SARGA.CO - Ajang rallycross yang mengadu kecepatan mobil-mobil di lintasan pendek, menjanjikan kendaraan yang berpacu kian cepat.
Untuk mendapat mobil yang mampu berakselerasi maksimal tentu modifikasi dan penyesuaian spesifikasi wajib dilakukan.
Dalam rallycross sendiri, mobil yang berkompetisi biasanya dibuat khusus untuk perlombaan. Fédération Internationale de l'Automobile (FIA) sebagai regulator punya sejumlah batasan, dengan menetapkan aturan untuk air restrictor, bobot minimum, jenis ban, dan desain aerodinamika kendaraan.
Namun, mobil-mobil rallycross tetap punya spesifikasi yang jauh di atas normal. Untuk kelas RX1, kategori kelas paling cepat di Euro RX, mobil yang dipakai punya kemampuan layaknya supercar.
Berikut spesifikasi umum untuk mobil RX1:
Tenaga: ±600 hp (versi bensin/ICE) atau ±680 hp (versi listrik/RX1e)
Penggerak: AWD (4 roda)
Akselerasi: 0–100 km/jam sekitar 2 detik
Basis mobil: hatchback (Polo, 208, dsb) yang sudah dimodifikasi total
Sebagai contoh, Johan Kristoffersson, pemenang FIA World Rallycross Champions (Word RX) 2025, menggunakan mobil dengan basis mesin pembakaran internal (ICE, berbahan bakar bensin) dari Volkswagen Polo KMS 601 RX.
Mesin ini berkapasitas 2.000 cc inline dengan 4-turbo. Dapur pacunya menghasilkan tenaga sampai 600 hp dengan estimasi torsi 600-700Nm. untuk Transmisi menggunakan flat-shift 6 kecepatan. Mobil ini juga menggunakan penggerak all-wheel drive (AWD).
Namun, dia kemudian sempat beralih ke mobil listrik dengan paltform mesin Volkswagen Polo RX1e yang punya tenga sekitar 680 hp dengan penggerak AWD dual motor.
Layaknya mobil listrik, akselerasi instan yang diberikan memungkinkan mobil ini melaju 0-100 km/jam hanya dalam 1,8 detik.
Install SARGA.CO News
sarga.co