyempurnakan rangkaian tersebut.
Musim 2026 pun menghadirkan cerita serupa. Putra Kitasan Black, Croix du Nord, sukses memenangi Osaka Hai dan Tenno Sho (Spring), tetapi harus mengakui keunggulan Meisho Tabaru dengan selisih hanya satu leher di Takarazuka Kinen.

Hingga kini, Spring Senior Triple Crown masih menjadi salah satu pencapaian paling sulit dalam pacuan kuda Jepang, sebuah mahkota yang terus diburu tetapi belum pernah benar-benar berhasil diraih siapa pun.

Sponsored Ad
Eight-Year-Old Gelding Diktaean Retains Korea Cup as Japan Sweeps Seoul’s Crowns Eight-Year-Old Gelding Diktaean Retains Korea Cup as Japan Sweeps Seoul’s Crowns

Eight-Year-Old Gelding Diktaean Retains Korea Cup as Japan Sweeps Seoul’s Crowns

Diktaean retains the Korea Cup at Seoul Racecourse, extending Japan’s dominance and securing a potential Breeders’ Cup Dirt Mile berth.

Read More
Ka Ying Rising Buka Musim Baru dengan Kemenangan Spektakuler, Rekor Baru dan 21 Start Beruntun Tanpa Terkalahkan Ka Ying Rising Buka Musim Baru dengan Kemenangan Spektakuler, Rekor Baru dan 21 Start Beruntun Tanpa Terkalahkan

Ka Ying Rising Buka Musim Baru dengan Kemenangan Spektakuler, Rekor Baru dan 21 Start Beruntun Tanpa Terkalahkan

Ka Ying Rising melanjutkan lagi rekor tak terkalahkannya menjadi 21 kali kemenangan berturut-turut di Kelas Sprint.

Read More
Mayo Pensiun dari Lintasan Pacu, Kini menjadi Indukan untuk Miranda Stable Mayo Pensiun dari Lintasan Pacu, Kini menjadi Indukan untuk Miranda Stable

Mayo Pensiun dari Lintasan Pacu, Kini menjadi Indukan untuk Miranda Stable

Akibat serangkaian cedera sejak akhir tahun lalu, Mayo yang sempat menjadi kuda potensial penantang Derby 2026 akhirnya diputuskan menepi dan menjadi indukan untuk Miranda Stable.

Read More
Sponsored Ad
Monumen Milord Ikut Bersolek, Siap Sambut Para Kuda di  IHR Kejurnas ke-60 Seri II 2026 Monumen Milord Ikut Bersolek, Siap Sambut Para Kuda di  IHR Kejurnas ke-60 Seri II 2026

Monumen Milord Ikut Bersolek, Siap Sambut Para Kuda di IHR Kejurnas ke-60 Seri II 2026

Read More
Menanti Anak Romantic Spartan x Palentino Menanti Anak Romantic Spartan x Palentino

Menanti Anak Romantic Spartan x Palentino

Romantic Spartan melalui proses breeding dengan palentino di kandang Nagura Stable di Bukittinggi, Minggu, 6 September 2026.

Read More
Catat Tanggal Baru Sulut Derby 2026: Jadi Sabtu, 26 September 2026 Catat Tanggal Baru Sulut Derby 2026: Jadi Sabtu, 26 September 2026

Catat Tanggal Baru Sulut Derby 2026: Jadi Sabtu, 26 September 2026

Read More
Sponsored Ad
Prince Star Stable Bakal All Out untuk Sulut Derby dan IHR Kejurnas Seri-II ke-60 2026 Prince Star Stable Bakal All Out untuk Sulut Derby dan IHR Kejurnas Seri-II ke-60 2026

Prince Star Stable Bakal All Out untuk Sulut Derby dan IHR Kejurnas Seri-II ke-60 2026

Sun Princess dan Authentic Prince siap menjadi jagoan di Kelas Sprint dan Kelas Remaja untuk dua event mendatang di Gelanggang Pacu Maesa Tompaso.

Read More
Menghitung Hari Menuju Sulut Derby, Kuda-kuda Indonesia Derby 2026 Mulai Jajal Lapangan Pacu Menghitung Hari Menuju Sulut Derby, Kuda-kuda Indonesia Derby 2026 Mulai Jajal Lapangan Pacu

Menghitung Hari Menuju Sulut Derby, Kuda-kuda Indonesia Derby 2026 Mulai Jajal Lapangan Pacu

Dua kuda Indonesia Derby 2026, Melasti dan Monochrome terlihat mulai menjajal Gelanggang Pacu Maesa Tompaso, jelang Sulut Derby, sekitar satu minggu lagi.

Read More
Pensiun dari Lintasan Pacu Santana Rembulan Langsung Jadi Indukan Pensiun dari Lintasan Pacu Santana Rembulan Langsung Jadi Indukan

Pensiun dari Lintasan Pacu Santana Rembulan Langsung Jadi Indukan

Rabu, 2 September 2026 Santana Rembulan resmi memulai karier baru sebagai indukan setelah kawin dengan Elbrus Eclipse di peternakan di Solo.

Read More
Sponsored Ad
Gandeng Media Raksasa Korea Sports Seoul, SARGA.CO dan PP PORDASI Siapkan Terobosan Sportainment Berbasis K-Content Gandeng Media Raksasa Korea Sports Seoul, SARGA.CO dan PP PORDASI Siapkan Terobosan Sportainment Berbasis K-Content

Gandeng Media Raksasa Korea Sports Seoul, SARGA.CO dan PP PORDASI Siapkan Terobosan Sportainment Berbasis K-Content

Pantau peluang baru industri olahraga nasional! SARGA.CO dan PP PORDASI sambangi Sports Seoul & Korea Cup demi bawa hiburan olahraga kelas dunia ke Indonesia.

Read More
Tiga Kuda Legenda Balap Bergabung ke Uma Musume: Phalaenopsis, Efforia, dan Genuine Jadi Karakter Baru Tiga Kuda Legenda Balap Bergabung ke Uma Musume: Phalaenopsis, Efforia, dan Genuine Jadi Karakter Baru

Tiga Kuda Legenda Balap Bergabung ke Uma Musume: Phalaenopsis, Efforia, dan Genuine Jadi Karakter Baru

Tiga karakter baru Uma Musume, Phalaenopsis, Efforia, dan Genuine, hadir membawa sejarah balap kuda Jepang dari tiga generasi berbeda ke dalam seri populer ini.

Read More
Japan’s Record-Breaking Summer Sale 2026 Ends on Sixth and Final Day Japan’s Record-Breaking Summer Sale 2026 Ends on Sixth and Final Day

Japan’s Record-Breaking Summer Sale 2026 Ends on Sixth and Final Day

Read More
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Maesa Tompaso, Arena Bersejarah yang Kembali Menjadi Panggung Kejurnas Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Arena Bersejarah yang Kembali Menjadi Panggung Kejurnas Pacuan Kuda

Maesa Tompaso, Arena Bersejarah yang Kembali Menjadi Panggung Kejurnas Pacuan Kuda

Bersejarah, berkapasitas besar, dan langganan menggelar Kejurnas. Inilah Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, arena kebanggaan Sulawesi Utara yang akan menjadi tuan rumah Kejurnas PORDASI 2026.

Read More
Aston Machan: The Unforgettable Japanese Sprinter Filly Who Became an Undying Mascot Character in Uma Musume Aston Machan: The Unforgettable Japanese Sprinter Filly Who Became an Undying Mascot Character in Uma Musume

Aston Machan: The Unforgettable Japanese Sprinter Filly Who Became an Undying Mascot Character in Uma Musume

Read More
2 Kuda Sumbar Berangkat ke Kejurnas Seri II 2026, Lewat Jalur Blue Blood 2 Kuda Sumbar Berangkat ke Kejurnas Seri II 2026, Lewat Jalur Blue Blood

2 Kuda Sumbar Berangkat ke Kejurnas Seri II 2026, Lewat Jalur Blue Blood

Pusako Nagura dan Queen Pizzaro direncanakan akan menempuh perjalanan panjang dari Sumbar ke Sulut untuk turut serta dalam IHR Kejurnas Seri II 2026 di Tompaso, Sulut.

Read More
Sponsored Ad
Saga Serumpun Berangkat Kejurnas Seri II ke-60 2026, Satu-satunya Wakil Kontingen Sumbar di Tompaso Saga Serumpun Berangkat Kejurnas Seri II ke-60 2026, Satu-satunya Wakil Kontingen Sumbar di Tompaso

Saga Serumpun Berangkat Kejurnas Seri II ke-60 2026, Satu-satunya Wakil Kontingen Sumbar di Tompaso

Saga Serumpun rencananya akan menjajal Kelas B Sprint dan berusaha menyumbang lagi poin bagi Kontingen Sumatra Barat.

Read More
Galeri Foto: Mengintip Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Tempat Berlangsungnya Kejurnas Seri II ke-60 2026 Galeri Foto: Mengintip Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Tempat Berlangsungnya Kejurnas Seri II ke-60 2026

Galeri Foto: Mengintip Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Tempat Berlangsungnya Kejurnas Seri II ke-60 2026

Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso punya panjang 1.600 meter dan tribun besar yang bisa menopang hingga 3000 penonton.

Read More
Zara Dinamite Berjaya Jadi Calon Derby. Siap ke Pulau Jawa di Musim IHR 2027! Zara Dinamite Berjaya Jadi Calon Derby. Siap ke Pulau Jawa di Musim IHR 2027!

Zara Dinamite Berjaya Jadi Calon Derby. Siap ke Pulau Jawa di Musim IHR 2027!

Di Sumbar Zara mencatatkan rekor tiga kali menang dan satu kali runner-up. Modal yang kuat untuk menjadi salah satu kuda jagoan Derby 2027.

Read More
Sponsored Ad
Blue Blood Stable Beli 5 Kuda Baru Kucurkan Dana Lebih dari Rp1 M Boyong Pusako Nagura, Romeo Berjaya, dan Lipang Bajeng Blue Blood Stable Beli 5 Kuda Baru Kucurkan Dana Lebih dari Rp1 M Boyong Pusako Nagura, Romeo Berjaya, dan Lipang Bajeng

Blue Blood Stable Beli 5 Kuda Baru Kucurkan Dana Lebih dari Rp1 M Boyong Pusako Nagura, Romeo Berjaya, dan Lipang Bajeng

Pusako Nagura, Romeo Berjaya, Lipang Bajeng, Queen Pizzaro, dan Lord Tonsea menjadi lima kuda baru yang kini jadi berada di bawah bendera kuda biru Blue Blood.

Read More
Romantic Warrior Pensiun Sebagai Kuda dengan Pendapatan Terbesar dalam Sejarah, Rp603 M Romantic Warrior Pensiun Sebagai Kuda dengan Pendapatan Terbesar dalam Sejarah, Rp603 M

Romantic Warrior Pensiun Sebagai Kuda dengan Pendapatan Terbesar dalam Sejarah, Rp603 M

Dalam lima tahun, Romantic Warrior telah turun di 31 race, meraih 24 kemenangan dan 5 kali juara dua. Dia juga mencatatkan 15 kali juara tingkat G1 di 4 negara berbeda.

Read More
Blue Blood Kirim 6 Ekor Kuda ke Kejurnas Seri II 2026 Tompaso Blue Blood Kirim 6 Ekor Kuda ke Kejurnas Seri II 2026 Tompaso

Blue Blood Kirim 6 Ekor Kuda ke Kejurnas Seri II 2026 Tompaso

Dua Ekor Kuda, Pusako BB dan Pizzaro BB, baru ditransfer dari stable-stable di Sumatra Barat dan akan dipersiapkan menjajal race, setelah perjalanan panjang, lintas pulau.

Read More
Sponsored Ad
Arsari
Kembalinya Sang Raja: Ka Ying Rising dan Kemeriahan Pembukaan Musim Balap HKJC 2026/27 di Sha Tin Kembalinya Sang Raja: Ka Ying Rising dan Kemeriahan Pembukaan Musim Balap HKJC 2026/27 di Sha Tin

Kembalinya Sang Raja: Ka Ying Rising dan Kemeriahan Pembukaan Musim Balap HKJC 2026/27 di Sha Tin

Musim Balap di Sha Tin akan kembali dimulai pada 6 September 2026. Ka Ying Rising mengejar perpanjangan rekor tak terkalahkan.

Read More
Persiapan Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II Tahun 2026, Belasan Kuda Lokal Sudah Pulang Kampung Persiapan Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II Tahun 2026, Belasan Kuda Lokal Sudah Pulang Kampung

Persiapan Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II Tahun 2026, Belasan Kuda Lokal Sudah Pulang Kampung

Para kuda jagoan Sulut; Monochrome, Zilong Rimboka, Sunpower Nagari sudah kembali ke kampung halamannya untuk perispana Kejurnas Seri 2 2026.

Read More
Mejiro Piola Mundur dari JRA, Menghentikan Upaya Singkat untuk Menghidupkan Kembali Nama Legendaris Mejiro Piola Mundur dari JRA, Menghentikan Upaya Singkat untuk Menghidupkan Kembali Nama Legendaris

Mejiro Piola Mundur dari JRA, Menghentikan Upaya Singkat untuk Menghidupkan Kembali Nama Legendaris

Pendaftaran JRA Mejiro Piola resmi dibatalkan. Simak kisah perjalanan satu-satunya penerus nama legendaris Mejiro di era Reiwa dan nasib masa depannya usai dilelang.

Read More
Sponsored Ad
Di Balik Nama Unik Putri MBG, Gemoyy, dan Verstappen di IHR Payakumbuh Di Balik Nama Unik Putri MBG, Gemoyy, dan Verstappen di IHR Payakumbuh

Di Balik Nama Unik Putri MBG, Gemoyy, dan Verstappen di IHR Payakumbuh

Putri MBG, Gemoyy, dan Xenna Verstappen adalah beberapa nama kuda yang menarik perhatian dari rangkaian IHR Medeka Cup 2026. Bagaimana asal-usul nama mereka?

Read More